Atlet Maluku Kuasai Jalan Cepat 5.000 Meter, Emas Internasional untuk Indonesia

- Redaksi

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:14 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Oplus_131072

i

Oplus_131072

GardaMaluku.com, Jakarta – Atlet master asal Kota Ambon, Provinsi Maluku, Matheos Berhitu, sukses mengharumkan nama Indonesia di kancah olahraga internasional setelah meraih medali emas pada nomor jalan cepat 5.000 meter kategori usia 50–54 tahun dalam ajang 14th Sabah Masters Athletics Open Championships (SAMOC) 2026 yang berlangsung di Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia, pada 12–14 Juni 2026.

Berhitu tampil impresif sepanjang perlombaan dan berhasil mengungguli para pesaing dari berbagai negara untuk finis di posisi pertama. Atlet asal Maluku itu menyelesaikan lintasan sejauh 5.000 meter dengan catatan waktu 27 menit 08 detik, sebuah performa yang mengantarkannya berdiri di podium tertinggi sekaligus mempersembahkan medali emas bagi Indonesia.

Kemenangan tersebut menjadi salah satu momen penting bagi kontingen Merah Putih karena lagu Indonesia Raya berkumandang di arena pertandingan sebagai penghormatan atas keberhasilan Berhitu meraih gelar juara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prestasi atlet asal Ambon itu mendapat pengakuan resmi dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kota Kinabalu melalui Surat Keterangan Nomor 0014/HM/06/2026/08 tertanggal 22 Juni 2026. Dalam surat tersebut, KJRI menyatakan bahwa Matheos Berhitu berhasil meraih Juara I dan medali emas pada cabang atletik nomor jalan cepat 5.000 meter kategori usia 50–54 tahun.

KJRI Kota Kinabalu menilai capaian tersebut sebagai prestasi membanggakan yang turut mengharumkan nama Indonesia dalam ajang olahraga internasional yang mempertemukan atlet-atlet master dari berbagai negara.

Keikutsertaan Berhitu dalam SAMOC 2026 juga bukan sekadar sebagai peserta biasa. Berdasarkan surat resmi yang diterbitkan Sabah Masters Athletics Association (SAMAS), atlet asal Maluku itu mendapat undangan khusus untuk mengikuti kejuaraan tersebut berkat rekam jejak dan prestasi yang telah ditorehkannya dalam berbagai kompetisi atletik master sebelumnya.

Baca Juga :  Negeri Tulehu Sambut Golkar Maluku, Penyerahan Hewan Qurban Jadi Simbol Kedekatan Historis dan Sosial

Dalam surat yang ditandatangani Presiden SAMAS, Ramjit Nairulal, Berhitu dikonfirmasi mengikuti empat nomor pertandingan, yakni 100 meter, 200 meter, 400 meter, dan jalan cepat 5.000 meter pada kategori usia 50–54 tahun.

Undangan tersebut menjadi bentuk pengakuan internasional terhadap kualitas atlet asal Ambon yang selama ini aktif berkompetisi di berbagai ajang atletik master. Kepercayaan yang diberikan penyelenggara pun berhasil dijawab Berhitu dengan raihan medali emas.

Sebelum bertolak ke Malaysia, Berhitu juga memperoleh dukungan penuh dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Maluku. Melalui Surat Rekomendasi Nomor 25/ORG/KONI-MAL/VI/2026 tertanggal 3 Juni 2026, KONI Maluku secara resmi merekomendasikan Matheos Berhitu untuk mewakili Maluku dan Indonesia pada kejuaraan internasional tersebut.

Dukungan itu menjadi bukti kepercayaan terhadap kemampuan atlet yang dikenal konsisten menjaga performa dan aktif berpartisipasi dalam berbagai kejuaraan atletik master baik di tingkat nasional maupun internasional.

Keberhasilan Berhitu turut memperkuat pencapaian kontingen Indonesia pada SAMOC 2026. Atlet-atlet Indonesia yang berasal dari Persatuan Atletik Master Indonesia (PAMI) Jawa Tengah dan perwakilan Maluku berhasil mengoleksi total sembilan medali, terdiri atas empat medali emas, empat medali perak, dan satu medali perunggu.

Selain emas yang dipersembahkan Berhitu, Indonesia juga meraih medali emas melalui Srihati Warjati pada nomor lompat jauh dan lompat jangkit serta Slamet Sudarsono pada nomor lempar cakram.

Salah satu kisah inspiratif dalam kejuaraan tersebut datang dari Srihati Warjati yang pada usia 83 tahun masih mampu menyumbangkan tiga medali bagi Indonesia, terdiri dari dua medali emas dan satu medali perak. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa semangat berprestasi tidak mengenal batas usia.

Baca Juga :  Fahri Bachmid Jadi Ahli di Sidang Arinal Djunaidi, Soroti Kewenangan Audit dalam Kasus Korupsi

Konsul Jenderal Republik Indonesia di Kota Kinabalu, Noorman Effendi, menyampaikan apresiasi atas perjuangan para atlet master Indonesia yang telah membawa nama bangsa ke panggung internasional.

Menurutnya, prestasi yang diraih para atlet pada SAMOC 2026 menunjukkan bahwa dedikasi, disiplin, dan semangat berkompetisi dapat terus dipertahankan meski telah memasuki kategori usia master.

“Prestasi yang diraih para atlet master Indonesia dalam SAMOC 2026 menunjukkan bahwa semangat untuk berprestasi dan mengharumkan nama bangsa tidak mengenal batas usia. KJRI Kota Kinabalu menyampaikan penghargaan yang tinggi atas dedikasi dan kegigihan para atlet, yang melalui olahraga turut memperkuat hubungan persahabatan dan saling pengertian antara masyarakat Indonesia dan Malaysia,” ujar Noorman.

Bagi Maluku, keberhasilan Matheos Berhitu menjadi kebanggaan tersendiri. Di tengah persaingan atlet-atlet master dari berbagai negara, atlet asal Ambon tersebut mampu menunjukkan kualitas dan daya saing yang membawa nama daerahnya bersinar di arena internasional.

Prestasi itu sekaligus membuktikan bahwa atlet-atlet Maluku mampu bersaing di level dunia. Dengan medali emas yang diraih di Kota Kinabalu, Berhitu tidak hanya mencatatkan prestasi pribadi, tetapi juga mempersembahkan kebanggaan bagi Maluku dan Indonesia.

Dari Ambon menuju Malaysia, Matheos Berhitu telah menorehkan catatan penting dalam perjalanan olahraga Indonesia. Catatan waktu 27 menit 08 detik pada nomor jalan cepat 5.000 meter serta medali emas yang diraihnya menjadi simbol kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah yang terus menginspirasi generasi muda untuk berani berprestasi di panggung internasional.***

Follow WhatsApp Channel gardamaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Maluku Jadi Pilot Project Perumahan Subsidi & Lonjakan Bedah Rumah 2026
Gubernur Maluku Temui Menteri KKP, Dorong Penguatan Ekonomi Maritim dan Budidaya Rumput Laut 10.000 Hektar
Viral! Aksi Warga Buang Sampah ke Laut Berkedok ‘Tradisi’ di Kabupaten Buru Menuai Kecaman
Gubernur Maluku Buktikan Efisiensi Anggaran Tak Halangi Mutu Pendidikan Kepulauan Lewat Penghargaan Kemendagri
Gubernur Maluku Desak DPR RI Tuntaskan Sengketa Tapal Batas Manusela dan Kejelasan Aset Pala Banda
SBSI Wilayah Timur Apresiasi Respons Pemda Melalui Jubir Kasrul, Tindaklanjuti Aspirasi Masyarakat
Samal Pimpin Penutupan Bakti BUMN 2026 di Saleman, Tinggalkan Jejak Pembangunan Pendidikan dan Ekonomi Kerakyatan
Demi Pendidikan SBB Lebih Merata, Jafar Siddiq Tempuh Jalur Kebijakan Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 12:32 WIT

Maluku Jadi Pilot Project Perumahan Subsidi & Lonjakan Bedah Rumah 2026

Sabtu, 19 September 2026 - 12:26 WIT

Gubernur Maluku Temui Menteri KKP, Dorong Penguatan Ekonomi Maritim dan Budidaya Rumput Laut 10.000 Hektar

Jumat, 18 September 2026 - 15:43 WIT

Viral! Aksi Warga Buang Sampah ke Laut Berkedok ‘Tradisi’ di Kabupaten Buru Menuai Kecaman

Jumat, 18 September 2026 - 11:16 WIT

Gubernur Maluku Buktikan Efisiensi Anggaran Tak Halangi Mutu Pendidikan Kepulauan Lewat Penghargaan Kemendagri

Selasa, 15 September 2026 - 18:41 WIT

Gubernur Maluku Desak DPR RI Tuntaskan Sengketa Tapal Batas Manusela dan Kejelasan Aset Pala Banda

Berita Terbaru