Yayasan Kesehatan GPM Perkuat Komitmen Pembenahan RS Sumber Hidup 

- Redaksi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:49 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

GardaMaluku.com : AMBON,- Pengurus Yayasan Kesehatan Gereja Protestan Maluku (GPM) mulai mengambil langkah konkret memperkuat tata kelola, dan kualitas pelayanan Rumah Sakit Sumber Hidup GPM.

Hal ini ditandai dengan pertemuan perdana bersama Plt. Direktur, jajaran manajemen dan seluruh pegawai, di Aula RS Sumber Hidup, Kamis (13/08/2026).

Ketua Yayasan Kesehatan GPM, Dr. Reny Nendisa, SH, MH menyatakan, pertemuan ini untuk menyamakan visi seluruh pihak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, kehadiran kepengurusan baru bukan untuk menilai siapa yang salah atau benar, melainkan mencari jalan keluar bersama, atas berbagai persoalan yang dihadapi.

“RS Sumber Hidup adalah, wujud pelayanan GPM kepada masyarakat, sehingga harus tetap berlandaskan nilai kemanusiaan dan kasih,” kata Reny.

Dia menyebut, pembenahan akan mencakup disiplin pegawai, kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP), ketertiban administrasi, serta tanggung jawab kerja.

Reny meminta seluruh pegawai, untuk meninggalkan pola kerja tidak produktif dan membangun budaya yang berorientasi penyelesaian masalah sesuai aturan.

“Pasien harus menjadi pusat perhatian dengan pelayanan ramah, komunikasi baik dan kepedulian tinggi,” kata Reny mengingatkan.

Selain itu, yayasan juga akan memperbaiki struktur organisasi, pengelolaan keuangan yang transparan dan efisien, sumber daya manusia, aset, sistem pengawasan internal hingga manajemen risiko.

Baca Juga :  Ambon Terapkan Sistem Non-Tunai untuk BBM Armada Sampah demi Transparansi Subsidi

Pembenahan ini membutuhkan kerja sama semua pihak, tidak bisa hanya dibebankan pada yayasan atau manajemen rumah sakit.

“Yayasan akan menjalin kerja sama dengan pemerintah, rumah sakit lain, sektor swasta, Gereja, perguruan tinggi, DPRD dan pemangku kepentingan lainnya,” ujar Reny

Dia menyebut, perubahan harus disambut sebagai peluang memperbaiki diri, bukan ketakutan, serta meninggalkan ego pribadi, jabatan maupun unit kerja.

Prinsip kasih, kejujuran, keadilan dan penghormatan terhadap martabat manusia harus melekat, dalam setiap pelayanan.

Sementara itu, Plt. Direktur RS Sumber Hidup GPM, dr. Ivan Abednego memaparkan rumah sakit yang berdiri sejak tahun 1946 dan memiliki sekitar 135 pegawai ini menghadapi sejumlah tantangan.

“Tentangan tersebut adalah, keterbatasan serta kerusakan fasilitas dan peralatan medis yang sudah tua, ada ruangan yang perlu perbaikan , keterbatasan tenaga specialis , penyesuaian terhadap kebijakan Kementerian Kesehatan serta pelayanan BPJS dan gratis bagi masyarakat,” ungkap Ivan.

Selain itu, kata Ivan, rumah sakit juga sedang mempersiapkan akreditasi, masih membutuhkan banyak pembenahan termasuk kebutuhan tenaga bendahara dan pemwnuhan kebutuhan administrasi kepegawaian lainnya.

Baca Juga :  Gebrakan Swiss-Belhotel Ambon Jelang Akhir Tahun 

“Kami tentu menyambut baik dukungan yayasan baru, dan berharap kolaborasi ini membawa solusi nyata,” harap dia.

Usai pertemuan, pengurus yayasan melakukan peninjauan langsung ke poliklinik, ruang perawatan, instalasi farmasi, ruang operasi dan paviliun untuk mendapatkan gambaran nyata kondisi rumah sakit sebagai bahan menyusun rencana pembenahan selanjutnya.

Usai pertemuan, Pengurus Yayasan Kesehatan GPM melakukan peninjauan langsung terhadap sejumlah fasilitas RS Sumber Hidup.

Rombongan mengunjungi beberapa unit pelayanan, antara lain poliklinik, ruang perawatan, instalasi farmasi, ruang operasi dan paviliun.

Peninjauan tersebut dilakukan, untuk memperoleh gambaran langsung mengenai kondisi fasilitas, sarana pelayanan dan kebutuhan rumah sakit.

Hasil kunjungan diharapkan menjadi salah satu bahan, dalam menyusun agenda pembenahan, serta pengembangan RS Sumber Hidup GPM ke depan.

Dalam peninjauan tersebut, Ketua Yayasan Kesehatan GPM, Dr. Reny Nendisa, SH, MH didampingi Wakil Ketua Yayasan dr. Janne Pattiasina, Sp.OG, Bendahara Yayasan Pdt. Fany Pasanea, dan Anggota Conny Lelapary M.SI, serta Fembryano Lesnusa. (**/Atick.T)

Follow WhatsApp Channel gardamaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terkait Karhutla, Pemerintah Selalu Hadir Bagi Masyarakat
Kembali Pemkot Ambon Razia Gepeng
Musda Pemuda Muhammadiyah Ambon: Lukman Rumbori Dorong Lahirnya Pemuda Negarawan
Hadapi Karhutla Kota Ambon, Rani Ayu Ajak Masyarakat jaga Kesehatan, Pakai Masker
Kapolri Tunjuk Irjen Suwondo Nainggolan sebagai Kapolda Maluku, Irjen Dadang Hartanto ke Polda Metro Jaya
Rampung Uji Publik, Pansus III DPRD Ambon Perkuat Ranperda Ketahanan Pangan. HPF : Dukungan Anggaran Perlu Ada
Jumat Berkah Masif Tereksekusi, Danrem Raffles Pantau Renovasi Masjid An-Nur Transit Passo
DLHP Kota Ambon Akan Evaluasi Retribusi Sampah Pelaku Usaha

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:37 WIT

Terkait Karhutla, Pemerintah Selalu Hadir Bagi Masyarakat

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:45 WIT

Kembali Pemkot Ambon Razia Gepeng

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:51 WIT

Musda Pemuda Muhammadiyah Ambon: Lukman Rumbori Dorong Lahirnya Pemuda Negarawan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:20 WIT

Hadapi Karhutla Kota Ambon, Rani Ayu Ajak Masyarakat jaga Kesehatan, Pakai Masker

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:11 WIT

Kapolri Tunjuk Irjen Suwondo Nainggolan sebagai Kapolda Maluku, Irjen Dadang Hartanto ke Polda Metro Jaya

Berita Terbaru

AMBON

Terkait Karhutla, Pemerintah Selalu Hadir Bagi Masyarakat

Selasa, 6 Okt 2026 - 12:37 WIT

AMBON

Kembali Pemkot Ambon Razia Gepeng

Senin, 5 Okt 2026 - 20:45 WIT