Ambon, gardamaluku,com —Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir bersama Forkopimda Maluku Tengah, Sekretaris Daerah Maluku Tengah DR. Rakib Sahubawa & Kepala OPD Lingkup Pemda Maluku Tengah Melakukan Kunjungan Kerja pada Kecamatan Seram Utara. (13/04/2025).
Bupati Maluku Tengah beserta Forkpimda mengunjungi Negeri Administratif Masihulan, Dusun Rumah Olat, Negeri Administratif Olong & Negeri Sawai.
Dalam kunjungannya Bupati Maluku Tengah juga menyerahkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak konflik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir Juga menghimbau kepada masyarakat agar dapat menjaga Kamtibmas agar dapat hidup dengan aman dan damai.
Pada kutipan dari video pada laman media sosial HumasProtokol Malteng. Bupati Maluku Tengah mengingatkan seiring waktu berjalan hidup dalam keadaan konflik tentu kita sendiri yang susah.
“Beta mau ingatkan lagi par katong semua, Waktu berjalan makin hari dalam keadaan konflik tentu katong sendiri yang taparego, katong sendiri yang stengah mati, dan pihak keamanan tentu dia tempatkan keamanan diatas segala-galanya. yang dong su turunkan ego nih alhamdulillah banyak-banyak dan terimakasih banyak-banyak.apa yang keamanan mau mari katong sama-sama turunkan ego karena seng ada pengorbanan yang seng punya hasil.
Ia bilang, bila kita menurunkan ego akan berbuah manis, tetapi kalau kita bersikeras maka yakin sunggu tidak akan mudah keluar dari kondisi kondisi yang berpenjangan.
“Insya allah akang pung hasil besar katong sabar turunin ego buah manis pasti katong capai, tapi kalo katong keras, katong mau pung mau, beta yakin betul seng akan mudah untuk katong keluar dari kondisi yang seng katong inginkan.”
Lebih lanjut Bupati Malteng mengungkapkan semua yang di dalam negeri dalam kecamatan seram utara tidak ada yang mau hidup menderita.
Semua mau senang, untuk yang alami akan kita uraikan permasalahnya perlahan, untuk membereskan kondisi negeri masing-masing.
“Beta bicara begini karena beta tahu betul. semua didalam negeri ini seng ada yang mau susah semua mau senang, insya allah dong semua yang ada dinegeri yang ada di seram utara ini yang ada alami cobaan katong uraikan dong pung persoalan satu-satu, katong konsentrasi untuk sama-sama deng dong bereskan kondisi yang ada dinegeri masing-masing.”
Untuk diketahui, sebelumnya terjadi konflik antar warga desa Sawa dan Dusun Masihulan, Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah. Kamis (03/04/2025) mengakibatkan 61 rumah milik Desa Masihulan hangus terbakar.
Akibatnya, Sebagian besar ibu dan anak-anak serta balita dievakuasi kepegunungan guna menghindari jatuhnya korban jiwa.***


















