DPRD Kota Ambon Dukung Keberlanjutan Program SoG Lewat Kebijakan dan Penganggaran

- Redaksi

Selasa, 2 Desember 2025 - 13:32 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GardaMaluku.com : AMBON,- DPRD Kota Ambon menyatakan dukungan penuh terhadap keberlanjutan program Sound of Green (SoG), yang tahun ini turut berpartisipasi dalam Anugerah Kebudayaan PWI 2026. Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPRD Kota Ambon, Maurits Tamaela, di Kantor DPRD, Balai Rakyat Belakang Soya, Selasa (2/12/25).

Tamaela mengatakan, keikutsertaan SoG dalam ajang nasional tersebut menjadi bukti bahwa Ambon sebagai City of Music memiliki program unggulan yang kreatif, inovatif, serta mampu menjadi inspirasi bagi daerah lain.

“Dengan diikutkannya SoG, kita menunjukan bahwa Ambon mempunyai program kreatif yang diakui nasional dan internasional. DPRD akan terus mendukung pengembangan SoG melalui kebijakan dan penganggaran yang memadai,” ujarnya.

Ia menegaskan, SoG selama ini telah berkontribusi besar dalam menggerakkan ekosistem Ambon City of Music yang diakui UNESCO melalui perpaduan budaya dan kepedulian lingkungan. Karena itu, kata Tamaela, dukungan keberlanjutan program jauh lebih penting daripada sekadar mengejar penghargaan.

“Kami tentu berharap SoG membawa Ambon meraih hasil terbaik. Namun yang paling utama adalah memastikan program ini terus berlanjut demi pelestarian budaya dan lingkungan,” tandasnya.

Program SoG merupakan inisiatif Ambon Music Office (AMO) yang melibatkan komunitas lokal, akademisi Universitas Pattimura, serta UPTD KPH Ambon. Kegiatan utamanya mencakup penanaman pohon—khususnya bambu—di kawasan “Hutan Musik” di Negeri Amahusu. Bambu dipilih karena mampu mencegah erosi, menyerap air, sekaligus menjadi bahan baku utama pembuatan alat musik tradisional suling bambu.

Baca Juga :  Bodewin Tegaskan Komitmen Bersih Melayani

Selain menekan deforestasi, SoG juga berperan dalam edukasi pelestarian lingkungan bagi masyarakat dan musisi, serta memastikan ketersediaan bahan baku alat musik tradisional di masa depan.

Anugerah Kebudayaan PWI sendiri merupakan ajang nasional yang melibatkan wartawan serta para kepala daerah, sebagai upaya memperkuat kebudayaan lokal melalui sinergi antara pemerintah dan media. Penjurian dilakukan melalui proposal dan presentasi di hadapan dewan juri yang terdiri dari wartawan senior, budayawan, akademisi, dan pengurus PWI. Penganugerahan dijadwalkan berlangsung pada puncak perayaan HPN di Provinsi Banten, 8–9 Februari 2026. (Oliv)

Berita Terkait

BPS Catat Ekspor Maluku Naik 23,06 Persen, Kebijakan Gubernur Hendrik Berdampak
F- Golkar Ambon Minta Data Penerima BPJS Harus “Clean & Clear”
Ambon Car Free Night 2026 Resmi Dimulai, UMKM dan Seni Kreatif Jadi Magnet Wisata
Semarak Jelang HUT Proklamasi di Lapas Kelas II.A Ambon 
Pemkot Ambon Dorong Kolaborasi Lindungi Hak Anak Lewat Kegiatan Edukatif Komunitas
Lisa Wattimena Ajak Anak PAUD Cintai Budaya Sejak Dini Lewat Parade Kebaya Ambon
Sambut HUT ke-475, Pemkot Ambon Tanam 5.000 Gadihu dan Wajibkan ASN Aktifkan IKD
Kota Ambon Raih Peringkat I Manise Treasury Award, Terbaik dalam Penyaluran Dana Desa Semester I 2026

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:07 WIT

BPS Catat Ekspor Maluku Naik 23,06 Persen, Kebijakan Gubernur Hendrik Berdampak

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:38 WIT

F- Golkar Ambon Minta Data Penerima BPJS Harus “Clean & Clear”

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:16 WIT

Ambon Car Free Night 2026 Resmi Dimulai, UMKM dan Seni Kreatif Jadi Magnet Wisata

Senin, 27 Juli 2026 - 17:03 WIT

Semarak Jelang HUT Proklamasi di Lapas Kelas II.A Ambon 

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:06 WIT

Pemkot Ambon Dorong Kolaborasi Lindungi Hak Anak Lewat Kegiatan Edukatif Komunitas

Berita Terbaru