Lantaran Tidak Buat IPAL, Mie Gacoan Tutup Sementara

- Redaksi

Rabu, 16 September 2026 - 15:40 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

GardaMaluku.com, Ambon: Setelah di buka sejak 4 Juli 2026 kemarin, kini PT Pesta Pora Abadi Mie Gacoan dinyatakan tutup sementara oleh Pemerintah Kota Ambon, dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP).

Penghentian sementara kegiatan dilakukan oleh Pemkot Ambon dini hari, Selasa (16/09/2026).

Diduga karena adanya kesalahan atau pelanggaran yang dilakukan pihak Mie Gacoan terhadap limbah yang mengakibatkan pencemaran lingkungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan ketentuan pada pasal 98 Undang-Undang (UU) no.32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH), di mana telah dilampaui baku mutu air limbah yang mengakibatkan pencemaran dan kerusakan lingkungan.

“Dengan demikian dapat dikenakan sanksi pidana atau denda, namun penegakan hukum lingkungan hidup bersifat ultimum remidium atau dilaksanakan berjenjang dimana pidana yg terakhir,” jelas Kepala Dinas (Kadis) DLHP Kota Ambon, Apries B. Gaspersz.

Gaspersz menambahkan, sesuai yg di atur pada Peraturan Pemerintah (PP) nomor 22 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, pihaknya memberikan teguran kepada Mie Gacoan berupa Surat Peringatan (SP).

“kami sudah memberikan SP pelaku usaha kepada pihak mereka, tetapi tidak ada tindak lanjut dan itikat baik untuk membuat Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang sesuai ketentuan,” jelasnya.

Maka sanksi di jatuhkan ke tahap paksaan Pemerintah berupa penghentian sementara kegiatan sesuai pada pasal 511 PP nomor 22 tahun 2021.

Pihak DLHP meminta untuk Segera mungkin pihak pelaku usaha segera membuat IPAL agar kembali melakukan operasional.

“Kami meminta komitmen kepada pelaku usaha mie Gacoan untuk membuat IPAL yang sesuai ketentuan sebelum akhirnya di cabut paksaan pemerintah, agar kembali dapat melakukan operasional kembali,” ungkapnya.

Gaspersz mengatakan, selama pihaknya tidak memenuhi apa yang menjadi kewajiban pengelola maka sanksi tersebut akan tetap dikenakan.

“Verifikasi dan evaluasi tim akan dilakukan Hari Sabtu 19 september 2026, Terhadap tempat usaha dimaksud,” tutupnya. ***

Follow WhatsApp Channel gardamaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HIPMI Kota Ambon Bidik Kolaborasi Strategis dengan Kemenkum Maluku Lindungi Produk UMKM
Terima Kasih Pangdam Pattimura, Warga Taniwel Timur Harap Bisa Hadir Resmikan Jembatan Wai Nawayaya
Pekan Pembayaran PBB Tanpa Denda Mulai Senin Mendatang
Pemkot Ambon Akan Terus Tekan Angka Kemiskinan
Standar Valuasi Komoditas Ekspor, Mercuri Hilang Di Rupbasan Kelas I Ambon Ditaksir Capai 1,54 Miliar
Hawaian Music Band Competition 2026, Wawali : Kekayaan Kota AmbonMusik Tetap Hidup
Ketua TP-PKK Ajak Perempuan Ambon Tingkatkan Kesadaran Deteksi Dini Kanker Serviks
SPPT-PBB Jadi Perhatian, DPRD Ambon Angkat Bicara

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 13:36 WIT

HIPMI Kota Ambon Bidik Kolaborasi Strategis dengan Kemenkum Maluku Lindungi Produk UMKM

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:37 WIT

Terima Kasih Pangdam Pattimura, Warga Taniwel Timur Harap Bisa Hadir Resmikan Jembatan Wai Nawayaya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:32 WIT

Pekan Pembayaran PBB Tanpa Denda Mulai Senin Mendatang

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:22 WIT

Pemkot Ambon Akan Terus Tekan Angka Kemiskinan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:38 WIT

Hawaian Music Band Competition 2026, Wawali : Kekayaan Kota AmbonMusik Tetap Hidup

Berita Terbaru

AMBON

Pekan Pembayaran PBB Tanpa Denda Mulai Senin Mendatang

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:32 WIT

AMBON

Pemkot Ambon Akan Terus Tekan Angka Kemiskinan

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:22 WIT