Tutup Lomba Qasidah SBB, Yeni Rosbayani Tekankan Seni Islami sebagai Ruang Pembentukan Karakter

- Redaksi

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:04 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GardaMaluku.com, Piru; Ketua DPD LASQI Nusantara Jaya Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Yeni Rosbayani Asri, menegaskan seni qasidah tidak semata-mata menjadi ajang kompetisi untuk meraih juara.

Menurutnya, qasidah memiliki peran penting dalam menumbuhkan kecintaan terhadap seni Islami, memperkuat ukhuwah, sekaligus membentuk karakter generasi muda.

Hal tersebut disampaikan Yeni saat membacakan sambutan pada acara penutupan Lomba Seni Qasidah DPD LASQI Nusantara Jaya Tingkat Kabupaten SBB di Gedung Putih, Desa Piru, Kecamatan Seram Barat, Minggu (30/8/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yeni mengatakan, qasidah memiliki nilai yang lebih luas karena memadukan unsur seni dengan pesan moral dan dakwah. Karena itu, keindahan dalam seni qasidah harus berjalan seiring dengan nilai-nilai akhlak.

“Qasidah mengajarkan kepada kita bahwa keindahan seni harus berjalan bersama akhlak. Suara yang merdu akan semakin bermakna apabila menyampaikan kebaikan,” kata Yeni.

Ia menilai sebuah penampilan tidak hanya dinilai dari kemampuan teknis maupun kemerduan suara. Menurutnya, nilai sebuah penampilan akan semakin kuat apabila dibangun melalui keikhlasan, kedisiplinan, kebersamaan, serta sikap saling menghormati.

Baca Juga :  Kunjungi Lapas Ambon, Ini Yang Dilakukan Ketua Ombudsman Perwakilan Maluku

Atas dasar itu, Yeni memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti perlombaan dengan penuh dedikasi, keberanian, kreativitas, dan kesungguhan.

Kepada peserta yang berhasil meraih juara, ia menyampaikan ucapan selamat sekaligus mengingatkan agar kemenangan tersebut tidak menjadi alasan untuk berhenti belajar.

“Bagi peserta yang meraih juara, kami ucapkan selamat. Jadikan kemenangan sebagai amanah untuk terus belajar dan meningkatkan prestasi,” ujarnya.

Sementara kepada peserta yang belum memperoleh hasil sesuai harapan, Yeni meminta agar tidak berkecil hati. Ia menilai setiap kompetisi merupakan bagian dari proses pembelajaran dan pengalaman untuk meningkatkan kemampuan.

“Kekalahan bukan akhir dari perjuangan, tetapi bagian dari proses untuk menjadi lebih baik,” katanya.

Yeni juga meminta para juara terus meningkatkan kualitas latihan dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi pada tingkat yang lebih tinggi. Ia berharap para peserta terbaik nantinya mampu membawa nama baik Kabupaten SBB di berbagai ajang seni qasidah.

Selain kepada peserta, Yeni menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Daerah, panitia pelaksana, dewan juri, pembina, pendamping, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi terhadap suksesnya pelaksanaan lomba.

Baca Juga :  Ujung Tombak Pembangunan, Walikota Minta Lurah Perhatikan Daerah Masing-Masing

Ia menegaskan pembinaan seni qasidah tidak boleh berhenti setelah kegiatan perlombaan berakhir. Pembinaan harus dilakukan secara berkelanjutan agar LASQI dapat terus menjadi wadah pengembangan seni Islami di tengah masyarakat.

“Qasidah tidak hanya hadir di atas panggung perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sosial, pendidikan, dan pembentukan karakter masyarakat Kabupaten Seram Bagian Barat,” ujar Yeni.

Di penghujung sambutannya, Yeni mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan kegiatan seni qasidah sebagai ruang untuk memperkuat persatuan dan toleransi.

Menurutnya, perbedaan suara, gaya, maupun kemampuan dalam sebuah kompetisi merupakan bagian dari kekayaan yang harus dihargai, bukan menjadi alasan untuk saling menjauh.

“Pada hakikatnya, kita memiliki tujuan yang sama, yaitu menghadirkan generasi yang beriman, berakhlak, berprestasi, dan bermanfaat bagi agama, masyarakat, bangsa, serta daerah Kabupaten Seram Bagian Barat,” pungkasnya.***

Berita Terkait

Pertikaian Patahuwe-Lisabata Pecah Setelah Insiden Kebakaran Kebun, Polisi Siagakan Personel
Ujung Tombak Pembangunan, Walikota Minta Lurah Perhatikan Daerah Masing-Masing
224 Pejabat Administrator dan Pengawas Dilantik, Wali Kota Ambon Tekankan Kinerja Sesuai Tupoksi
Masjid Al’Nurul Passo Jadi Lokasi Jumat Berkah Korem 151/Binaiya, TNI dan Warga Bergotong Royong
Masih Momentum Haornas, Kodam Pattimura-Korem Binaiya dan ORADO Perkuat Sinergi Olahraga di Ambon
Masyarakat Negeri Buano Tagi Janji Politik Gubernur Terkait Pembuatan Puskesmas Rawat Inap
Pangdam Tutup Dikmata TNI AD 2026, Danrem 151/Binaiya Ikut Saksikan Penyumpahan Prajurit Baru
Putuhena Dinilai Layak Pimpin Kemenag Seram Bagian Barat

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 00:23 WIT

Pertikaian Patahuwe-Lisabata Pecah Setelah Insiden Kebakaran Kebun, Polisi Siagakan Personel

Jumat, 11 September 2026 - 13:40 WIT

Ujung Tombak Pembangunan, Walikota Minta Lurah Perhatikan Daerah Masing-Masing

Jumat, 11 September 2026 - 13:09 WIT

224 Pejabat Administrator dan Pengawas Dilantik, Wali Kota Ambon Tekankan Kinerja Sesuai Tupoksi

Jumat, 11 September 2026 - 10:18 WIT

Masjid Al’Nurul Passo Jadi Lokasi Jumat Berkah Korem 151/Binaiya, TNI dan Warga Bergotong Royong

Kamis, 10 September 2026 - 16:00 WIT

Masih Momentum Haornas, Kodam Pattimura-Korem Binaiya dan ORADO Perkuat Sinergi Olahraga di Ambon

Berita Terbaru