GardaMaluku.com, Piru: Madrasah Aliyah (MA) Ar-Rahman Limboro, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), kembali mencatat prestasi di tingkat nasional.
Untuk dua tahun berturut-turut, madrasah tersebut berhasil mengantarkan siswanya mewakili Provinsi Maluku dalam program Parlemen Remaja 2026 yang diselenggarakan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).
Tahun ini, giliran Ayatul Husna Alihadi, siswi kelas XII-2 MA Ar-Rahman Limboro, yang berhasil lolos sebagai peserta Parlemen Remaja 2026. Sebelumnya, pada 2025, madrasah yang berada di Limboro, Huamual, itu juga mengirimkan siswinya, Jingga Delviana, sebagai perwakilan Maluku dalam program yang sama.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ayatul dinyatakan lolos setelah melewati serangkaian proses seleksi yang dilakukan Sekretariat Jenderal DPR RI. Kepastian tersebut tertuang dalam Surat Nomor B/11509/HM.03.03/9/2026.
Untuk sampai pada tahap penetapan peserta definitif, Ayatul harus melewati sejumlah tahapan seleksi. Proses tersebut mencakup registrasi dan pengisian biodata, penulisan esai, pembuatan video kampanye, psikotes, hingga wawancara secara daring bersama tim penilai.
Capaian tersebut disambut gembira oleh civitas akademika MA Ar-Rahman Limboro.
Kepala MA Ar-Rahman Limboro, Jafar Abdulu, Sabtu (05/09) mengatakan keberhasilan Ayatul menjadi kebanggaan tersendiri bagi madrasah sekaligus membuktikan bahwa siswa dari daerah memiliki kemampuan untuk bersaing di tingkat nasional.
“Alhamdulillah, kami merasa bangga luar biasa dan bahagia atas capaian Ayatul. Ia mampu melewati tahapan demi tahapan seleksi sehingga dinyatakan lulus,” kata Jafar.
Menurut Jafar, persaingan dalam seleksi Parlemen Remaja cukup ketat. Ayatul harus bersaing dengan siswa dan siswi dari berbagai sekolah serta madrasah di Maluku, termasuk lembaga pendidikan yang memiliki reputasi dan fasilitas lebih memadai.
Karena itu, Jafar menilai capaian tersebut tidak hanya menjadi prestasi Ayatul, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan MA Ar-Rahman Limboro dalam mendorong siswanya berani tampil dan berkompetisi pada level nasional.
Parlemen Remaja merupakan program edukasi demokrasi DPR RI yang diselenggarakan sejak 2008. Program tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman kepada pelajar mengenai dunia keparlemenan, proses pembentukan undang-undang, serta simulasi pelaksanaan tugas anggota DPR RI.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diberi kesempatan mengikuti berbagai aktivitas simulasi parlemen, mulai dari menyusun dan membahas rancangan undang-undang, mengikuti rapat kerja komisi, kunjungan kerja, hingga rapat paripurna.
Program ini juga menjadi ruang pembelajaran bagi pelajar untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kepemimpinan, komunikasi, sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap persoalan publik.
Parlemen Remaja 2026 akan diikuti 200 pelajar terpilih dari seluruh provinsi di Indonesia dan dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada akhir September 2026. Tahun ini, program tersebut mengusung tema “Generasi Cerdas, Aksi Remaja Stop Perundungan, Ciptakan Sekolah Ramah dan Bermartabat.”
Bagi MA Ar-Rahman Limboro, keberhasilan Ayatul memperpanjang catatan prestasi madrasah selama dua tahun berturut-turut. Dari Limboro, Huamual, SBB, siswa kembali mendapat ruang untuk belajar langsung mengenai demokrasi dan kehidupan parlemen di tingkat nasional.
Jafar berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan berani berkompetisi meski berada dalam keterbatasan sarana pendidikan.
“Capaian ini kami harapkan menjadi pelecut semangat bagi siswa-siswi lain untuk juga berprestasi. Sekalipun dalam keterbatasan sarana dan prasarana madrasah, dengan ketekunan, keuletan, dan kerja keras, semua tidak ada yang mustahil untuk dicapai,” ujar Jafar.***


















