Apresiasi Langkah Menteri ESDM Perihal Impor Solar, FORMID: Ini Terobosan, Harus Kita Dukung

- Redaksi

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 00:43 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta- Forum Moeda Indonesia (FORMID) menyambut baik rencana pemerintah yang menargetkan penghentian impor solar yang rencananya mulai berlangsung pada tahun 2026.

Langkah ini akan ditempuh melalui penerapan program mandatori biodiesel B50, yaitu campuran 50 persen bahan bakar nabati (Fatty Acid Methyl Ester/FAME) dengan solar konvensional.

“Kebijakan menyetop impor solar ini adalah sebuah terobosan yang harus kita dukung bersama. Atas arahan Bapak Presiden Prabowo dan Keberanian Menteri ESDM Bahlil dalam mengeksekusinya, semakin mempertegas positioning Indonesia dalam upaya mencapai kedaulatan energi,” demikian kata Ketum Forum Moeda Indonesia Abubakar Solissa dalam keterangannya, Jumat (10/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keputusan tegas ini diumumkan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, saat menjadi pembicara utama di Investor Daily Summit 2025.

Di hadapan para pelaku industri, Bahlil secara terbuka menyatakan bahwa implementasi program mandatori biodiesel B50 (campuran 50% bahan bakar nabati) akan menjadi kunci sebagai substitusi seluruh kebutuhan solar impor.

Baca Juga :  Jaqueline Sahetapy Resmi Jadi Terlapor Kasus Dugaan Manipulasi Dokumen Tambang di SBB

“Atas arahan Bapak Presiden, sudah diputuskan bahwa 2026, insya Allah akan kita dorong ke B50, dengan demikian tidak lagi kita melakukan impor solar ke Indonesia,” tegas Bahlil di Jakarta, Kamis (9/10).

Langkah ini didasari oleh keberhasilan program biodiesel yang telah berjalan dan terbukti ampuh menekan ketergantungan impor sekaligus menghemat devisa negara secara signifikan.

Berdasarkan data Kementerian ESDM, pemanfaatan biodiesel dari tahun 2020 hingga 2025 telah berhasil menghemat devisa hingga USD40,71 miliar.

Dengan penerapan B50, pemerintah memproyeksikan adanya potensi penghematan devisa tambahan yang sangat besar, yakni mencapai USD10,84 miliar hanya dalam satu tahun implementasinya di 2026.

Menurut Solissa, kebijakan ini bagian dari upaya menerjemahkan dan mengimplementasikan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga :  Presiden Bagikan 2000 Paket Sembako Untuk Masyarakat Maluku

“Apa yang dilakukan Bang Bahlil ini riliet dengan Asta Cita Bapak Presiden yang terbuat dalam poin kedua, yakni: memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi syariah, ekonomi digital, ekonomi hijau, dan ekonomi biru,” paparnya.

Selain itu, lanjut Solissa, program B50 juga dirancang untuk menutup sisa kuota impor yang masih ada di bawah kebijakan B40 saat ini. Data menunjukkan, pada tahun 2025, impor minyak solar diperkirakan masih berada di angka 4,9 juta kiloliter atau setara 10,58% dari total kebutuhan nasional.

“Implementasi B50 akan meningkatkan porsi bahan bakar nabati (Fatty Acid Methyl Ester/FAME) dalam solar secara masif, sehingga mampu menggantikan sepenuhnya volume impor tersebut dan menjadikan pasokan solar nasional 100% berasal dari sumber daya domestik,” pungkasnya.***

Berita Terkait

Sespimma Polri Angkatan 75 Perkuat Sinergi dengan Distanhorti Jabar untuk Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Temui Mentan, Bupati SBB Fokus Percepat Pengembangan Pertanian dan Agroindustri
KSBSI Gandeng SOKSI Rayakan May Day
Dugaan Mafia Tambang di SBB Menguat, Jaquelin Sahetapy Dilaporkan ke Bareskrim
Jaqueline Sahetapy Resmi Jadi Terlapor Kasus Dugaan Manipulasi Dokumen Tambang di SBB
Rakornas 2026 Minta Usulan Terverifikasi, Bupati SBB Siapkan Langkah Konkret Mitigasi
BPD HIPMI Maluku Tunjukkan Taring di Munas, Solid Dukung Reynaldo Bryan Menuju Kursi Ketum BPP HIPMI
Wawali Kota Ambon Raih Penghargaan Anugerah Puspa Bangsa 2026

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 18:32 WIT

Sespimma Polri Angkatan 75 Perkuat Sinergi dengan Distanhorti Jabar untuk Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:29 WIT

Temui Mentan, Bupati SBB Fokus Percepat Pengembangan Pertanian dan Agroindustri

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:07 WIT

KSBSI Gandeng SOKSI Rayakan May Day

Rabu, 29 April 2026 - 20:22 WIT

Dugaan Mafia Tambang di SBB Menguat, Jaquelin Sahetapy Dilaporkan ke Bareskrim

Selasa, 28 April 2026 - 11:40 WIT

Jaqueline Sahetapy Resmi Jadi Terlapor Kasus Dugaan Manipulasi Dokumen Tambang di SBB

Berita Terbaru