Panitia Lasqi : Tidak Pernah Ada Kontrak Dengan Ustad Rifqi

- Redaksi

Rabu, 2 September 2026 - 11:40 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ambon, GardaMaluku.com – Panitia Lembaga Senin Qasidah Indonesia (LASQI) Nusantara Fest 2026 akhirnya angkat bicara menanggapi pernyataan Ustad Rifqi yang mengaku kecewa dan merasa sebagai ulama serta tokoh agama dikesampingkan dalam pelaksanaan LASQI.

Keterlibatan Ustad Rifqi sejak awal hanya sebatas komunikasi dan koordinasi, tanpa pernah ada kontrak maupun kesepakatan kerja sama. Sehingga panitia menilai pernyataan tersebut keliru dan tidak sesuai dengan fakta yang terjadi.

Hal tersebut dikatakan Panitia LASQI Nusantara Jaya Fest 2026, Ari Hulopy, kepada wartawan, Rabu (2/9/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelum festival digelar, kata Hulopy, pihaknya telah menyampaikan kepada seluruh Kecamatan bahwa rangkaian kegiatan LASQI ini akan diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan.

“Kebetulan ini diadakan di bulan Maulid dan menjelang HUT Kota Ambon, agar didoakan bersamaan,”katanya.

Dilanjutkannya, pada proses persiapan, panitia kemudian berkoordinasi dengan Ustad Rifqi untuk kemungkinan memimpin Lasqi Bersalawat. Namun, pembicaraan tersebut tidak berujung pada kesepakatan karena persoalan anggaran.

Dalam komunikasi tersebut terdapat permintaan anggaran sebesar Rp10 juta untuk pribadi. Sementara apabila melibatkan tim, anggaran yang diminta mencapai Rp15 juta.

“Karena budget-nya besar, panitia tidak bisa menerima. Terkait koordinasi lanjutan, saya tidak tahu apakah ada pembatalan atau bagaimana. Tapi yang jelas tidak ada kontrak kerja sama, karena masih sebatas koordinasi,” ungkapnya.

Dengan tidak tercapainya kesepakatan, panitia kemudian memutuskan menggunakan ustad lain untuk memimpin Lasqi Bersalawat. Ari menegaskan keputusan tersebut bukan bentuk mengesampingkan pihak tertentu, tetapi karena memang tidak pernah ada kesepakatan yang mengikat.

Baca Juga :  Gatering Media KPU Kota Ambon Perkuat Komitmen Sukseskan Pilkada Serentak 2024

“Kalau tidak ada kesepakatan untuk dilanjutkan, artinya tidak jadi,” katanya.

Ia mengatakan, ustad yang kemudian dilibatkan dalam kegiatan tersebut tidak meminta honor khusus. Panitia hanya memfasilitasi makan dan minum serta memberikan uang transportasi.

“Alhamdulillah, mereka tidak meminta apa-apa. Kami hanya fasilitasi makan, minum dan uang transport,” jelasnya.

Ari juga membantah anggapan bahwa konsep Lasqi Bersalawat merupakan ide pribadi Ustad Rifqi yang kemudian tidak dihargai panitia. Menurutnya, konsep tersebut telah dirancang sejak awal sebagai bagian dari rangkaian festival.

Bahkan, kata dia, rancangan Lasqi Bersalawat dibuat setelah Ketua DPD Lasqi kota ambon terinspirasi oleh Lasqi bersalawat yang dilakukan oleh DPP Lasqi saat Festival tingkat nasional 2025 di kabupaten bogor.

“Lasqi Bersalawat itu sudah kami rancang sesuai arahan Ketua DPD Lasqi Kota ambon, itu konsepnya Ketua DPD lasqi kota ambon, bukan konsep Ustad Rifky.. ujarnya.

Karena itu, Ari kembali menegaskan bahwa hubungan panitia dengan Ustad Rifqi tidak pernah sampai pada tahap kesepakatan atau kontrak.

“Intinya, Lasqi Kota Ambon bersama beliau hanya sebatas koordinasi. Tidak ada tanda tangan kontrak atau kesepakatan,” tandasnya.

Ari pun meminta Ustad Rifqi memberikan klarifikasi atas pernyataannya di media. Ia berharap persoalan tersebut tidak berkembang menjadi kesalahpahaman yang dapat merugikan nama baik Lasqi Nusantara Jaya Kota Ambon.

Baca Juga :  KumHam Maluku Gelar Supervisi dan Pembinaan Disiplin Pegawai

“Beta meminta kepada ustad kalau bisa mengklarifikasi pernyataan di media itu,” pintanya.

Menurut Ari, Lasqi bukan sekadar penyelenggara festival, tetapi juga wadah pembinaan generasi muda Muslim di Kota Ambon untuk mengembangkan bakat dan talenta mereka.

“Kita sepatutnya saling menghargai. Apalagi beliau sebagai ulama, semestinya menyampaikan sesuatu harus berpikir dan konfirmasi dulu,” tegasnya.

Ia menilai, pernyataan yang tidak sesuai fakta berpotensi mencoreng nama baik Lasqi sekaligus Pemerintah Kota Ambon karena Lasqi merupakan bagian dari pemerintah daerah.

“Lasqi ini bagian dari Pemerintah Kota Ambon. Jangan sampai persoalan seperti ini mencoreng nama baik Lasqi maupun Pemerintah Kota Ambon,” ujarnya.

Ari menegaskan, panitia tidak akan mempersoalkan apabila sebuah koordinasi tidak berujung pada kesepakatan. Namun, menurutnya, persoalan akan berbeda apabila sudah ada kontrak kerja sama kemudian salah satu pihak tidak menjalankan kewajibannya.

“Kalau panitia tidak melakukan koordinasi, itu hal biasa. Tapi kalau kami melakukan kontrak lalu kami tidak menghadirkan beliau, itu baru kami kurang ajar. Ini kan tidak ada kontrak,” cetusnya.

Pihaknya berharap Ustad Rifqi dapat memberikan klarifikasi agar persoalan tersebut tidak terus berkembang dan merusak nama baik Lasqi Nusantara Jaya Kota Ambon.***

Berita Terkait

Ujung Tombak Pembangunan, Walikota Minta Lurah Perhatikan Daerah Masing-Masing
224 Pejabat Administrator dan Pengawas Dilantik, Wali Kota Ambon Tekankan Kinerja Sesuai Tupoksi
Memperingati HUT Ke 37, SD Negeri 75 Passo Perkuat Kolaborasi
Masjid Al’Nurul Passo Jadi Lokasi Jumat Berkah Korem 151/Binaiya, TNI dan Warga Bergotong Royong
Masih Momentum Haornas, Kodam Pattimura-Korem Binaiya dan ORADO Perkuat Sinergi Olahraga di Ambon
Masyarakat Negeri Buano Tagi Janji Politik Gubernur Terkait Pembuatan Puskesmas Rawat Inap
Pangdam Tutup Dikmata TNI AD 2026, Danrem 151/Binaiya Ikut Saksikan Penyumpahan Prajurit Baru
Putuhena Dinilai Layak Pimpin Kemenag Seram Bagian Barat

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 13:40 WIT

Ujung Tombak Pembangunan, Walikota Minta Lurah Perhatikan Daerah Masing-Masing

Jumat, 11 September 2026 - 13:09 WIT

224 Pejabat Administrator dan Pengawas Dilantik, Wali Kota Ambon Tekankan Kinerja Sesuai Tupoksi

Jumat, 11 September 2026 - 10:24 WIT

Memperingati HUT Ke 37, SD Negeri 75 Passo Perkuat Kolaborasi

Jumat, 11 September 2026 - 10:18 WIT

Masjid Al’Nurul Passo Jadi Lokasi Jumat Berkah Korem 151/Binaiya, TNI dan Warga Bergotong Royong

Kamis, 10 September 2026 - 16:00 WIT

Masih Momentum Haornas, Kodam Pattimura-Korem Binaiya dan ORADO Perkuat Sinergi Olahraga di Ambon

Berita Terbaru