Pulau Geser Krisis Air Bersih, Koramil Angkut Pasokan dengan Longboat

- Redaksi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:59 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

GardaMaluku.com, Bula; Krisis air bersih melanda sejumlah desa di wilayah Pulau Geser, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku. Sumber air sumur warga mengering, sementara air yang masih tersedia sebagian besar bercampur air asin dan tidak layak untuk kebutuhan sehari-hari.

Di tengah kondisi tersebut, Koramil Pulau Geser turun langsung membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Distribusi air bersih dilakukan secara bertahap menggunakan galon dan jeriken, kemudian diangkut menuju desa-desa yang membutuhkan menggunakan longboat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Danramil Pulau Geser Kapten Inf Ikhsan Patimura bersama Babinsa Koptu Rulli mengoordinasikan distribusi tersebut. Air mulai dikumpulkan sejak sekitar pukul 05.00 WIT hingga siang hari.

Setelah terkumpul, pasokan dibawa menggunakan longboat untuk disalurkan kepada masyarakat.

Hingga saat ini, distribusi air telah dilakukan sebanyak dua kali. Dalam setiap pengiriman, Koramil mengerahkan dua longboat. Kebutuhan bahan bakar untuk operasional pengangkutan sementara ditanggung secara swadaya oleh Danramil.

Baca Juga :  Bulog Sentuh 29.826 KK di Malteng Salurkan Bantuan Pangan 

Kondisi di Pulau Geser menjadi semakin sulit karena sumber air tawar yang tersedia sangat terbatas.

Bahkan, di sekitar wilayah Koramil, pengambilan air harus dilakukan menggunakan mesin pompa secara berkala, dengan interval sekitar dua jam sekali.

Persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan air, tetapi juga keterbatasan infrastruktur dan akses terhadap peralatan.

Untuk mendapatkan sumber air bawah tanah yang tidak terkontaminasi air asin, pembangunan sumur bor diperkirakan membutuhkan kedalaman lebih dari 200 meter.

Namun, mesin yang diperlukan untuk pengeboran belum tersedia di Pulau Geser. Peralatan tersebut berada di wilayah Bula, sehingga mobilisasi menuju Pulau Geser membutuhkan dukungan transportasi dan biaya tambahan mengingat karakter wilayah yang merupakan kepulauan.

Danramil Pulau Geser juga telah melaporkan kondisi tersebut kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Seram Bagian Timur.

Baca Juga :  HIPMI Kota Ambon Gelar Expo UMKM: Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Kota

Namun, hingga saat ini belum terdapat respons atau tindak lanjut konkret terhadap kebutuhan penanganan air bersih tersebut.

Sambil menunggu langkah lebih lanjut, Koramil terus melakukan distribusi air secara terbatas kepada masyarakat. Langkah tersebut menjadi upaya darurat untuk menjaga kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi di tengah mengeringnya sumber air lokal.

Kondisi Pulau Geser sekaligus memperlihatkan tantangan pemenuhan kebutuhan dasar di wilayah kepulauan.

Ketergantungan pada transportasi laut, keterbatasan sarana pengeboran, hingga sulitnya menemukan sumber air tawar membuat penanganan krisis air membutuhkan dukungan pemerintah secara lebih serius.

Untuk jangka panjang, pembangunan sumber air permanen dinilai menjadi kebutuhan mendesak. Tanpa intervensi infrastruktur, masyarakat berpotensi terus bergantung pada distribusi air menggunakan transportasi laut setiap kali sumber air lokal mengalami kekeringan.***

Follow WhatsApp Channel gardamaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hadapi Karhutla Kota Ambon, Rani Ayu Ajak Masyarakat jaga Kesehatan, Pakai Masker
Kapolri Tunjuk Irjen Suwondo Nainggolan sebagai Kapolda Maluku, Irjen Dadang Hartanto ke Polda Metro Jaya
Rampung Uji Publik, Pansus III DPRD Ambon Perkuat Ranperda Ketahanan Pangan. HPF : Dukungan Anggaran Perlu Ada
Termasuk Daerah 3T, SPPG Hadir di Maluku Tengah
Jumat Berkah Masif Tereksekusi, Danrem Raffles Pantau Renovasi Masjid An-Nur Transit Passo
Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat, Danrem Raffles Tekankan Profesionalisme Prajurit Korem 151/Binaiya
331 Kg Merkuri Ditaksir Rp827,5 Juta Raib, ESDM Maluku Didesak Jelaskan Tata Kelola Barang Rampasan
DPMD Maluku Tekankan Akurasi Data dalam Pembangunan Kawasan Perdesaan

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:59 WIT

Pulau Geser Krisis Air Bersih, Koramil Angkut Pasokan dengan Longboat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:20 WIT

Hadapi Karhutla Kota Ambon, Rani Ayu Ajak Masyarakat jaga Kesehatan, Pakai Masker

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:11 WIT

Kapolri Tunjuk Irjen Suwondo Nainggolan sebagai Kapolda Maluku, Irjen Dadang Hartanto ke Polda Metro Jaya

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:17 WIT

Rampung Uji Publik, Pansus III DPRD Ambon Perkuat Ranperda Ketahanan Pangan. HPF : Dukungan Anggaran Perlu Ada

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:40 WIT

Jumat Berkah Masif Tereksekusi, Danrem Raffles Pantau Renovasi Masjid An-Nur Transit Passo

Berita Terbaru

Nasional

Kapolri Suyudi Mutasi 88 Pati-Pamen, 19 Kapolda Berganti

Sabtu, 3 Okt 2026 - 15:18 WIT