Lupakan Perbedaan Politik, Bersama Bangun Seram Bagian Barat Pasca Pilkada 2024

- Redaksi

Senin, 9 Desember 2024 - 19:20 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Piru, GardaMaluku.com– Pilkada serentak 2024 menjadi momentum penting bagi Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). Komisi Pemilihan Umum (KPU) tengah bersiap untuk mengumumkan hasil resmi yang akan menentukan arah pembangunan daerah ini.

Namun, ujian sebenarnya bukan hanya pada siapa yang dinyatakan menang, melainkan pada bagaimana masyarakat dan para kandidat serta simpatisan menyikapi hasil dengan penuh kedewasaan.

Pasca penetapan hasil, perbedaan pandangan sering kali memicu protes hingga sengketa hukum. Kondisi ini wajar dalam demokrasi, tetapi harus dihindari agar tidak berkembang menjadi konflik yang merugikan masyarakat. SBB membutuhkan stabilitas untuk menghadapi tantangan pembangunan yang lebih besar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ridal Jufri Kaisupy, anggota DPRD SBB dari Partai Amanat Nasional, mengajak masyarakat untuk melupakan perbedaan demi kemajuan bersama.

“Menang atau kalah itu sudah menjadi sunnatullah. Jangan sampai euforia kemenangan atau kekecewaan atas kekalahan merusak hubungan antarsesama warga. Kita harus menjaga persatuan demi kemajuan Seram Bagian Barat,” tegasnya.

Baca Juga :  Respon PWPM Maluku Perihal Bentrok Trikora; Pemuda Perlu Difasilitasi, Bukan Sekedar Diterbitkan

Hal ini diamini oleh Abdul Majid Putuhena, politisi Partai Keadilan Sejahtera, yang mengingatkan bahwa kekalahan bukanlah akhir segalanya.

“Kekalahan bukan soal reputasi atau harga diri, tetapi bentuk kasih sayang Tuhan agar kita terhindar dari bahaya kekuasaan yang bisa membawa seseorang lupa daratan,” ujarnya.

Menurut H. Abd Muthalib Kaisupy, politisi senior dan mantan anggota DPRD SBB, tanggung jawab terbesar justru ada di pundak pasangan calon yang menang.

“Pemimpin terpilih harus mengayomi semua warga, bukan hanya pendukungnya. Tidak boleh lagi ada sekat-sekat politik. Mari bersama mendukung program pemerintah baru demi kemajuan Kabupaten SBB,” ungkapnya.

Sementara itu, Muhammad Nawawi Selan, politisi senior sekaligus mantan anggota DPRD SBB, menambahkan bahwa janji-janji kampanye harus menjadi prioritas pemimpin terpilih.

“Masyarakat pasti menagih komitmen untuk memperbaiki ekonomi, mengentaskan kemiskinan, meningkatkan pendidikan dan kesehatan, serta membuka lapangan kerja. Pemimpin baru harus fokus pada itu,” jelasnya.

Seram Bagian Barat: Bersama Menuju Masa Depan yang Lebih Baik

Pilkada bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi tentang bagaimana semua elemen masyarakat dapat bersatu untuk membangun daerah.

Baca Juga :  Dimentahkan Polda Maluku, Kejahatan MTH Resmi Dilaporkan ke KPK Dugaan Tipikor Dana Covid-19

Pasangan yang kalah seharusnya menerima hasil dengan lapang dada dan belajar untuk memperbaiki diri, sementara pasangan yang menang harus bekerja keras memenuhi harapan masyarakat.

“Pemimpin terpilih adalah milik seluruh rakyat, bukan hanya pendukungnya. Kita harus bersama-sama mendukung pemerintahan yang baru demi kemajuan Kabupaten Seram Bagian Barat,” ujar Nawawi.

SBB memiliki potensi besar dalam sumber daya alam dan budaya yang kaya.

Namun, potensi ini tidak akan maksimal jika perbedaan politik terus memecah-belah masyarakat. Dengan melupakan perbedaan dan menempatkan kepentingan bersama di atas segalanya, SBB dapat menjadi contoh daerah yang matang secara demokrasi dan sukses membangun masa depan.

Saatnya masyarakat Seram Bagian Barat bersatu, melupakan perbedaan pilihan, dan bergerak bersama demi kemajuan daerah tercinta. Dengan kebersamaan, semua tantangan dapat dihadapi dan cita-cita pembangunan dapat terwujud.***

Follow WhatsApp Channel gardamaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Danrem Raffles Dampingi Pangdam Petarung Buka Bazar Murah HUT ke-81 TNI di Ambon
Mosi Tidak Percaya Mengguncang Musda IV Golkar MBD, Pimpinan Kecamatan dan Ormas Pendiri Minta DPD I Ambil Alih
Tanjung Batu Merah Kembali Jadi Perhatian Pemerintah, Tamaela: Tutup Kembali
240 CPNS Pemkot Diminta Memahami Teori Terapkan Nilai-Nilai Dasar Pelayanan Masyarakat
SMPN 2 Ambon Mendukung Program Pol PP Terkait PENTAS
Saham 1 persen Ambil Alih, DPRD Ambon Pertanyakan RUPS PT. DSA Tak Kunjung Digelar
Terkait Mie Gacoan, Upulatu : Jika Masih Bau, Tutup Lagi
Pemkot Ambon Tegaskan P3K Wajib Taat Asas Dalam Bekerja

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 02:33 WIT

Danrem Raffles Dampingi Pangdam Petarung Buka Bazar Murah HUT ke-81 TNI di Ambon

Selasa, 22 September 2026 - 19:56 WIT

Mosi Tidak Percaya Mengguncang Musda IV Golkar MBD, Pimpinan Kecamatan dan Ormas Pendiri Minta DPD I Ambil Alih

Selasa, 22 September 2026 - 14:58 WIT

Tanjung Batu Merah Kembali Jadi Perhatian Pemerintah, Tamaela: Tutup Kembali

Selasa, 22 September 2026 - 14:53 WIT

240 CPNS Pemkot Diminta Memahami Teori Terapkan Nilai-Nilai Dasar Pelayanan Masyarakat

Selasa, 22 September 2026 - 14:43 WIT

SMPN 2 Ambon Mendukung Program Pol PP Terkait PENTAS

Berita Terbaru

KEPULAUAN TANIMBAR

FH UNLESA Kembali Luluskan Sarjana Hukum, Dekan Titip Pesan Integritas

Kamis, 24 Sep 2026 - 02:18 WIT

AMBON

Perpanjang kontrak PPPK Melalui Penilaian kinerja

Rabu, 23 Sep 2026 - 23:03 WIT

AMBON

Angka HIV Meningkat, Walikota : Stop Sex Bebas

Rabu, 23 Sep 2026 - 22:02 WIT