Reses di Air Salobar, Rovik Janji Kawal Perbaikan Permukiman dan Soroti Problem Desil Bansos

- Redaksi

Jumat, 4 September 2026 - 14:21 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GardaMaluku.com, Ambon – Anggota DPRD Provinsi Maluku dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Ambon, Rovik Akbar Afifudin, menegaskan komitmennya memperjuangkan peningkatan kualitas kawasan permukiman warga Air Salobar melalui kebijakan dan Pokok Pikiran (Pokir) DPRD.

Komitmen itu disampaikan Rovik saat menggelar Reses Masa Sidang III Tahun 2026 bersama ratusan konstituen di Air Salobar, Kota Ambon, Kamis (3/9/2026).

Dalam pertemuan tersebut, berbagai aspirasi disampaikan warga, mulai dari kebutuhan peningkatan jalan setapak, pembangunan talud, fasilitas masyarakat, sarana untuk kegiatan hajatan, gedung aula, hingga persoalan daya tampung Tempat Pemakaman Umum (TPU).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rovik mengatakan seluruh aspirasi tersebut akan dikawal secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah. Ia memastikan peningkatan kawasan permukiman menjadi salah satu agenda yang akan diperjuangkan melalui Pokir DPRD.

“Insya Allah tahun depan saya akan memastikan untuk mendorong peningkatan permukiman warga. Jalan setapak, talud dan lainnya akan saya perjuangkan. Semuanya akan dikoordinir oleh masing-masing ketua RT,” kata Rovik.

Politikus yang telah dua periode menjadi anggota DPRD Maluku itu mengatakan reses merupakan ruang penting untuk menyerap langsung kebutuhan masyarakat. Menurut dia, kompleksitas persoalan warga tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur, tetapi juga menyangkut bantuan sosial dan berbagai kebutuhan dasar lainnya.

Bagi Rovik, aspirasi yang disampaikan masyarakat harus diterjemahkan menjadi program dan kebijakan pemerintah daerah yang berpihak pada kepentingan publik.

Baca Juga :  PMII dan PERMAHI Desak Polda Maluku Usut Dugaan Skandal Korupsi Kwarda Pramuka Maluku

Ia juga menegaskan kedekatannya dengan Air Salobar menjadi alasan moral sekaligus politik untuk terus memperjuangkan kemajuan kawasan tersebut.

“Tidak mungkin lagi saya menjelaskan siapa saya kepada bapak ibu dan saudara-saudara sekalian. Saya ini tumbuh dan besar di kampung ini. Jangan tanya komitmen saya terhadap kampung kita ini. Karena bagi saya itu moral politik saya untuk memajukan kampung ini, termasuk menjadikan sekolah MI jauh lebih baik,” ujarnya.

Dalam sesi dialog, Rovik melayani satu per satu pertanyaan warga. Sejumlah konstituen menyampaikan kebutuhan fasilitas kursi untuk kegiatan masyarakat, pembangunan aula, hingga persoalan keterbatasan daya tampung TPU.

Rovik mengatakan berbagai kebutuhan tersebut akan dipenuhi secara bertahap dengan mempertimbangkan skala prioritas. Kondisi fiskal daerah yang terdampak kebijakan efisiensi, kata dia, membuat setiap program harus dikalkulasi secara cermat.

Salah satu aspirasi yang mendapat perhatian adalah kondisi plafon masjid yang dilaporkan warga mengalami kerusakan dan berpotensi membahayakan jamaah.

Rovik langsung menyatakan kesiapan untuk mendorong perbaikannya dalam waktu dekat. Menurut dia, fasilitas rumah ibadah merupakan bagian penting dari kebutuhan masyarakat yang harus mendapat perhatian.

“Insya Allah kita akan perbaiki dalam waktu cepat,” katanya.

Selain persoalan infrastruktur, warga juga menyampaikan keluhan mengenai penerapan Desil sebagai salah satu basis penentuan penerima bantuan sosial.

Baca Juga :  Dilantik di Kantor Bupati, PMI SBB Didorong Jadi Garda Terdepan Penanganan Bencana

Sebanyak 17 warga Air Salobar disebut masuk kategori Desil 6 atau kelompok tingkat menengah-sejahtera sehingga tidak lagi tercatat sebagai penerima bansos. Warga mempertanyakan kondisi tersebut karena sebagian di antaranya bekerja sebagai buruh pelabuhan dengan pendapatan yang dinilai tidak tetap.

Rovik menilai persoalan tersebut perlu mendapat evaluasi. Ia mengatakan fenomena warga yang tidak lagi masuk dalam daftar penerima bansos akibat klasifikasi Desil bukan hanya terjadi di Air Salobar, tetapi juga ditemukan di berbagai daerah di Indonesia.

“Fenomena Desil ini bukan hanya di Air Salobar, tetapi juga seluruh Indonesia. Cara perhitungan Badan Pusat Statistik sangat keliru. Pendapatan warga per bulan harus dihitung dengan pengeluaran kebutuhan dasar sesuai harga pasar,” ujar Rovik.

Ia menegaskan aspirasi yang muncul dalam reses akan menjadi bahan perjuangan politiknya di DPRD Maluku. Menurut dia, keterbatasan fiskal tidak boleh menghentikan upaya memperjuangkan kebutuhan masyarakat, melainkan harus membuat wakil rakyat semakin selektif dalam menentukan program yang benar-benar menjadi prioritas.

Bagi Rovik, reses bukan sekadar agenda formal parlemen, tetapi menjadi ruang untuk memastikan persoalan masyarakat terdengar langsung di lembaga legislatif dan kemudian diperjuangkan melalui kebijakan pemerintah daerah.***

Berita Terkait

Pendapatan UMKM DPRD Expo 2026 Tembus 320 Juta
Jumat Berkah Korem 151/Binaya Hadir di Almadinah, Danrem Raffles Turun Bersama Santri
Turun ke Sentra Hortikultura Ambon, Rovik Janji Kawal Aspirasi Pengairan dan Jalan
Masyarakat Kota Ambon Padati Hari Kedua DPRD Expo 2026
Sebanyak 265.900 Penerima Manfaat di Maluku Terima Bantuan Pangan Bulog
Dilantik Ketum PAN Zulhas, Widya Pratiwi Murad Nahkodai DPW PAN Maluku
Pojok Expo DPRD Kota Ambon Pertemukan Bodewin-Gerald Tantang Morits-Hadiyanto di Meja ORADO
DPRD Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui UMKM

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 14:21 WIT

Reses di Air Salobar, Rovik Janji Kawal Perbaikan Permukiman dan Soroti Problem Desil Bansos

Jumat, 4 September 2026 - 12:48 WIT

Pendapatan UMKM DPRD Expo 2026 Tembus 320 Juta

Jumat, 4 September 2026 - 10:11 WIT

Jumat Berkah Korem 151/Binaya Hadir di Almadinah, Danrem Raffles Turun Bersama Santri

Kamis, 3 September 2026 - 16:10 WIT

Turun ke Sentra Hortikultura Ambon, Rovik Janji Kawal Aspirasi Pengairan dan Jalan

Kamis, 3 September 2026 - 15:46 WIT

Masyarakat Kota Ambon Padati Hari Kedua DPRD Expo 2026

Berita Terbaru

Daerah

Pendapatan UMKM DPRD Expo 2026 Tembus 320 Juta

Jumat, 4 Sep 2026 - 12:48 WIT

AMBON

Masyarakat Kota Ambon Padati Hari Kedua DPRD Expo 2026

Kamis, 3 Sep 2026 - 15:46 WIT