Upaya Pemkab SBB di Bawah Pj Bupati Achmad Jais Ely: Infrastruktur Tetap Prioritas di Tengah Ancaman Pemotongan Anggaran

- Redaksi

Kamis, 13 Februari 2025 - 01:10 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Piru, Gardamaluku.com– Upaya Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) di bawah kepemimpinan Pj Bupati Achmad Jais Ely dalam membangun infrastruktur tidak main-main. Sejumlah proyek besar telah ditenderkan, termasuk perbaikan ruas Jalan Lintas Huamual dan Buria di kawasan pegunungan Taniwel.

Langkah ini mendapat apresiasi luas karena jalan-jalan tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat, khususnya petani dan nelayan yang bergantung pada kelancaran distribusi hasil bumi dan laut.

Namun, kebijakan pemerintah pusat yang berencana memangkas anggaran infrastruktur demi program ketahanan pangan nasional menimbulkan kekhawatiran. Salah satu dampak yang ditakutkan adalah tertundanya perbaikan jalan yang telah lama dinantikan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Rumah Inspirasi dan Literasi, Muhammad Fahrul Kaisuku, menilai kebijakan pemotongan anggaran ini kontraproduktif terhadap upaya meningkatkan ketahanan pangan itu sendiri. Menurutnya, infrastruktur jalan yang memadai justru menjadi kunci dalam mendukung distribusi hasil pertanian dan perikanan.

Baca Juga :  Tingkatkan Kualitas Demokrasi, Bawaslu Evaluasi Pengawasan Pemilu dan Pilkada di Maluku

“Ketahanan pangan bukan hanya soal produksi dan subsidi, tetapi juga memastikan hasil pangan dapat diakses oleh masyarakat luas. Jalan yang rusak menghambat distribusi, meningkatkan biaya logistik, dan merugikan petani serta nelayan,” ujar Kaisuku, Selasa (12/2).

Sebelumnya, Pj Bupati SBB, Dr. Achmad Jais Ely, mengumumkan bahwa miliaran rupiah dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik tahun 2025 telah dialokasikan untuk proyek infrastruktur, termasuk perbaikan Jalan Lintas Huamual dan Buria. Sayangnya, dengan adanya kebijakan pemotongan anggaran, rencana tersebut berisiko tertunda atau bahkan dibatalkan.

Huamual sendiri merupakan daerah penghasil rempah-rempah seperti cengkeh dan pala, serta memiliki potensi hasil laut yang melimpah. Namun, kondisi jalan yang rusak selama bertahun-tahun membuat masyarakat kesulitan dalam mendistribusikan hasil mereka ke pasar yang lebih besar.

Baca Juga :  Bupati Maluku Tengah Dijadwalkan Buka Turnamen UAA CUP I di Negeri Liang

Kaisuku menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur dan ketahanan pangan seharusnya berjalan seiring, bukan saling mengorbankan.

“Jika pemerintah benar-benar ingin membangun ketahanan pangan yang kuat, maka infrastruktur seperti Jalan Lintas Huamual harus menjadi bagian dari solusi, bukan malah dipinggirkan,” tegasnya.

Di tengah ancaman pemotongan anggaran ini, langkah Pemkab SBB yang tetap berupaya merealisasikan proyek infrastruktur patut diapresiasi.

Masyarakat berharap agar pemerintah pusat mempertimbangkan ulang kebijakan tersebut, sehingga pembangunan jalan yang sudah direncanakan dapat terus berjalan demi meningkatkan kesejahteraan warga dan kelancaran distribusi pangan di daerah.***

Berita Terkait

Dorong Kebijakan Afirmatif, Lekransy Usulkan Dana Khusus untuk Daerah Kepulauan
Ahli Fornensik : Korban Ariyanto Tawakal Meninggal Karena Lakalantas
Kepala Desa Luhu Tidak Bisa Diberhentikan Karena Tekanan Kepentingan Kelompok, Alvin: Harus Sesuai Aturan Hukum
Bupati Maluku Tenggara Hadiri Musda KNPI, Tegaskan Dukungan terhadap Persatuan dan Peran Pemuda
PKM IAKN Ambon di Tulehu Perkuat Tata Kelola Desa Digital dan Kesadaran Lingkungan
Latuconsina : Jangan Sampai Pengusaha Lokal Jadi Penonton di Negeri Sendiri
Pemprov Maluku Komitmen Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK
BULOG Gelontorkan Beras SPHP dan Percepat Penyaluran Bantuan Pangan Jaga Stabilitas Harga

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:59 WIT

Dorong Kebijakan Afirmatif, Lekransy Usulkan Dana Khusus untuk Daerah Kepulauan

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:13 WIT

Ahli Fornensik : Korban Ariyanto Tawakal Meninggal Karena Lakalantas

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:41 WIT

Kepala Desa Luhu Tidak Bisa Diberhentikan Karena Tekanan Kepentingan Kelompok, Alvin: Harus Sesuai Aturan Hukum

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:18 WIT

Bupati Maluku Tenggara Hadiri Musda KNPI, Tegaskan Dukungan terhadap Persatuan dan Peran Pemuda

Senin, 15 Juni 2026 - 15:03 WIT

PKM IAKN Ambon di Tulehu Perkuat Tata Kelola Desa Digital dan Kesadaran Lingkungan

Berita Terbaru

AMBON

Rencana Pengukuran Tanah di Passo Mendapat Perlawanan 

Rabu, 24 Jun 2026 - 09:29 WIT