GardaMaluku.com, Piru; Kinerja Ketua Tim Penggerak PKK, Ny. Rosbayani Asri, yang juga merupakan istri Bupati, belakangan menjadi sorotan di tengah munculnya isu miring terkait dugaan pemborosan anggaran. Namun, berbagai capaian program yang telah dijalankan dinilai menunjukkan dampak nyata bagi masyarakat.
Tudingan yang beredar disebut berasal dari pihak yang sebelumnya memiliki kedekatan dengan lingkungan pemerintah daerah.
Meski demikian, muncul penilaian bahwa kritik tersebut tidak sepenuhnya dilandasi kepentingan publik, melainkan dipengaruhi oleh faktor kekecewaan pribadi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejumlah kalangan menilai, narasi negatif yang berkembang berkaitan dengan dugaan tidak lagi terakomodasinya kepentingan pihak tertentu. Hal ini kemudian memicu tudingan terhadap pengelolaan anggaran kegiatan TP PKK.
Di sisi lain, pelaksanaan program TP PKK di bawah kepemimpinan Ny. Rosbayani Asri justru dinilai berjalan aktif dan menyentuh kebutuhan masyarakat. Berbagai kegiatan dalam 10 program pokok PKK, seperti pemberdayaan keluarga, peningkatan kesejahteraan, serta program sosial lainnya, disebut memberikan manfaat langsung bagi warga.
Menanggapi isu tersebut, sejumlah pihak menegaskan pentingnya penyampaian kritik yang objektif dan berbasis data. Hingga saat ini, tuduhan yang beredar dinilai belum disertai bukti yang kuat.
“Jika memang ada dugaan penyimpangan, seharusnya disampaikan dengan data dan bukti yang jelas, bukan sekadar asumsi,” ujar Samsul Hitimala, perwakilan generasi muda Seram Bagian Barat.
Masyarakat pun diimbau untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar serta tidak mudah terpengaruh oleh isu yang belum terverifikasi. Transparansi dan akuntabilitas tetap menjadi hal penting dalam setiap program, namun harus diiringi dengan pendekatan yang adil dan berbasis fakta.
Di tengah polemik yang berkembang, semua pihak diharapkan dapat mengedepankan kepentingan masyarakat serta menjaga kondusivitas daerah, agar pembangunan dan pelayanan publik dapat terus berjalan dengan baik.***


















