Piru, GardaMaluku.com— Momentum bersejarah terjadi di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) pada Rabu (3/8/2025) dengan dilaksanakannya pengiriman perdana bahan tambang berupa batu gamping dari Desa Hulung, Kecamatan Taniwel.
Agenda ini bukan sekadar prosesi seremonial, melainkan tonggak penting bagi daerah dalam mengelola potensi sumber daya alam untuk mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kehadiran para pemangku kepentingan lintas sektor menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung langkah strategis ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pengiriman dipimpin langsung oleh Bupati Seram Bagian Barat, Ir. Asri Arman, bersama Ketua TP PKK Ny. Rosbayani Asri.
Tampak hadir jajaran Forkopimda, yakni Dandim 1513/SBB, Kapolres SBB AKBP Andi Zulkifli, Kajari SBB Anto Widi Nugroho, serta Sekda Kabupaten SBB Alvin Tuasuun.
Turut mendampingi pula sejumlah pimpinan OPD, Danki Brimob, Komisaris dan Direktur PT Gunung Makmur Indah, para kepala desa se-Kecamatan Taniwel Timur, serta gandong dari Desa Rumahsoal dan Piru.
Kehadiran tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, hingga insan pers semakin menegaskan arti penting kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Asri Arman menyampaikan pesan kuat agar pengelolaan sumber daya alam tidak berhenti pada aktivitas pertambangan semata, melainkan harus menjadi instrumen pembangunan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat.
“Harapan saya, dengan adanya tambang ini dapat meningkatkan perekonomian, membuka lapangan kerja, dan menyejahterakan masyarakat. Namun, saya tekankan agar pengelolaan dilakukan secara bijak tanpa merusak lingkungan. Analisis dampak lingkungan harus selalu diperhatikan agar ada keseimbangan antara pemanfaatan dan kelestarian,” tegas Bupati.
Lebih jauh, Bupati menekankan pentingnya sinergitas antara pemerintah daerah, pihak swasta, dan masyarakat agar keberadaan tambang benar-benar memberi dampak positif.
PT Gunung Makmur Indah sebagai pengelola tambang diharapkan tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga mampu menghadirkan program-program pemberdayaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Pengiriman perdana batu gamping ini juga menjadi simbol kepercayaan diri Kabupaten SBB dalam memanfaatkan potensi alam Bumi Saka Mese Nusa secara terukur dan berkelanjutan.
Dengan hasil tambang yang bernilai ekonomi tinggi, pemerintah optimis SBB akan mampu meningkatkan daya saing daerah sekaligus memperluas peluang investasi.
Acara berlangsung penuh khidmat dan ditutup dengan doa lintas agama yang dipimpin oleh tokoh masyarakat, dilanjutkan prosesi pelepasan perdana pengiriman batu gamping dari Desa Hulung.***


















