RDP Komisi I DPRD Kota Ambon Bahas Laporan PHK di Planet 2000

- Redaksi

Jumat, 31 Oktober 2025 - 14:54 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GardaMaluku.com: Ambon,- Komisi I DPRD Kota Ambon menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pihak pemberi kerja dan penerima kerja terkait laporan pemutusan hubungan kerja (PHK) di perusahaan Planet 2000, jumat 31/10/2025.Rapat tersebut turut didampingi oleh Dinas Ketenagakerjaan Kota Ambon, perwakilan Komisi I, serta pendamping dari KSBCC (Koalisi Serikat Buruh dan Civil Community).

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Ambon, Fadli Toisutta, menjelaskan bahwa rapat ini merupakan tindak lanjut dari surat laporan karyawan yang didampingi KSBCC. Komisi I menilai penting untuk membuka ruang dialog antara kedua belah pihak agar permasalahan dapat diselesaikan secara adil dan manusiawi.

“Memang proses ini sudah masuk pada rana pengadilan, tetapi kami melihat masi ada ruang solusi lain yang bisa di tempuh, baik dari sisi keadilan maupun kemanusiaan” ujar toisutta usai rapat di kantor DPRD kota Ambon.

Menurutnya, Komisi I menekankan agar pihak perusahaan dan pekerja dapat menyelesaikan persoalan ini melalui pendekatan dialog dan emosional yang lebih konstruktif, bukan konfrontatif. Ia juga menegaskan bahwa DPRD akan terus menjalankan fungsi pengawasannya terhadap proses penyelesaian kasus tersebut.

“Kami meminta kedua pihak untuk menindaklanjuti Rekomendasi hasil rapat ini dalam tahapan penyelesaian yang lebih solutif. Komisi I akan terus memantau perkembangan dan melakukan koordinasi lanjutan,” tambah Toisutta.

Lebih lanjut, Komisi I juga berencana mendorong pembentukan Peraturan Daerah (Perda) Ketenagakerjaan Lokal di Kota Ambon. Regulasi ini diharapkan menjadi payung hukum untuk melindungi hak-hak pekerja dan memastikan setiap perusahaan mematuhi aturan seperti penerapan UMK, BPJS Kesehatan, dan BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga :  Sengketa Lahan Pantai Halong Memanas, DPRD Ambon Gelar RDP Libatkan TNI AL dan BPN

” Perda ini penting agar kejadian serupa tidak terulang di perusahan lain. Kami ingin ada perlindungan dan kepastian hukum bagi para pekerja di kota Ambon,” tutur Toisutta.

Dalam rapat tersebut, pihak perusahaan juga menghadirkan kuasa hukum untuk memberikan penjelasan terkait alasan pemberhentian karyawan. Komisi I kemudian menarik beberapa poin penting sebagai dasar rekomendasi penyelesaian.

Rapat ditutup dengan komitmen Komisi I untuk terus mengawal kasus ini hingga tercapai solusi yang berpihak pada keadilan dan kemanusiaan bagi semua pihak. (Oliv)

Berita Terkait

Richard Luhukay Masuk Bursa Calon Sekot 
Wattimena : Adipura Bukan Fokus Utama 
Kodam XV Terkesan Abaikan Tanggungjawab Korban Lakalantas Truck TNI
Penataan Sampah Semakin Baik, Mailuhu Optimis Kota Ambon Raih Adipura 
Antara Kewenangan dan Kepentingan, Ampera Maluku Uji Komitmen DPRD SBB Awasi Tambang
Wawali Kota Ambon Raih Penghargaan Anugerah Puspa Bangsa 2026
Muscab PKB Kota Ambon Resmi Digelar, Sahertian – G. Mochtar Digadang Jadi Ketua
Sekjen DPP Hadiri Halal Bihalal NasDem Maluku

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 17:46 WIT

Richard Luhukay Masuk Bursa Calon Sekot 

Rabu, 15 April 2026 - 16:32 WIT

Wattimena : Adipura Bukan Fokus Utama 

Rabu, 15 April 2026 - 16:28 WIT

Kodam XV Terkesan Abaikan Tanggungjawab Korban Lakalantas Truck TNI

Senin, 13 April 2026 - 18:56 WIT

Antara Kewenangan dan Kepentingan, Ampera Maluku Uji Komitmen DPRD SBB Awasi Tambang

Minggu, 12 April 2026 - 21:27 WIT

Wawali Kota Ambon Raih Penghargaan Anugerah Puspa Bangsa 2026

Berita Terbaru

AMBON

Richard Luhukay Masuk Bursa Calon Sekot 

Rabu, 15 Apr 2026 - 17:46 WIT

AMBON

Wattimena : Adipura Bukan Fokus Utama 

Rabu, 15 Apr 2026 - 16:32 WIT