ATANSER Tegaskan Dukungan untuk PT Nusaina Group dan Alhidayat Wajo: Hentikan Fitnah, Utamakan Fakta

- Redaksi

Selasa, 30 September 2025 - 00:42 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Ambon, GardaMaluku.com– Aliansi Anak Tani dan Nelayan Pulau Seram (ATANSER) angkat bicara terkait maraknya pemberitaan negatif yang ditujukan kepada PT Nusaina Group dan Alhidayat Wajo.

Dalam pernyataan resmi yang disampaikan Ketua Umum Rudy Rumagia menilai bahwa tuduhan yang beredar banyak dipengaruhi kepentingan politik sesaat dan provokasi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Menurut dia, fakta di lapangan justru menunjukkan bahwa PT Nusaina Group telah memberi kontribusi nyata bagi Pulau Seram.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rumagia menialai, perusahaan ini dinilai konsisten membuka lapangan kerja, menyalurkan dana kemitraan kepada masyarakat adat pemilik lahan, serta menjalankan berbagai program tanggung jawab sosial seperti pembangunan infrastruktur desa, bantuan pendidikan, hingga layanan kesehatan.

Hal yang sama dikatakan Sekretaris Jenderal Agus IE. Opini yang menyebut perusahaan tidak memenuhi kewajiban tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Baca Juga :  Dana BOS Dicairkan Usai Dicopot, Mantan Kepsek SMA Negeri 30 Malteng Disorot

“Kami tahu apa yang telah dilakukan PT Nusaina Group. Perusahaan ini tetap konsisten memenuhi kewajiban finansial maupun sosial. Fitnah yang diarahkan jelas hanya untuk menjatuhkan,” ujarnya.

Di sisi lain, isu pencemaran lingkungan dan sengketa lahan yang kerap dilemparkan kepada PT Nusaina Group hingga kini belum terbukti secara hukum.

Agus menjelaskan, lembaga resmi seperti Dinas Lingkungan Hidup Malteng dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sudah meninjau langsung lokasi dan tidak menemukan pelanggaran serius.

Sementara itu, persoalan lahan lebih banyak berkaitan dengan dinamika internal masyarakat pemilik ulayat. “Perusahaan sudah mengikuti prosedur sesuai aturan negara. Jangan dipelintir menjadi bahan provokasi,” Agus.

Selain membela perusahaan, ATANSER juga menyatakan dukungan kepada Alhidayat Wajo.

Figur muda ini dinilai memiliki komitmen kuat pada masyarakat, terutama dalam membangun kemitraan dan membuka ruang dialog.

Baca Juga :  69 Ruko Pasar Mardika Minta Diselamatkan, PMII Tagih Sikap Tegas Pemprov dan DPRD Maluku

Sayangnya, menurut Agus, upaya tersebut sering dibalas dengan fitnah dan kampanye negatif.

“Padahal keberadaan beliau selama ini justru membantu masyarakat Seram,” ujarnya.

Pihaknya mengingatkan bahwa fitnah dan provokasi hanya akan menimbulkan perpecahan, memperlambat pembangunan, serta menghambat perputaran ekonomi lokal.

Agus menekankan, “Masyarakat tani dan nelayan Seram harus sadar, fitnah tidak memberi apa-apa selain memecah belah. Sementara PT Nusaina Group sudah memberi lapangan kerja, dana bagi hasil, dan kontribusi nyata. Kami akan terus mengawal perusahaan agar konsisten berpihak pada rakyat.”

Di akhir pernyataan, Agus menyerukan agar masyarakat Pulau Seram tetap bersatu, menolak provokasi, dan melihat fakta nyata di lapangan.

“Semua fitnah hanyalah upaya menjatuhkan. Kami tidak akan tinggal diam membiarkan hal itu merusak persatuan masyarakat Seram,” kunci dia. ***

Follow WhatsApp Channel gardamaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fraksi PDI Ambon Pertanyakan Anggaran Penanganan Karhutla Dishut Maluku, Upulatu : Kehadiran Pemprov Tidak Ada
Terkait Pembelian Solar Bersyarat, DPRD Tidak Segan Cabut Ijin Oprasional SPBU Yang Bandel
Wagub Maluku Buka Bakti TNI AD untuk Rakyat di MBD,
Monev Triwulan III BNPT, FKPT Maluku Tekankan Ketahanan Masyarakat dalam Pencegahan Terorisme
Langkah Strategis Konsolidasi PD AMPG Maluku
Langkah Strategis Konsolidasi PD AMPG Maluku
Pulau Geser Krisis Air Bersih, Koramil Angkut Pasokan dengan Longboat
Jumat Berkah Masif Tereksekusi, Danrem Raffles Pantau Renovasi Masjid An-Nur Transit Passo

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 01:09 WIT

Fraksi PDI Ambon Pertanyakan Anggaran Penanganan Karhutla Dishut Maluku, Upulatu : Kehadiran Pemprov Tidak Ada

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:02 WIT

Terkait Pembelian Solar Bersyarat, DPRD Tidak Segan Cabut Ijin Oprasional SPBU Yang Bandel

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:52 WIT

Wagub Maluku Buka Bakti TNI AD untuk Rakyat di MBD,

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:35 WIT

Monev Triwulan III BNPT, FKPT Maluku Tekankan Ketahanan Masyarakat dalam Pencegahan Terorisme

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:05 WIT

Langkah Strategis Konsolidasi PD AMPG Maluku

Berita Terbaru

Opini

Maluku Jangan Hanya Menjadi Penonton di Negeri Sendiri

Kamis, 8 Okt 2026 - 10:08 WIT