Garda Maluku.com, Ambon: Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa meminta peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke-55 tingkat Provinsi Maluku tidak berhenti pada agenda seremonial.
Ia mendorong momentum tersebut menjadi ruang untuk memperkuat konektivitas, meningkatkan kualitas pelayanan, sekaligus mencari solusi atas berbagai persoalan transportasi di Maluku.
Pesan itu disampaikan Hendrik Lewerissa saat menerima Panitia Harhubnas ke-55 tingkat Provinsi Maluku di ruang kerjanya, Ambon, Selasa, 1 September 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Perhubungan Maluku Semmy Huwae, panitia, instansi vertikal sektor perhubungan dan mitra terkait.
Menurut Hendrik, sektor perhubungan memiliki posisi strategis dalam mendukung berbagai sektor pembangunan di Maluku.
Sebagai provinsi kepulauan, konektivitas transportasi menjadi salah satu faktor penting dalam menjamin kelancaran distribusi pangan, pasokan energi, akses pendidikan hingga membuka peluang ekonomi dan lapangan kerja.
Karena itu, ia meminta peringatan Harhubnas tahun ini memiliki substansi yang lebih kuat, meski pelaksanaannya tetap harus menyesuaikan dengan kebijakan efisiensi anggaran.
“Kendati situasi keuangan negara mengharuskan adanya efisiensi, kemeriahan ulang tahun ini harus menjadi tonggak keberlanjutan kebersamaan dan persaudaraan antarinsan perhubungan Maluku, utamanya dalam membangun sektor perhubungan yang lebih berkualitas,” kata Hendrik.
Hendrik juga meminta persoalan kemacetan di Kota Ambon menjadi salah satu isu yang dibahas dalam rangkaian kegiatan Harhubnas. Ia berharap diskusi publik yang digelar dalam momentum tersebut dapat menghasilkan gagasan yang bisa diterapkan untuk mengurai kemacetan di sejumlah ruas jalan.
“Saya juga berharap adanya solusi dan gagasan yang ditawarkan lewat diskusi publik untuk mengatasi kemacetan di beberapa ruas jalan di Kota Ambon,” ujarnya.
Selain pembenahan sektor transportasi, Hendrik mendorong agar Harhubnas menjadi momentum memberikan penghargaan kepada insan perhubungan yang memiliki prestasi dan kontribusi bagi masyarakat.
Ia secara khusus menyoroti peran para operator yang selama ini membantu membangun konektivitas antarpulau di Maluku. Menurut dia, apresiasi tersebut penting untuk menjaga motivasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Saya berharap penghargaan yang diberikan akan lebih memotivasi mereka untuk melayani masyarakat,” kata Hendrik.
Gubernur juga meminta panitia Harhubnas ke-55 menjaga kekompakan dan membangun sinergi yang lebih kuat dengan seluruh pemangku kepentingan sektor perhubungan. Menurut dia, pembenahan transportasi di Maluku membutuhkan kolaborasi lintas instansi dan tidak dapat dilakukan secara parsial.
Sementara itu, Ketua Panitia Harhubnas ke-55 Provinsi Maluku Jece Pieris menyampaikan sejumlah agenda telah disiapkan untuk memperingati Hari Perhubungan Nasional tahun ini.
Rangkaian kegiatan tersebut meliputi olahraga bersama, aksi sosial, ziarah rombongan, kegiatan bersih pantai dan ramah tamah.
Jece yang juga Kepala Dinas Navigasi Ambon mengatakan puncak peringatan Harhubnas ke-55 akan diisi dengan upacara yang menempatkan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa sebagai inspektur upacara.
Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah di atas KMP Bahtera Nusantara yang akan melayari Teluk Ambon.
Pertemuan Gubernur dengan panitia tersebut menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan Harhubnas ke-55 sekaligus ruang untuk menyelaraskan agenda peringatan dengan kebutuhan pembenahan sektor perhubungan di Maluku.***


















