Gubernur Maluku Perjuangkan Hilirisasi Sagu SBT, Targetkan Investasi dan Lapangan Kerja

- Redaksi

Jumat, 6 November 2026 - 07:54 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

JAKARTA – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mendorong pengembangan dan hilirisasi komoditas sagu di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) agar masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) Tahun 2027. Langkah ini dilakukan untuk mengoptimalkan potensi sagu Maluku sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Dorongan tersebut disampaikan Hendrik saat menghadiri Sago Business Forum yang diinisiasi Kementerian Perindustrian di Jakarta, Kamis (5/11/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengembangan industri sagu dinilai memiliki peluang besar karena Maluku menyimpan potensi sumber daya sagu yang melimpah. Komoditas ini tidak hanya menjadi bagian dari identitas pangan tradisional masyarakat, tetapi juga berpeluang dikembangkan menjadi produk industri bernilai ekonomi tinggi.

Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Maluku, potensi lahan sagu di daerah ini mencapai 36.463 hektare dengan total produksi sebesar 14.123 ton.

Kabupaten Seram Bagian Timur menjadi wilayah dengan potensi terbesar, yakni mencapai 35.421 hektare atau sekitar 97 persen dari keseluruhan potensi lahan sagu di Maluku.

Besarnya potensi tersebut dinilai menjadi modal strategis untuk membangun industri pengolahan sagu yang mampu memberikan nilai tambah ekonomi, membuka peluang investasi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Diusulkan ke Kemendagri dan Bappenas

Dalam kesempatan tersebut, Hendrik menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Maluku telah mengusulkan program hilirisasi sagu di Kabupaten Seram Bagian Timur kepada Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian PPN/Bappenas.

Usulan tersebut diharapkan dapat diakomodasi dalam perencanaan pembangunan nasional sehingga pengembangan industri sagu di SBT dapat ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) Tahun 2027.

Upaya ini juga menjadi bagian dari penyelarasan kebijakan pembangunan daerah dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, terutama agenda kemandirian bangsa melalui swasembada pangan serta peningkatan nilai tambah ekonomi melalui hilirisasi dan industrialisasi.

Di tingkat daerah, program tersebut sejalan dengan Sapta Cita ke-6 Pemerintah Provinsi Maluku, yaitu mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif melalui hilirisasi komoditas unggulan dan perluasan akses pasar.

Siapkan Strategi Pengembangan Industri Sagu

Untuk mendukung rencana tersebut, Pemprov Maluku telah menyiapkan sejumlah langkah strategis dalam pengembangan komoditas sagu.

Langkah tersebut meliputi penataan dan pengembangan tanaman sagu sebagai pangan unggulan berbasis kearifan lokal, diversifikasi pangan sebagai alternatif pengganti beras, serta konservasi kawasan hutan sagu secara berkelanjutan.

Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong restrukturisasi pengelolaan kebun sagu dengan melibatkan masyarakat. Kemitraan bersama pelaku usaha turut menjadi perhatian guna memperkuat pengembangan agroindustri sagu di Maluku.

Melalui langkah tersebut, pengembangan sagu diharapkan tidak berhenti pada produksi bahan pangan tradisional, tetapi mampu berkembang menjadi sektor industri yang memiliki daya saing dan nilai tambah lebih besar.

Dorong Investasi dan Kesejahteraan Masyarakat

Hilirisasi sagu di Kabupaten Seram Bagian Timur diharapkan menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi baru di Maluku.

Pengembangan industri pengolahan sagu berpotensi membuka peluang investasi, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, sekaligus memperkuat posisi Maluku dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Dengan potensi lahan sagu yang terkonsentrasi di Seram Bagian Timur, pemerintah daerah melihat peluang besar untuk menjadikan wilayah tersebut sebagai pusat pengembangan industri sagu.

Jika usulan PSN 2027 dapat diakomodasi, hilirisasi sagu diharapkan menjadi langkah penting dalam mengubah potensi sumber daya lokal menjadi kekuatan ekonomi produktif yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Maluku.

Follow WhatsApp Channel gardamaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HIPMI Kota Ambon Bidik Kolaborasi Strategis dengan Kemenkum Maluku Lindungi Produk UMKM
Terima Kasih Pangdam Pattimura, Warga Taniwel Timur Harap Bisa Hadir Resmikan Jembatan Wai Nawayaya
KNPI Maluku Apresiasi Sikap Kesatria Pangdam Pattimura Hentikan Sementara Pembangunan Waitomu
Feri Bermasalah, Wandri Desak Gubernur Evaluasi Kepala Dinas Perhubungan Maluku
Libatkan 64 Tim, Turnamen Domino ORADO MBD Semarakkan Sumpah Pemuda 2026
Gotong Royong TNI dan Warga Percepat Pembangunan Jembatan Namlea Ilath
Karya Bakti di Panti Asuhan Santa Maria, Korem 151/Binaiya Hadirkan Semangat Jumat Berkah
Berdiri Dua Jam di Hercules ke Meja Komitmen, Bupati SBT Kejar Tuntaskan RDTR

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 07:54 WIT

Gubernur Maluku Perjuangkan Hilirisasi Sagu SBT, Targetkan Investasi dan Lapangan Kerja

Senin, 2 November 2026 - 13:36 WIT

HIPMI Kota Ambon Bidik Kolaborasi Strategis dengan Kemenkum Maluku Lindungi Produk UMKM

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:37 WIT

Terima Kasih Pangdam Pattimura, Warga Taniwel Timur Harap Bisa Hadir Resmikan Jembatan Wai Nawayaya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:16 WIT

KNPI Maluku Apresiasi Sikap Kesatria Pangdam Pattimura Hentikan Sementara Pembangunan Waitomu

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:08 WIT

Feri Bermasalah, Wandri Desak Gubernur Evaluasi Kepala Dinas Perhubungan Maluku

Berita Terbaru