GardaMaluku.com : AMBON,- Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (Sekjen DPP) Partai Nasdem, Hermawi Fransiskus Taslim berkunjung ke Maluku untuk menghadiri acara Halal bihalal seluruh Pengurus, Simpatisan dan Kader Partai Nasdem se-Maluku.
Dengan mengusung Tema “Meneguhkan silahturami, memperkokoh solidaritas dan melanjutkan semangat restorisasi par maluku pung bae” acara yang dipusatkan di Hotel Santika, Rabu (08/04/2026) berlangsung dalam nuansa kekeluargaan.
Lewat kesempatan itu, Hermawi Taslim dalam sambutannya menegaskan, Halal Bihalal merupakan tradisi khas Indonesia yang memiliki nilai penting dalam memperkuat persatuan bangsa di tengah keberagaman.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ia menjelaskan bahwa tradisi tersebut lahir dari gagasan para tokoh bangsa, termasuk Presiden pertama RI Soekarno dan ulama Nahdlatul Ulama, KH Wahab Hasbullah, sebagai sarana mempererat hubungan antar elemen masyaraka, Halal bihalal bukan hanya tradisi agama tertentu, melainkan tradisi khas Indonesia untuk menyelesaikan persoalan kebangsaan dan memperkuat silaturahmi dalam masyarakat yang plural,” ujarnya.
Hermawi juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah dinamika global dan tantangan geopolitik yang tidak menentu. Dimana, kondisi tersebut menjadi ujian bagi seluruh elemen bangsa untuk tetap mengutamakan kepentingan nasional,” pesan kader PMKRI ini.
Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Ketua DPW NasDem Maluku, Irawadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Halal Bihalal menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi internal partai. Ia mengapresiasi kerja keras panitia dan seluruh kader yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Yang mana tujuan utama kegiatan ini adalah memperkokoh silaturahmi antar kader, pengurus, dan simpatisan, serta mempererat hubungan dengan masyarakat, tokoh agama, dan pemuda,” ujar Irawadi.
Sementara itu, Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, yang hadir mewakili Gubernur, menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya acara yang penuh kebersamaan ini. Ia menekankan peran vital partai politik sebagai perekat sosial di tengah keberagaman masyarakat Maluku.
“Kita harus menjaga harmoni agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong atau hoaks. Partai politik harus menjadi garda terdepan dalam menjaga kedamaian,” ucap Vanath. (Tsy)


















