Walikota Geram! Camat, Lurah dan Kades/Raja Tak Jalankan Jumpa Rakyat

- Redaksi

Jumat, 3 Oktober 2025 - 23:08 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GardaMaluku.com : Ambon,-Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, meluapkan kekecewaannya terhadap para camat, lurah, kepala desa, dan raja di wilayah Kota Ambon yang dinilai tidak serius menjalankan program Jumpa Rakyat di wilayah kerja masing-masing.

Ketegasan itu disampaikannya dalam kegiatan yang digelar di Balai Kota Ambon pada Jumat (3/10/2025), setelah tidak ada satu pun pimpinan wilayah yang hadir dalam forum yang bertujuan untuk menjaring aspirasi dan keluhan warga tersebut.

Program Jumpa Rakyat sejatinya dirancang sebagai ruang komunikasi langsung antara warga dan pemimpin wilayah, guna mencari solusi bersama atas berbagai persoalan di tingkat lokal. Namun, ketidakhadiran para camat, lurah, kepala desa, dan raja dalam kegiatan ini menandakan rendahnya komitmen terhadap tugas pokok dan fungsi mereka.

Wattimena menyoroti banyaknya masalah warga, seperti sengketa antar tetangga, persoalan lahan, dan bangunan, yang semestinya bisa ditangani di tingkat kecamatan atau desa, tetapi justru sampai ke meja pemerintah kota.

Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan Kota Ambon tidak hanya bergantung pada kebijakan dari tingkat atas, tetapi juga partisipasi aktif dari seluruh perangkat pemerintah di lapisan bawah.

Baca Juga :  Tegas dan Terarah, RBPL HIPMI Maluku Mandatkan Ketum Tentukan Rekomendasi Munas

Lebih lanjut, Wali Kota meminta seluruh pimpinan wilayah tanpa terkecuali untuk segera mengaktifkan kembali pertemuan rutin dengan masyarakat melalui program Jumpa Rakyat, bukan sekadar sebagai formalitas, tetapi sebagai bentuk tanggung jawab dan pelayanan publik.

Wattimena berharap dengan adanya perhatian dan keseriusan dari para pimpinan wilayah, program Jumpa Rakyat dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat di Kota Ambon.(Oliv)

Berita Terkait

KNPI SBB Peringatkan DPRD Malteng, Klaim Tanjung Sial Harus Berdasar Hukum dan Sejarah
Sapulette Resmi Jabat Sekot Ambon
Isu Perselingkuhan Komisaris Bank Maluku, Ratna: Itu Tidak Benar
Wattimena : Pelantikan Sekot Tunggu Pertek BKN
Pemkot Ambon Matangkan RDTR Dua Kawasan Prioritas
DPRD Ambon Setujui LPj APBD 2025, Soroti Retribusi Hingga TPP Nakes
Mantan Napi Kasus PETI Masuk Proyek Unpatti, Soamole Sebut Integritas Kampus Dipertaruhkan
Dukung Transformasi Digital Pemkot, IKB TNS Ambon Fasilitasi Registrasi Bantuan Sosial

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:38 WIT

KNPI SBB Peringatkan DPRD Malteng, Klaim Tanjung Sial Harus Berdasar Hukum dan Sejarah

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:19 WIT

Sapulette Resmi Jabat Sekot Ambon

Selasa, 14 Juli 2026 - 22:24 WIT

Isu Perselingkuhan Komisaris Bank Maluku, Ratna: Itu Tidak Benar

Senin, 13 Juli 2026 - 16:41 WIT

Pemkot Ambon Matangkan RDTR Dua Kawasan Prioritas

Senin, 13 Juli 2026 - 15:41 WIT

DPRD Ambon Setujui LPj APBD 2025, Soroti Retribusi Hingga TPP Nakes

Berita Terbaru

AMBON

Sapulette Resmi Jabat Sekot Ambon

Selasa, 21 Jul 2026 - 15:19 WIT