Legenda Free Fire Hadir di Ambon! Patrick Moenandar Buka Jalan E-sport Maluku ke Dunia

- Redaksi

Kamis, 9 Oktober 2025 - 16:07 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ambon, GardaMaluku.com— Antusiasme anak muda Maluku pecinta gim Free Fire memuncak. Turnamen Offline Free Fire Piala Wakil Ketua DPRD Kota Ambon yang digagas oleh Patrick Moenandar, SE, sukses digelar dan menjadi sorotan besar di dunia e-sport tanah air.

Acara ini semakin istimewa karena menghadirkan Lima orang sosok legendaris dari tim EVOS Esports, yakni EVOS Manay dan EVOS Rasyah EVOS Abaax EVOS Adien EVOS Parandika— lima nama besar yang telah mengharumkan Indonesia di kancah dunia.

Turnamen ini bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi menjadi ajang pembinaan talenta muda Maluku di bidang e-sport. Kehadiran EVOS Manay dan EVOS Rasyah menjadi magnet tersendiri yang membangkitkan semangat anak-anak muda Ambon untuk berani bermimpi dan menatap karier profesional di dunia digital.

EVOS Manay, mantan pro player yang kini menjabat sebagai Head of Free Fire di EVOS Esports dan pelatih sukses EVOS Divine, dikenal sebagai sosok yang membawa Indonesia menorehkan sejarah — juara dunia Free Fire World Cup 2019 di Bangkok, gelar pertama Indonesia di kancah internasional.

Sementara itu, EVOS Rasyah, dikenal sebagai “Wonderkid Indonesia”, sukses menorehkan rekor fenomenal. Di usia 15 tahun, ia menjadi MVP termuda di ajang Esports World Cup (EWC) 2025 di Riyadh, Arab Saudi, sekaligus membawa EVOS Divine kembali menjadi juara dunia.

“Nama EVOS bukan hanya tim, tapi simbol prestasi anak bangsa. Kami ingin menyalakan semangat itu di Ambon. Anak-anak muda Maluku punya potensi besar di dunia e-sport,” ujar salah satu panitia turnamen yang juga pegiat komunitas Free Fire Maluku, Kamis (09/10).

Baca Juga :  Wattimena : Pelantikan Sekot Tunggu Pertek BKN

Menurut penyelenggara, kehadiran EVOS Manay dan Rasyah bukan hanya untuk memberi hiburan, melainkan juga untuk berbagi pengalaman dan inspirasi. Mereka diharapkan bisa membuka wawasan para pemain muda bahwa karier di dunia e-sport bukan sekadar hobi, tetapi juga profesi yang menjanjikan.

“Tidak semua orang tahu bahwa para pemain profesional ini juga memulai dari bawah, dari anak-anak tongkrongan. Tapi dengan kerja keras dan konsistensi, mereka bisa jadi kebanggaan bangsa. Ini pelajaran berharga bagi anak-anak muda di Maluku,” tambah penyelenggara.

Dikatakan, dukungan dari Wakil Ketua DPRD Kota Ambon Patrick Moenandar, turnamen ini diharapkan menjadi langkah awal lahirnya bibit-bibit e-sport dari Timur Indonesia yang mampu bersaing di level nasional maupun dunia.***

Berita Terkait

Kota Ambon Raih Peringkat I Manise Treasury Award, Terbaik dalam Penyaluran Dana Desa Semester I 2026
Sapulette Resmi Jabat Sekot Ambon
Isu Perselingkuhan Komisaris Bank Maluku, Ratna: Itu Tidak Benar
Wattimena : Pelantikan Sekot Tunggu Pertek BKN
Pemkot Ambon Matangkan RDTR Dua Kawasan Prioritas
DPRD Ambon Setujui LPj APBD 2025, Soroti Retribusi Hingga TPP Nakes
Mantan Napi Kasus PETI Masuk Proyek Unpatti, Soamole Sebut Integritas Kampus Dipertaruhkan
Dukung Transformasi Digital Pemkot, IKB TNS Ambon Fasilitasi Registrasi Bantuan Sosial

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:08 WIT

Kota Ambon Raih Peringkat I Manise Treasury Award, Terbaik dalam Penyaluran Dana Desa Semester I 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:19 WIT

Sapulette Resmi Jabat Sekot Ambon

Selasa, 14 Juli 2026 - 22:24 WIT

Isu Perselingkuhan Komisaris Bank Maluku, Ratna: Itu Tidak Benar

Senin, 13 Juli 2026 - 17:04 WIT

Wattimena : Pelantikan Sekot Tunggu Pertek BKN

Senin, 13 Juli 2026 - 16:41 WIT

Pemkot Ambon Matangkan RDTR Dua Kawasan Prioritas

Berita Terbaru