Hitungan “Head to Head” Umar Lessy Unggul Atau Boy Sangadji

- Redaksi

Sabtu, 8 November 2025 - 15:11 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Penulis : Patrick Tuwatanssy

(Redaktur GardaMaluku.com)

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Maluku, publik dibuat penasaran siapa yang nanti bakal memimpin partai berlambang pohon beringin ini di bumi raja – raja.

Sejak semalam diketahui hanya dua kandidat bakal calon yang sudah mengembalikan berkas formulir sebagai pemenuhan persyaratan untuk merebut kursi nomor satu Partai Golkar Maluku, yakni Rohalim Boy Sangadji dan Umar Ali Lessy.

Hasil analisa media ini, kedua kader Partai Golkar tersebut memiliki peluang yang sama, karena dilihat dari sepak terjang karir politik, terkhusunya di Partai Golkar sama – sama memiliki jabatan strategis.

 

Rohalim Boy Sangadji yang lebih akrab di sapa dengan akronim RBS saat ini merupakan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DEPIDAR) SOKSI Provinsi Maluku, salah satu organisasi pendiri Partai Golkar.

Sementara Umar Ali Lessy yang lebih akrab disapa Bang Umar, merupakan Pelaksana Tugas (PLt) Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Maluku saat ini.

Disis lain, untuk menjadi Ketua DPD, harus mendapat dukungan suara dari peserta Musda itu sendiri, dimana setiap DPD II memiliki hak suara terhitung satu. Untuk Maluku sendiri memiliki 11 Kabupaten/ Kota sehingga DPD II Golkar Maluku terdapat 11 kepengurusan atau 11 hak suara dalam menentukan pilihan.

Selain itu, organisasi pendiri Partai Golkar didalamnya ada KOSGORO, SOKSI dan MKGR terhitung satu suara, Kemudian Organisasi didirikan juga memiliki hak satu suara, organisasi sayap Partai, Dewan Pembina dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) juga memiliki masing hak satu suara.

Berdasarkan pantauan media saat pengembalian berkas formulir pendaftaran dari siang sampai malam hari di Sekretariat DPD I Partai Golkar, Karang Panjang, jumaat kemarin, masing – masing bakal calon saat memasukan berkas bakal calon dengan dukungan suaranya.

Baca Juga :  Danrem 151/Binaiya Terima Laporan, TNI-Polri dan Warga Gotong Royong Bersihkan Patahuwe

Dimana, RBS diketahui membawa dukungan suara dari lima DPD II yakni, Kota Ambon, Seram Bagian Barat, Buru, Buru Selatan dan Aru, serta dukungan dari SOKSI sendiri dan beberapa organisasi sayap. itu berarti RBS sudah memiliki modal dasar lima suara dukungan.

Sementara Bang Umar ketika memasukan berkas bakal calon ketua, membawa dukungan enam DPD II, yakni Maluku Tengah, Seram Bagian Timur, Maluku Tenggara, Kota Tual, Kepulauan Tanimbar dan Maluku Barat Daya, serta satu suara dari organisasi sayap yakni dari AMPG dan KKPG kemudian dapat dukungan satu suara dari Dewan Penasehat Partai.

Itu berarti Abang Umar telah mengantongi delapan hak suara dan menjadi modal kuat lebih unggul dari RBS.

Sekarang tinggal organisasi pendiri dan organisasi didirikan serta DPP yang belum menentukan pilihan dukungannya, namun biasanya setiap momentum agenda Musda DPP selalu memilih abstain atau tidak menggunakan hak suara untuk menjaga suasana demokrasi dan netralitas jalanya Musda.

Memang RBS adalah Ketua DEPIDAR SOKSI Maluku, secara otomatis akan mendapatkan rekomendasi tersebut, namun yang harus diingat, organisasi pendiri masih tertinggal dua yakni KOSGORO dan MKGR yang diketahui dukungannya diberikan kepada Abang Umar, sehingga dapat disimpulkan kalau satu suara organisasi pendiri akan menjadi bola hangat yang bergulir di Musda sebentar nanti.

Hitungan – hitungan diatas kertas memang Abang Umar Lessy sementara unggul, tetapi jangan lupa dalam dunia politik sepersekian sekian detik semua bisa berubah.

Baca Juga :  Demi Lingkungan dan Masa Depan Buru, KNPI Apresiasi Aksi Tegas Polda Maluku

Belum lagi arahan DPP sangat mempengaruhi keputusan Musda itu sendiri. Boleh dikatakan arahan DPP merupakan faktor x sebagai senjata pamungkas terkahir di injury time. Publik tinggal menunggu Siapakah yang nantinya lebih jodoh mendapatkan faktor x tersebut.

Sebelumnya RBS diketahui beriap diri maju sebagai Ketua Golkar Maluku karena ada dukungan dari DPP, namun dari kabar terbaru yang dihimpun media ini semalam, Umar Lessy menetukan sikap untuk bertarung di Musda Golkar kali ini karena arahan dari Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia.

Terlepas dari dinamika sebentar yang terjadi dalam Musda nanti, namun kader maupun simpatisan Partai Golkar punya harapan besar kepada pemimpin partai yang baru bisa mengembalikan marwah partai sebagai salah satu pertai besar bukan saja di skala nasional tetapi di level daerah.

Karena mengingat pada konstitusi Pemilihan Legislatif 2024 kemarin, Partai Golkar di Maluku mengalami kemunduran dimana hanya berhasil meloloskan tiga orang kader mereka di Baileo DPRD Maluku Karang Panjang, dan sudah dua periode Golkar tidak berhasil menyumbang satu kursi ke senayan.

Padahal sebelumnya setiap periode dari jatah empat kursi Maluku, satu kursi selalu menjadi langganan Partai Golkar.

Sebenarnya inilah tugas berat yang harus diemban Ketua Golkar Maluku nantinya, baik itu Rohalim Boy Sangadji maupun Umar Ali Lessy. Semoga siapapun yang terpilih bisa kembalikan kejayaan Partai Golkar di Provinsi Maluku dan sebelas Kabupaten/Kota.

“Golkar Solid, Indonesia Maju, Maluku Bangkit” 

 

Follow WhatsApp Channel gardamaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fraksi PDI Ambon Pertanyakan Anggaran Penanganan Karhutla Dishut Maluku, Upulatu : Kehadiran Pemprov Tidak Ada
Terkait Pembelian Solar Bersyarat, DPRD Tidak Segan Cabut Ijin Oprasional SPBU Yang Bandel
Wagub Maluku Buka Bakti TNI AD untuk Rakyat di MBD,
Monev Triwulan III BNPT, FKPT Maluku Tekankan Ketahanan Masyarakat dalam Pencegahan Terorisme
Langkah Strategis Konsolidasi PD AMPG Maluku
Langkah Strategis Konsolidasi PD AMPG Maluku
Pulau Geser Krisis Air Bersih, Koramil Angkut Pasokan dengan Longboat
Jumat Berkah Masif Tereksekusi, Danrem Raffles Pantau Renovasi Masjid An-Nur Transit Passo

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 01:09 WIT

Fraksi PDI Ambon Pertanyakan Anggaran Penanganan Karhutla Dishut Maluku, Upulatu : Kehadiran Pemprov Tidak Ada

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:02 WIT

Terkait Pembelian Solar Bersyarat, DPRD Tidak Segan Cabut Ijin Oprasional SPBU Yang Bandel

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:52 WIT

Wagub Maluku Buka Bakti TNI AD untuk Rakyat di MBD,

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:35 WIT

Monev Triwulan III BNPT, FKPT Maluku Tekankan Ketahanan Masyarakat dalam Pencegahan Terorisme

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:05 WIT

Langkah Strategis Konsolidasi PD AMPG Maluku

Berita Terbaru

Opini

Maluku Jangan Hanya Menjadi Penonton di Negeri Sendiri

Kamis, 8 Okt 2026 - 10:08 WIT