Tamaela Bantah Soal Pesta Miras

- Redaksi

Selasa, 5 Agustus 2025 - 16:34 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

GardaMaluku. com, – Ambon : Ketua DPRD Kota Ambon, Morits Librecht Tamaela, membantah kalau telah terjadi pesta minuman keras di Rumah Dinas yang dia tempati di kawasan Karang Panjang, Kecamatan Sirimau, pada Sabtu (26/7/2025) lalu.

Bantahan ini disampaikan lewat konferensi pers (konfres) yang berlangsung di Baileo Rakyat Belakang Soya Ambon Senin (4/8/2025).

Saat konferensi pers hadir juga FP alias J salah satu pegawai Sekretariat DPRD Kota Ambon yang diduga menjadi korban penganiayaan saat pesta miras di Rumah Dinas tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tamaela mengakui bahwa memang ada konsumsi miras oleh sejumlah pekerja di kediamannya, namun dirinya tidak terlibat dalam pesta tersebut.

Baca Juga :  Mengungkap Mafia Tanah dan Premanisme di Jl. Jenderal Sudirman

“Saya teguk satu kali lalu pergi mandi dan makan,” ujar Mourits kepada awak media.

Ia juga membenarkan bahwa dua botol miras tradisional jenis sopi dipesannya dari salah satu staf Komisi III DPRD. Minuman itu awalnya akan dibawa ke Jakarta, namun batal karena penerbangan yang dijadwalkan dibatalkan.

Akhirnya, sopi tersebut diberikan kepada para pekerja yang sedang membongkar batu karang di area pos jaga rumah dinas.

“Minuman itu saya berikan ke pekerja karena saat itu hujan deras dan mereka tetap bekerja. Tidak ada maksud untuk pesta,” jelas Mourits.

Baca Juga :  Didukung 9 Parpol, Paslon Safitri - Hemfri Optimis Menangkan Pilkada Bursel

Terkait isu adanya keributan malam itu, Mourits membantah keras, menurutnya, situasi di rumah dinas tetap kondusif dan tidak ada peristiwa yang mengarah pada pesta liar atau tindakan berlebihan.

“Tidak ada keributan, tidak ada skenario pesta miras, apalagi hal-hal yang berlebihan. Itu hanya situasional dan besoknya saya langsung berangkat,” tandasnya.

Meski telah memberikan klarifikasi, peristiwa ini tetap menjadi sorotan publik, mengingat posisi Mourits sebagai pimpinan lembaga legislatif tertinggi di kota Ambon. (Oliv)

Follow WhatsApp Channel gardamaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Statement Presiden, Pendidikan Gratis: Akankah Janji Besar Negara Menjangkau Maluku?
Tanjung Batu Merah Kembali Jadi Perhatian Pemerintah, Tamaela: Tutup Kembali
240 CPNS Pemkot Diminta Memahami Teori Terapkan Nilai-Nilai Dasar Pelayanan Masyarakat
SMPN 2 Ambon Mendukung Program Pol PP Terkait PENTAS
Saham 1 persen Ambil Alih, DPRD Ambon Pertanyakan RUPS PT. DSA Tak Kunjung Digelar
Terkait Mie Gacoan, Upulatu : Jika Masih Bau, Tutup Lagi
Pemkot Ambon Tegaskan P3K Wajib Taat Asas Dalam Bekerja
Pertamina Dan Pemkot Ambon Berikan Bantu Korban Kebakaran Batu Merah

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 16:54 WIT

Statement Presiden, Pendidikan Gratis: Akankah Janji Besar Negara Menjangkau Maluku?

Selasa, 22 September 2026 - 14:58 WIT

Tanjung Batu Merah Kembali Jadi Perhatian Pemerintah, Tamaela: Tutup Kembali

Selasa, 22 September 2026 - 14:53 WIT

240 CPNS Pemkot Diminta Memahami Teori Terapkan Nilai-Nilai Dasar Pelayanan Masyarakat

Selasa, 22 September 2026 - 14:43 WIT

SMPN 2 Ambon Mendukung Program Pol PP Terkait PENTAS

Selasa, 22 September 2026 - 14:39 WIT

Saham 1 persen Ambil Alih, DPRD Ambon Pertanyakan RUPS PT. DSA Tak Kunjung Digelar

Berita Terbaru

AMBON

SMPN 2 Ambon Mendukung Program Pol PP Terkait PENTAS

Selasa, 22 Sep 2026 - 14:43 WIT