Pemkot Ambon Rayakan Imlek 2026, Tegaskan “Ambon untuk Semua”

- Redaksi

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:21 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

GardaMaluku.com : AMBON, – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon bersama umat Buddha merayakan Tahun Baru Imlek 2577/2026 di Wihara Gunung Nona, Kelurahan Nusaniwe, Selasa (17/02/2025).

Acara yang dihadiri berbagai unsur masyarakat, pejabat, dan perwakilan panti asuhan menjadi ajang untuk menyampaikan konsep pembangunan kota yang mengedepankan keberagaman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menekankan bahwa keberagaman sebagai ciri khas Kota Ambon harus dijadikan modal utama dan pondasi kokoh pembangunan. “Ambon untuk Semua” yang dijalankan Pemkot mengedepankan prinsip keadilan dalam setiap kebijakan publik, memperhatikan kepentingan seluruh warga tanpa memandang suku, agama, ras, dan golongan.

Baca Juga :  Swiss-Belhotel Ambon Dorong Minat Belajar Anak Lewat Ajang Edukasi “SBAM Ranking 1”

“Semangat kebersamaan dan penghormatan terhadap keberagaman terus wujudkan dalam setiap momentum penting, baik perayaan hari besar keagamaan maupun kegiatan budaya tahunan,” ujarnya.

Pemkot telah memberikan fasilitas penuh untuk berbagai acara seperti Festival Santa Claus, Festival Jalan Salib, dan kini Festival Imlek. Selain itu, Festival Ramadhan akan digelar pada Jumat (20/2) mendatang untuk mempererat persaudaraan dan kedamaian umat Islam.

“Melalui fasilitasi ini, diharapkan kehidupan bermasyarakat terjalin dalam rasa persaudaraan yang kuat, sehingga Ambon dapat berkembang menyamai kota-kota lain di Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Daerah Permabudhi Provinsi Maluku, Alin Tjoa, menyatakan bahwa Imlek bukan sekadar perayaan budaya, tetapi sarat makna spiritual, harapan baru, dan ajaran kebajikan sesuai nilai Buddhisme. Imlek atau Chun Jie sebagai Festival Musim Semi yang telah dirayakan lebih dari 4.000 tahun melambangkan kebangkitan dan harapan baru.

Baca Juga :  Hadiri Pelantikan BPC HIPMI Malteng, Mony: Kolaborasi - HIPMI Pilar Pertumbuhan Ekonomi Lokal

“Bagi umat Buddha keturunan Tionghoa, Imlek dimaknai dengan memperbanyak kebajikan, berbagi dengan masyarakat, pelepasan satwa, serta menjaga keseimbangan alam,” katanya.

Alin juga mengungkapkan upaya Permabudhi Maluku dalam membantu masyarakat melalui penggalian sumber air bersih selama lebih dari dua tahun. “Jika debit air mencukupi, akan dibagikan kepada warga sekitar yang mengalami keterbatasan air bersih,” tandasnya. (Oliv)

Berita Terkait

FISK IAKN Ambon Jadikan Hari Anak Nasional Momentum Membangun Generasi Emas di Negeri Ema
Hadir di LK III HMI Maluku, Saiful Chaniago Tekankan Lahirnya Pemimpin Visioner
KNPI SBB Sentil DPRD, Jangan Sibuk Berpolemik Saat Daerah Belum Punya Regulasi CSR
Kota Ambon Raih Peringkat I Manise Treasury Award, Terbaik dalam Penyaluran Dana Desa Semester I 2026
KNPI SBB Peringatkan DPRD Malteng, Klaim Tanjung Sial Harus Berdasar Hukum dan Sejarah
Sapulette Resmi Jabat Sekot Ambon
Isu Perselingkuhan Komisaris Bank Maluku, Ratna: Itu Tidak Benar
Wattimena : Pelantikan Sekot Tunggu Pertek BKN

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:05 WIT

FISK IAKN Ambon Jadikan Hari Anak Nasional Momentum Membangun Generasi Emas di Negeri Ema

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:05 WIT

Hadir di LK III HMI Maluku, Saiful Chaniago Tekankan Lahirnya Pemimpin Visioner

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:08 WIT

KNPI SBB Sentil DPRD, Jangan Sibuk Berpolemik Saat Daerah Belum Punya Regulasi CSR

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:08 WIT

Kota Ambon Raih Peringkat I Manise Treasury Award, Terbaik dalam Penyaluran Dana Desa Semester I 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:19 WIT

Sapulette Resmi Jabat Sekot Ambon

Berita Terbaru