Loyalis Hendrik Lewerissa Asal Huamual SBB Dukung Sikap Tegas Polisikan Patrick Papilaya

- Redaksi

Selasa, 24 Desember 2024 - 06:25 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Ambon, Gardamaluku.com– LOYALIS Hendrik Lewerissa asal Kecamatan Huamual, mendukung penuh langkah tegas Gubernur Maluku terpilih tersebut untuk mempolisikan Patrick Papilaya. Dukungan ini disampaikan Resti menyusul beredarnya video Patrick yang dianggap menghina Hendrik dengan kata-kata kasar melalui siaran langsung di TikTok beberapa hari lalu.

Dukungan loyalis itu disampaikan melalui Resti Kaliki. Dikatakan tindakan Patrick sudah keterlaluan dan mencoreng martabat pemimpin daerah.

“Pak Hendrik tidak hanya calon gubernur terpilih, tetapi juga Ketua DPD Gerindra Maluku. Penghinaan ini bukan sekadar serangan personal, tetapi juga mencederai simbol partai dan para pendukungnya,” ujar Loyalis dan simpatisan partai berlambang burung Garuda itu kepada media, Senin (23/12).

Kaliki menegaskan pentingnya tindakan hukum yang tegas agar kasus serupa tidak terulang. Dirinya mewakili rekan rekan Loyalis sekecamatan Huamual meminta Polda Maluku segera memproses laporan yang telah diajukan oleh Sekretaris DPC Gerindra Kabupaten Buru, Mustafa Umasugi, terhadap Patrick Papilaya.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPD Gerindra Maluku, Riki Paliama, juga mendesak pihak kepolisian untuk bertindak cepat demi memberikan efek jera.

“Gerindra minta dia diproses hukum. Kita tidak ingin ada tindakan relawan yang melampaui hukum, sehingga pelaku harus ditahan,” tegas Riki.

Baca Juga :  Usai Terpilih Pimpin Hanura Maluku, Orno Tegaskan Soliditas Hadapi Pemilu 2029

Ucapan Patrick dalam video berdurasi 44 detik tersebut memantik amarah banyak pihak.

Dalam video tersebut, Patrick menyebut Hendrik “tidak cukup level” dibandingkan gubernur sebelumnya, Murad Ismail, dengan tambahan kata-kata yang vulgar.

Kaliki berharap proses hukum ini dapat berjalan cepat dan transparan, agar fokus masyarakat Maluku kembali pada pembangunan di bawah kepemimpinan Hendrik Lewerissa dan Abdullah Vanath (LAWAMENA). “Maluku butuh pemimpin yang dihormati, bukan dihina. Kami berdiri bersama Pak Hendrik untuk menegakkan martabat ini,” pungkasnya.***

Follow WhatsApp Channel gardamaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Instansi hingga Pelajar, Ratusan Peserta Meriahkan Tenis Meja Piala Panglima TNI di Ambon
Danrem Raffles Dampingi Pangdam Petarung Buka Bazar Murah HUT ke-81 TNI di Ambon
Mosi Tidak Percaya Mengguncang Musda IV Golkar MBD, Pimpinan Kecamatan dan Ormas Pendiri Minta DPD I Ambil Alih
Tanjung Batu Merah Kembali Jadi Perhatian Pemerintah, Tamaela: Tutup Kembali
240 CPNS Pemkot Diminta Memahami Teori Terapkan Nilai-Nilai Dasar Pelayanan Masyarakat
SMPN 2 Ambon Mendukung Program Pol PP Terkait PENTAS
Saham 1 persen Ambil Alih, DPRD Ambon Pertanyakan RUPS PT. DSA Tak Kunjung Digelar
Terkait Mie Gacoan, Upulatu : Jika Masih Bau, Tutup Lagi

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 21:18 WIT

Dari Instansi hingga Pelajar, Ratusan Peserta Meriahkan Tenis Meja Piala Panglima TNI di Ambon

Rabu, 23 September 2026 - 02:33 WIT

Danrem Raffles Dampingi Pangdam Petarung Buka Bazar Murah HUT ke-81 TNI di Ambon

Selasa, 22 September 2026 - 19:56 WIT

Mosi Tidak Percaya Mengguncang Musda IV Golkar MBD, Pimpinan Kecamatan dan Ormas Pendiri Minta DPD I Ambil Alih

Selasa, 22 September 2026 - 14:58 WIT

Tanjung Batu Merah Kembali Jadi Perhatian Pemerintah, Tamaela: Tutup Kembali

Selasa, 22 September 2026 - 14:53 WIT

240 CPNS Pemkot Diminta Memahami Teori Terapkan Nilai-Nilai Dasar Pelayanan Masyarakat

Berita Terbaru

AMBON

PENTAS Sasaran Sekolah di Pusat Kota Ambon

Jumat, 25 Sep 2026 - 11:08 WIT

KEPULAUAN TANIMBAR

FH UNLESA Kembali Luluskan Sarjana Hukum, Dekan Titip Pesan Integritas

Kamis, 24 Sep 2026 - 02:18 WIT

AMBON

Perpanjang kontrak PPPK Melalui Penilaian kinerja

Rabu, 23 Sep 2026 - 23:03 WIT