Lisa Wattimena Ajak Anak PAUD Cintai Budaya Sejak Dini Lewat Parade Kebaya Ambon

- Redaksi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:55 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

GardaMaluku.com : AMBON – Ketua DPC Perempuan Indonesia Maju (PIM) Kota Ambon yang juga menjabat sebagai Ketua Bunda PAUD Kota Ambon, Lisa Wattimena, mengajak seluruh elemen masyarakat menanamkan kecintaan terhadap budaya bangsa sejak usia dini. Ajakan tersebut disampaikannya saat membuka Parade Kebaya Kota Ambon di kawasan Gong Perdamaian, Sabtu (25/7/2026).

Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Kebaya Nasional dan Hari Anak Nasional 2026 itu diikuti sekitar 1.500 anak PAUD se-Kota Ambon, didampingi guru, orang tua, organisasi perempuan, serta unsur pemerintah dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Lisa menegaskan bahwa kebaya bukan sekadar busana tradisional, melainkan simbol identitas perempuan Indonesia sekaligus warisan budaya yang harus terus dilestarikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kebaya bukan sekadar pakaian adat, tetapi merupakan warisan budaya yang mencerminkan keanggunan, kelembutan, ketangguhan, serta identitas budaya bangsa kita,” ujarnya.

Ia mengapresiasi DPD Perempuan Indonesia Maju Provinsi Maluku yang telah menyelenggarakan parade tersebut sebagai wadah edukasi budaya bagi anak-anak. Menurutnya, keterlibatan anak usia dini dalam kegiatan budaya dapat menumbuhkan rasa percaya diri sekaligus kebanggaan terhadap warisan leluhur.

Lisa juga menilai peringatan Hari Anak Nasional dan Hari Kebaya Nasional memiliki makna yang saling melengkapi, yakni mendorong pemenuhan hak anak sekaligus memperkuat kecintaan terhadap budaya Indonesia.

Sebagai daerah yang kaya akan tradisi, Maluku memiliki tanggung jawab besar untuk mengenalkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda melalui pakaian adat, tarian, lagu daerah, permainan tradisional, hingga cerita rakyat.

“Pelestarian budaya bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau lembaga pendidikan, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Diakhir sambutannya, Lisa berharap Parade Kebaya Ambon dapat menjadi agenda budaya tahunan yang mampu menginspirasi generasi muda untuk semakin mencintai budaya Maluku dan Indonesia, sekaligus melahirkan generasi yang berkarakter, berbudaya, dan siap menghadapi masa depan. (Oliv)

Follow WhatsApp Channel gardamaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Minta Dinas Pendidikan Siapkan Data Sekolah Rusak, SDN 2 Latuhalat Fokus Perbaikan di APBD 2027
Pekan Pembayaran PBB Tanpa Denda Mulai Senin Mendatang
Pemkot Ambon Akan Terus Tekan Angka Kemiskinan
Hawaian Music Band Competition 2026, Wawali : Kekayaan Kota AmbonMusik Tetap Hidup
Ketua TP-PKK Ajak Perempuan Ambon Tingkatkan Kesadaran Deteksi Dini Kanker Serviks
SPPT-PBB Jadi Perhatian, DPRD Ambon Angkat Bicara
Terkait SPPT-PBB, Kinerja Desa/Negeri/Kelurahan Dinilai Tidak Ada Harapan, Pemkot Kerjasama Dengan TP-PKK Tahun Depan
KNPI Maluku Apresiasi Sikap Kesatria Pangdam Pattimura Hentikan Sementara Pembangunan Waitomu

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 23:24 WIT

DPRD Minta Dinas Pendidikan Siapkan Data Sekolah Rusak, SDN 2 Latuhalat Fokus Perbaikan di APBD 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:32 WIT

Pekan Pembayaran PBB Tanpa Denda Mulai Senin Mendatang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:38 WIT

Hawaian Music Band Competition 2026, Wawali : Kekayaan Kota AmbonMusik Tetap Hidup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:17 WIT

Ketua TP-PKK Ajak Perempuan Ambon Tingkatkan Kesadaran Deteksi Dini Kanker Serviks

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:05 WIT

SPPT-PBB Jadi Perhatian, DPRD Ambon Angkat Bicara

Berita Terbaru

AMBON

Pekan Pembayaran PBB Tanpa Denda Mulai Senin Mendatang

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:32 WIT