BPS Catat Ekspor Maluku Naik 23,06 Persen, Kebijakan Gubernur Hendrik Berdampak

- Redaksi

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:07 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GardaMaluku.com, Ambon: Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku mencatat kinerja perdagangan luar negeri Maluku menunjukkan tren positif pada Semester I Tahun 2026. Nilai ekspor daerah ini mencapai US$28,46 juta, atau meningkat 23,06 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Peningkatan tersebut dinilai menjadi salah satu indikator mulai membaiknya aktivitas perdagangan sekaligus mencerminkan dampak awal dari berbagai kebijakan ekonomi yang dijalankan Pemerintah Provinsi Maluku di bawah kepemimpinan Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, SH., LL.M.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku, Achmad Jais Ely, Senin (03/08) kepada wartawan mengatakan capaian tersebut tidak terlepas dari arahan Gubernur Hendrik Lewerissa yang sejak awal menekankan pentingnya kolaborasi lintas perangkat daerah dalam memperkuat sektor perdagangan, meningkatkan daya saing produk lokal, serta memperluas akses pasar ekspor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sejak awal, Bapak Gubernur Hendrik Lewerissa mengarahkan seluruh perangkat daerah bekerja secara kolaboratif, cepat, dan berorientasi pada hasil.”

“Pertumbuhan ekspor yang dirilis BPS ini menjadi salah satu indikator bahwa kebijakan tersebut mulai memberikan dampak positif terhadap perekonomian Maluku,” ujar Ely

Baca Juga :  Workshop DPRD Ambon Persiapan Penyusunan APBD 2026, Soroti Kemandirian Fiskal dan Efisiensi Anggaran

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Maluku terus menjalankan berbagai program strategis untuk mendorong peningkatan ekspor, mulai dari pembinaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), peningkatan kualitas produk, fasilitasi sertifikasi, promosi dagang, hingga pendampingan bagi pelaku usaha agar mampu menembus pasar internasional.

Selain itu, pemerintah daerah juga memperkuat pembangunan ekosistem perdagangan yang terintegrasi guna memberikan kemudahan bagi pelaku usaha dalam mengembangkan usahanya.

Salah satu inovasi yang tengah disiapkan adalah Pojok Layanan LAWAMENA (Lawamena Service Corner) sebagai pusat layanan terpadu bagi pelaku usaha.

Melalui layanan tersebut, masyarakat nantinya dapat mengakses pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal, Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), konsultasi ekspor, hingga pendampingan pemasaran internasional dalam satu lokasi.

Berdasarkan data BPS, ekspor Maluku masih didominasi komoditas nonmigas dengan negara tujuan utama Tiongkok dan Hong Kong. Sementara itu, komoditas asal Maluku yang diekspor melalui pelabuhan di luar provinsi juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan, menunjukkan besarnya potensi ekonomi daerah yang masih dapat terus dikembangkan.

Baca Juga :  Sengketa Ahli Waris Hambat Pembayaran Lahan SMP N. 20 

Achmad Jais menegaskan, Pemerintah Provinsi Maluku akan terus memperkuat berbagai program untuk meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan, memperluas pasar ekspor, sekaligus mendorong lahirnya eksportir baru dari Maluku.

“Harapan Bapak Gubernur sangat jelas, yakni setiap peningkatan ekspor harus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.”

“Ketika ekspor meningkat, produksi bertambah, lapangan kerja terbuka, pendapatan pelaku usaha meningkat, dan pada akhirnya kesejahteraan masyarakat Maluku ikut naik. Itulah esensi pembangunan yang sedang diwujudkan melalui SAPTA CITA LAWAMENA,” kata Achmad Jais.

Pemerintah Provinsi Maluku optimistis tren pertumbuhan ekspor akan terus berlanjut hingga akhir 2026.

Melalui sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan, sektor perdagangan diharapkan menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah menuju Maluku yang maju, berdaya saing, dan sejahtera.***

Berita Terkait

Polisi Mengajar di SDH Ambon, Ditresnarkoba Polda Maluku Tanamkan Kesadaran Hukum Sejak Dini
Delapan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Dilantik, Bupati Asri Arman Perkuat Mesin Birokrasi Pemkab SBB
Ambon Car Free Night 2026 Resmi Dimulai, UMKM dan Seni Kreatif Jadi Magnet Wisata
Diduga BBM PLN dari Kapal Asia Pesona di Tengah Laut Terkuak, DPRD Maluku: Aparat Segera Bersikap
KNPI SBB ke Alfamidi: Etika Manajemen Rusak, Mitra Strategis Saja Dipermalukan Apalagi yang Lain
Semarak Jelang HUT Proklamasi di Lapas Kelas II.A Ambon 
KNPI SBB Sentil DPRD, Jangan Sibuk Berpolemik Saat Daerah Belum Punya Regulasi CSR
Pemkot Ambon Dorong Kolaborasi Lindungi Hak Anak Lewat Kegiatan Edukatif Komunitas

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:07 WIT

BPS Catat Ekspor Maluku Naik 23,06 Persen, Kebijakan Gubernur Hendrik Berdampak

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:56 WIT

Polisi Mengajar di SDH Ambon, Ditresnarkoba Polda Maluku Tanamkan Kesadaran Hukum Sejak Dini

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:21 WIT

Delapan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Dilantik, Bupati Asri Arman Perkuat Mesin Birokrasi Pemkab SBB

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:16 WIT

Ambon Car Free Night 2026 Resmi Dimulai, UMKM dan Seni Kreatif Jadi Magnet Wisata

Selasa, 28 Juli 2026 - 00:24 WIT

KNPI SBB ke Alfamidi: Etika Manajemen Rusak, Mitra Strategis Saja Dipermalukan Apalagi yang Lain

Berita Terbaru