Tanjung Batu Merah Kembali Jadi Perhatian Pemerintah, Tamaela: Tutup Kembali

- Redaksi

Selasa, 22 September 2026 - 14:58 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Ambon, GardaMaluku.com: Setelah tutupnya tempat prostitusi di khawasan Tanjung Batu Merah, Kota Ambon pada 2019 Lalu, kini kembali meresahkan Masyarakat di khawasan tersebut.

Diketahui, sejak itu sampai sekarang masih tetap berlangsung dan itu sangat membuat masyarakat resah, apalagi di khawasan tersebut banyak anak-anak muda. Kekhawatiran menjadi perhatian orang tua dalam mendidik anak yang belum unggul dalam lingkaran tanjung Batu Merah.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon, Morits Tamaela mengatakan pihaknya baru menerima informasi secara lebih rinci setelah menerima para demonstrasi dari Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Ambon yang dilakukan Kantor DPRD Kota Ambon pada Senin (21/9/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini informasi penting yang baru kami ketahui secara detail. Memang isu-isu ini kami dengar, tetapi substansinya sekarang lebih jelas setelah teman-teman BKPRMI memberikan informasi resmi,” kata Morits.

Baca Juga :  Dudukan Porsi Kerja Administrasi dan Eksekusi, Lemosol: DPRD Panggil Bupati

Ditambahkannya, penutupan lokalisasi tersebut memiliki dasar aturan, termasuk Peraturan Daerah Kota Ambon Nomor 3 Tahun 2017 tentang Ketenteraman dan Ketertiban Masyarakat.

Selain itu, Pemkot telah menerbitkan keputusan mengenai penutupan lokalisasi dan pelaksanaannya dilakukan pada 6 Februari 2020 kemarin.

“Lokasi itu wajib ditutup kembali dan disterilkan dari seluruh aktivitas yang melanggar aturan,” tegas Tamaela.

Morits mengatakan, pemerintah telah melakukan sejumlah langkah transisi, termasuk program sosial bagi perempuan yang sebelumnya bekerja sebagai Pekerja Seks Komersil (PSK) serta upaya menangani dampak sosial yang muncul di lingkungan.

Karena itu, pihaknya menilai jika saat ini masih ditemukan dugaan aktivitas prostitusi, persoalan tersebut tidak boleh dibiarkan.

“Hal seperti ini harus dieksekusi dan tidak bisa didiamkan. Siapa pun yang menjadi backing di belakang itu harus ditindak sesuai aturan,” pungkasnya.

Baca Juga :  Sudah Teken MoU, SUPM Waiheru Minta Isi Tenaga Pengajar Umum Yang Kosong

Ia menegaskan, informasi mengenai adanya pihak-pihak tertentu yang diduga terlibat masih perlu ditindaklanjuti oleh yang berwenang.

“Ini masih dugaan. Siapa pun yang terlibat, termasuk jika masih ada germo atau mami-mami, harus ditindak sesuai hukum,” terusnya.

Tamaela Meminta Pol PP dan Polisi Bentuk Tim Penertiban

Tamaela juga meminta Satpol PP berkoordinasi dengan kepolisian dan aparat penegak hukum lainnya untuk membentuk tim penertiban.

Menurutnya, tidak cukup hanya dengan mengeluarkan pernyataan penutupan. Kawasan tersebut perlu diawasi dan dimonitor secara berkelanjutan agar aktivitas serupa tidak kembali terjadi.

“Kami akan mendorong pembentukan tim untuk tegas menyatakan tempat itu harus ditutup dan disterilkan. Bukan hanya memberikan pernyataan, tetapi juga dimonitor langsung,” jelasnya.*

Follow WhatsApp Channel gardamaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

240 CPNS Pemkot Diminta Memahami Teori Terapkan Nilai-Nilai Dasar Pelayanan Masyarakat
SMPN 2 Ambon Mendukung Program Pol PP Terkait PENTAS
Saham 1 persen Ambil Alih, DPRD Ambon Pertanyakan RUPS PT. DSA Tak Kunjung Digelar
Terkait Mie Gacoan, Upulatu : Jika Masih Bau, Tutup Lagi
Pemkot Ambon Tegaskan P3K Wajib Taat Asas Dalam Bekerja
Pertamina Dan Pemkot Ambon Berikan Bantu Korban Kebakaran Batu Merah
Astrid Marsela Raih Juara Dua Menyelam Di Open Turnamen Panglima TNI
Pertamina Patra Niaga Mulai Jam Layanan Biosolar Lebih Pagi di Kota Ambon

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 14:58 WIT

Tanjung Batu Merah Kembali Jadi Perhatian Pemerintah, Tamaela: Tutup Kembali

Selasa, 22 September 2026 - 14:53 WIT

240 CPNS Pemkot Diminta Memahami Teori Terapkan Nilai-Nilai Dasar Pelayanan Masyarakat

Selasa, 22 September 2026 - 14:43 WIT

SMPN 2 Ambon Mendukung Program Pol PP Terkait PENTAS

Selasa, 22 September 2026 - 14:39 WIT

Saham 1 persen Ambil Alih, DPRD Ambon Pertanyakan RUPS PT. DSA Tak Kunjung Digelar

Selasa, 22 September 2026 - 14:36 WIT

Terkait Mie Gacoan, Upulatu : Jika Masih Bau, Tutup Lagi

Berita Terbaru

AMBON

SMPN 2 Ambon Mendukung Program Pol PP Terkait PENTAS

Selasa, 22 Sep 2026 - 14:43 WIT

AMBON

Terkait Mie Gacoan, Upulatu : Jika Masih Bau, Tutup Lagi

Selasa, 22 Sep 2026 - 14:36 WIT