Ketua Bapera Maluku: Negara Tidak Boleh Kalah dari Pengusaha Nakal di Gunung Botak

- Redaksi

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:51 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GardaMaluku.com, Ambon– Ketua DPD Bapera Maluku, Subhan Pattimahu, menegaskan negara tidak boleh kalah terhadap pengusaha nakal yang diduga melakukan pelanggaran hukum di kawasan tambang emas Gunung Botak, Kabupaten Buru.

Pernyataan itu disampaikan Pattimahu menyusul pengungkapan kasus warga negara asing (WNA) di area tambang Gunung Botak oleh Satgas Penegakan Hukum (PKH) dan Imigrasi Maluku.

Pattimahu mengapresiasi langkah aparat yang berhasil menemukan WNA dengan dokumen keimigrasian yang diduga tidak sesuai aturan. Namun, menurutnya, persoalan tersebut tidak boleh berhenti hanya pada proses deportasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mengapresiasi kinerja Satgas PKH dan Imigrasi Maluku yang telah membuka kasus WNA di lokasi tambang emas Gunung Botak dengan dokumen imigrasi yang tidak sesuai dan melanggar aturan,” kata Pattimahu, Selasa (26/5/2026).

Baca Juga :  PC IMM SBB: Kinerja Fiskal Pemkab SBB Layak Diapresiasi, Hak ASN hingga PPPK Terjamin

Menurut Pattimahu, keberadaan para WNA tersebut mengindikasikan adanya dugaan aktivitas tambang ilegal maupun pelanggaran administratif oleh pihak perusahaan yang mempekerjakan mereka.

“Bukan hanya dengan dideportasi lalu masalah selesai. Ada dugaan operasi tambang secara ilegal dan perusahaan yang mempekerjakan serta membiayai para WNA ini harus ditindak tegas karena diduga melakukan pelanggaran administratif,” ujarnya.

Ia menilai aparat penegak hukum bersama instansi terkait harus menelusuri pihak perusahaan yang bertanggung jawab atas aktivitas tersebut, tanpa pandang bulu.

“Negara tidak boleh kalah dari pengusaha nakal. Harus ditelusuri perusahaan apa itu, siapa pun di belakang perusahaan tersebut tidak ada urusannya. Ini negara hukum, semua harus tunduk pada hukum,” tegas Pattimahu.

Pattimahu juga meminta Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serius mengusut legalitas aktivitas pertambangan di kawasan Gunung Botak.

Baca Juga :  Masih Momentum Haornas, Kodam Pattimura-Korem Binaiya dan ORADO Perkuat Sinergi Olahraga di Ambon

“Kami mendorong Dirjen Gakkum Kementerian ESDM agar serius melihat persoalan ini. Rakyat di Buru tidak boleh dirugikan oleh pengusaha-pengusaha nakal,” katanya.

Sebelumnya, kawasan tambang emas Gunung Botak kembali menjadi sorotan setelah tim gabungan menemukan puluhan WNA asal China berada di area pertambangan. Dari hasil pemeriksaan, sebagian di antaranya diduga menggunakan izin tinggal kunjungan atau visa turis meski berada di lokasi aktivitas tambang.

Kasus tersebut kini masih dalam pendalaman oleh tim gabungan yang melibatkan Imigrasi, TNI, Polri, Kejaksaan, dan instansi terkait lainnya guna memastikan legalitas keberadaan WNA maupun aktivitas perusahaan yang beroperasi di kawasan tambang tersebut.***

Berita Terkait

Ujung Tombak Pembangunan, Walikota Minta Lurah Perhatikan Daerah Masing-Masing
224 Pejabat Administrator dan Pengawas Dilantik, Wali Kota Ambon Tekankan Kinerja Sesuai Tupoksi
Masjid Al’Nurul Passo Jadi Lokasi Jumat Berkah Korem 151/Binaiya, TNI dan Warga Bergotong Royong
Keterlibatan 4 Anggota Polisi Dalam Jaringan Narkoba Internasional Terbongkar di Ruang Sidang
Masih Momentum Haornas, Kodam Pattimura-Korem Binaiya dan ORADO Perkuat Sinergi Olahraga di Ambon
Masyarakat Negeri Buano Tagi Janji Politik Gubernur Terkait Pembuatan Puskesmas Rawat Inap
Pangdam Tutup Dikmata TNI AD 2026, Danrem 151/Binaiya Ikut Saksikan Penyumpahan Prajurit Baru
Putuhena Dinilai Layak Pimpin Kemenag Seram Bagian Barat

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 13:40 WIT

Ujung Tombak Pembangunan, Walikota Minta Lurah Perhatikan Daerah Masing-Masing

Jumat, 11 September 2026 - 13:09 WIT

224 Pejabat Administrator dan Pengawas Dilantik, Wali Kota Ambon Tekankan Kinerja Sesuai Tupoksi

Jumat, 11 September 2026 - 10:18 WIT

Masjid Al’Nurul Passo Jadi Lokasi Jumat Berkah Korem 151/Binaiya, TNI dan Warga Bergotong Royong

Kamis, 10 September 2026 - 23:00 WIT

Keterlibatan 4 Anggota Polisi Dalam Jaringan Narkoba Internasional Terbongkar di Ruang Sidang

Rabu, 9 September 2026 - 20:56 WIT

Masyarakat Negeri Buano Tagi Janji Politik Gubernur Terkait Pembuatan Puskesmas Rawat Inap

Berita Terbaru