Terbakar Dua Alat Berat PT SIM Perkuat Dugaan Tidak Searah, Bupati Asri dengan Gubernur Hendrik

- Redaksi

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:04 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Ambon, GardaMaluku.com— Tragedi terbakarnya dua alat berat milik PT Spice Island Maluku (SIM) dini hari Jumat (25/7) bukan hanya membuka babak baru dalam investigasi kriminal. Peristiwa ini juga mencuatkan kembali dugaan adanya ketidaksejalanan antara Bupati Seram Bagian Barat, Asri Arman, dan Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, dalam menyikapi arah kebijakan investasi untuk daerah.

Direktur Rumah Inspirasi, Muhammad Fahrul Kaisuku, menilai bahwa pembakaran dua unit excavator PT SIM tak bisa dilepaskan dari konteks kebijakan Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat yang beberapa waktu lalu menerbitkan surat penangguhan operasional terhadap perusahaan tersebut.

“Surat edaran yang diteken Bupati Asri Arman bukan hanya tidak rasional, tapi juga bertentangan dengan semangat Pemerintah Provinsi Maluku yang sedang gencar menarik investasi ke daerah,” ujar Fahrul dalam keterangannya, Jumat malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, kebijakan penangguhan tanpa landasan hukum yang jelas telah menciptakan ruang kekosongan hukum, ketidakpastian usaha, dan pada akhirnya membuka celah terjadinya sabotase.

Baca Juga :  Viral! Aksi Warga Buang Sampah ke Laut Berkedok 'Tradisi' di Kabupaten Buru Menuai Kecaman

“Ketika negara lemah dalam memberi kepastian, yang terjadi adalah kekacauan di lapangan,” tegasnya.

PT SIM selama ini dikenal sebagai salah satu investor yang bergerak di sektor perkebunan pisang abaka, menyerap ratusan tenaga kerja lokal, dan memacu ekonomi desa di wilayah Seram Barat.

Fahrul menyebut, apa yang terjadi hari ini bukan hanya kerugian perusahaan, tapi juga pukulan telak bagi citra daerah sebagai tujuan investasi.

“Gubernur Maluku konsisten mengawal iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah. Tapi jika di tingkat kabupaten justru dihambat tanpa alasan kuat, itu artinya ada disharmoni serius dalam sistem pemerintahan kita,” tambahnya.

Fahrul menilai, insiden pembakaran ini seharusnya mendorong Gubernur Maluku untuk mengevaluasi kinerja kepala daerah yang justru menciptakan ketidakpastian dan konflik kebijakan.

Ia bahkan menyebut langkah Bupati Asri Arman berpotensi menciptakan preseden buruk yang dapat menghalangi masuknya investor lain ke wilayah Seram Bagian Barat.

Baca Juga :  Bersama KNPI Maluku, FCT Tunjukkan Kepedulian Sosial di Batu Merah Lewat Penyerahan Hewan Kurban

“Bupati seharusnya menjadi pelayan rakyat dan penjaga kepastian hukum, bukan aktor penghambat kemajuan daerah. Jika tak mampu mendukung arah pembangunan provinsi, lebih baik mengundurkan diri,” ucap Fahrul tegas.

Seperti diketahui, dua unit excavator milik PT SIM—Komatsu PC 210 dan PC 200—hangus terbakar dalam kondisi parkir dan tidak beroperasi, pada dini hari sekitar pukul 03.00 WIT. Kedua alat berat telah dinonaktifkan sesuai SOP, dan tidak ditemukan korsleting ataupun kebakaran lahan sekitar lokasi.

Kapolres Seram Bagian Barat, AKBP Andi Zulkifli, S.I.K., M.M., menyatakan bahwa pihaknya tengah menyelidiki kemungkinan kuat adanya unsur sabotase, dengan mengerahkan Tim Inafis untuk olah TKP dan pengumpulan bukti.

Di sisi lain, belum ada tanggapan resmi dari Pemkab Seram Bagian Barat terkait desakan publik untuk mencabut surat penangguhan operasional PT SIM. ***

Follow WhatsApp Channel gardamaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PENTAS Jadi Fokus SMPN 6 Ambon
Pemkot Ambon Mendorong LPPD Perkuat Pembinaan Musik Pada Generasi Muda
Danrem Raffles Dampingi Pangdam Petarung Buka Bazar Murah HUT ke-81 TNI di Ambon
Mosi Tidak Percaya Mengguncang Musda IV Golkar MBD, Pimpinan Kecamatan dan Ormas Pendiri Minta DPD I Ambil Alih
Tanjung Batu Merah Kembali Jadi Perhatian Pemerintah, Tamaela: Tutup Kembali
240 CPNS Pemkot Diminta Memahami Teori Terapkan Nilai-Nilai Dasar Pelayanan Masyarakat
SMPN 2 Ambon Mendukung Program Pol PP Terkait PENTAS
Saham 1 persen Ambil Alih, DPRD Ambon Pertanyakan RUPS PT. DSA Tak Kunjung Digelar

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 13:31 WIT

PENTAS Jadi Fokus SMPN 6 Ambon

Rabu, 23 September 2026 - 12:42 WIT

Pemkot Ambon Mendorong LPPD Perkuat Pembinaan Musik Pada Generasi Muda

Rabu, 23 September 2026 - 02:33 WIT

Danrem Raffles Dampingi Pangdam Petarung Buka Bazar Murah HUT ke-81 TNI di Ambon

Selasa, 22 September 2026 - 19:56 WIT

Mosi Tidak Percaya Mengguncang Musda IV Golkar MBD, Pimpinan Kecamatan dan Ormas Pendiri Minta DPD I Ambil Alih

Selasa, 22 September 2026 - 14:58 WIT

Tanjung Batu Merah Kembali Jadi Perhatian Pemerintah, Tamaela: Tutup Kembali

Berita Terbaru

KEPULAUAN TANIMBAR

Tanah, Tanaman dan Harapan Warga Lermatan

Rabu, 23 Sep 2026 - 14:12 WIT

AMBON

PENTAS Jadi Fokus SMPN 6 Ambon

Rabu, 23 Sep 2026 - 13:31 WIT