Diduga Oknum Guru SMK N 6 Ambon Pelecehan Seksual Kepada Siswi

- Redaksi

Jumat, 8 Agustus 2025 - 14:06 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 0;
brp_mask:0;
brp_del_th:null;
brp_del_sen:null;
delta:null;
module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo:  ;confidence:  ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 36;

i

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 0; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 36;

Diduga kuat salah satu oknum guru Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 6 Ambon berlokasi di Lateri, berinisial FN (Guru Bahasa Inggris) melakukan perbuatan tidak senonoh kepada salah satu siswi di sekolah tersebut.

Peristiwa ini terjadi pada hari Rabu, (06/08/2025) dilingkungan SMKN 6 Ambon. Perbuatan bejat si guru itu bermula saat jam pelajaran di kelas, kebetulan kelas dari siswi yang menjadi korban sementara kosong, si guru masuk ke ruang kelas tersebut.

Korban kemudian didatangi oknum guru tersebut, ketika itu korban sementara meminum minuman kemasan yang isinya berwarna merah, sehingga bibir korban terlihat kemerah-merahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Si guru kemudian menghampiri korban sambil memegang mulut korban dan mengoles bibir korban, tak berselang lama sisi guru mamajukan wajahnya dengan gestur ingin menciun bibir korban, sontak korban berteriak diikuti oleh teman-teman korban yang melihat perlakuan guru.

Mengalami persitiwa itu, korban kemudian pulang menceritakan kepada ibunya sambil menangis, ternyata obrolan korban dengan ibunya didengar oleh ayah korban.

Baca Juga :  Soal Laporan Pencemaran Nama Baik di WhatsApp, Kuasa Hukum Tegaskan Hendrik Lewerissa Hormati Proses Hukum

Tidak Terima anaknya dilecehkan ayah bersama ibu korban mendatangi sekolah, untuk mencari sang guru bejat tersebut.

Setelah bertemu ayah korban kemudian memukul guru tersebut sebanyak dua kali dan sempat memancing keributan, tak berselang lama Bhabinkamtibmas Kelurahan Materi datang ke lokasi kejadian untuk menenangkan keributan.

Dihadapan Bhabinkamtibmas dan orang tua korban si guru mengaku perbuatannya, dan untuk menyelesaikannya kemudian kedua belah pihak dibawa ke Polsek Baguala.

Diketahui, saat di Mako Polsek sudah dibuat surat pernyataan antara kedua belah pihak, namun kedatangan Kepala Sekolah, Eduard Luturmars terkesan memebela oknum guru tersebut.

Perlakuan Kepala Sekolah melindungi gurunya dan menyuruh membuat laporan polisi dengan dasar penganiayaan, dan menanggung biaya rumah sakit sang guru yang diketahui dirawat di RS Hative Kecil Otokuick.

Anehnya, siswi yang menjadi korban justeru diancam oleh Kepala Sekolah akan dipecat dari Sekolah tersebut.

Baca Juga :  Pemprov Maluku Dorong Ekowisata Sagu di SBT, Wujudkan Sapta Cita Gubernur dalam Sektor Pariwisata

Sementara itu berdasarkan informasi yang didapati ternyata oknum guru bejat tersebut kerap kali melakukan pelecehan seksual kepada siswi di sekolahnya.

Karena dari pengaduan beberapa siswi si oknum guru tersebut sering menghukun siswinya dengan nencubit pada bagian organ vital perempuan yakni pada bagian payudara.

Kepala Sekolah SMKN 6 Ambon, Drs, Eduard Luturmars, M. Si yang di konfirmasi media ini via whatsapp awalnya menampik kejadian tersebut dengan berpura-pura menanyakan guru siapa yang dimaksud.

Namun setelah menjelaskan nama guru dan keberadaan Kepsek di Polsek Baguala, barulah Kepelah Sekolah mengaku namun memberikan alasan kalau persialannya sudah selesai.

” Ada bukti ya, tuduhan itu tidak terbukti bung, lalu mereka sudah saling memaafkan,” isi pesan chat Kepsek.

Namun ketika dicerca sejumlah pertanyaan termasuk kebiasaan mencubit payudara sisiwi, Kepsek hanya membalas dengan emoji permintaan maaf.(Atick.T)

Berita Terkait

Komisi I Kawal Percepatan KPN Defenitif Hetive Besar dan Soya 
Ambon Perkuat Komitmen Wujudkan Lansia Sehat dan Produktif
WTP Diraih, Wali Kota Ambon Minta OPD Tuntaskan Temuan BPK Dalam 60 Hari
BULOG Gelontorkan Beras SPHP dan Percepat Penyaluran Bantuan Pangan Jaga Stabilitas Harga
KNPI SBB Apresiasi Kreativitas Pemuda, Tiga Maskot Terbaik Musda V 2026 Terpilih
BNI Serahkan 10 TPS untuk Dukung Kota Sehat
Sinode GPM Serahkan Hewan Kurban ke Masjid Al-Fatha
Ketua Bapera Maluku: Negara Tidak Boleh Kalah dari Pengusaha Nakal di Gunung Botak

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:30 WIT

Komisi I Kawal Percepatan KPN Defenitif Hetive Besar dan Soya 

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:00 WIT

Ambon Perkuat Komitmen Wujudkan Lansia Sehat dan Produktif

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:42 WIT

WTP Diraih, Wali Kota Ambon Minta OPD Tuntaskan Temuan BPK Dalam 60 Hari

Minggu, 7 Juni 2026 - 06:30 WIT

KNPI SBB Apresiasi Kreativitas Pemuda, Tiga Maskot Terbaik Musda V 2026 Terpilih

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:19 WIT

BNI Serahkan 10 TPS untuk Dukung Kota Sehat

Berita Terbaru

Daerah

Pemprov Maluku Komitmen Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:10 WIT