Dugaan Mafia Tanah di Ambon Disorot PP Pemuda Muhammadiyah, Anshari: Kita Bantu LBH

- Redaksi

Sabtu, 27 September 2025 - 19:09 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Ambon, GardaMaluku.com- Pemuda Muhammadiyah menyatakan sikap mendukung penuh Gerakan Koalisi Ambon Transparan (KAT) dalam mengawal kasus dugaan mafia tanah di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Ambon. Dukungan ini ditegaskan langsung oleh Ketua PP Pemuda Muhammadiyah, Muhammad Anshari, dalam pernyataannya di Ambon, Sabtu (27/09).

Anshari menegaskan, advokasi yang dilakukan oleh KAT merupakan gerakan moral yang wajib mendapat dukungan semua pihak, terutama karena persoalan mafia tanah bukan hanya menyangkut status hukum aset negara, tetapi juga berdampak pada kehidupan sosial-ekonomi masyarakat kecil di Kota Ambon.

“Banyak masyarakat akar rumput, khususnya pelaku ekonomi kreatif, yang menggantungkan hidup pada pemanfaatan lahan kosong milik pemerintah. Karena itu, pemerintah harus hadir mempertegas status hukum aset negara agar tidak ada lagi tindakan arogansi dan intimidasi dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” kata Anshari.

Menurutnya, praktik mafia tanah dapat memicu konflik sosial yang mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Oleh karena itu, semua pihak harus mendorong keterbukaan informasi, kepastian hukum, dan keberpihakan pada rakyat kecil.

Dalam kesempatan tersebut, Anshari menegaskan kesiapan LBH Pemuda Muhammadiyah untuk memberikan pendampingan hukum apabila diperlukan.

Baca Juga :  RBPL HIPMI Maluku Konsolidasi Internal Hingga Kunci Arah Perjuangan

“Pemuda Muhammadiyah siap berada di garda terdepan, memastikan hak-hak rakyat terlindungi dan aset pemerintah diselamatkan,” tegasnya.

Selain itu, Anshari juga mendesak DPRD Maluku untuk serius mengawal aspirasi masyarakat dan gerakan KAT, serta mendorong Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Ambon agar lebih transparan dan akuntabel.

“Transparansi BPN adalah kunci. Jangan ada ruang bagi mafia tanah untuk bermain di atas penderitaan rakyat. Ambon harus tetap aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warganya,” pungkas Anshari.***

Follow WhatsApp Channel gardamaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Instansi hingga Pelajar, Ratusan Peserta Meriahkan Tenis Meja Piala Panglima TNI di Ambon
Danrem Raffles Dampingi Pangdam Petarung Buka Bazar Murah HUT ke-81 TNI di Ambon
Mosi Tidak Percaya Mengguncang Musda IV Golkar MBD, Pimpinan Kecamatan dan Ormas Pendiri Minta DPD I Ambil Alih
Tanjung Batu Merah Kembali Jadi Perhatian Pemerintah, Tamaela: Tutup Kembali
240 CPNS Pemkot Diminta Memahami Teori Terapkan Nilai-Nilai Dasar Pelayanan Masyarakat
SMPN 2 Ambon Mendukung Program Pol PP Terkait PENTAS
Saham 1 persen Ambil Alih, DPRD Ambon Pertanyakan RUPS PT. DSA Tak Kunjung Digelar
Terkait Mie Gacoan, Upulatu : Jika Masih Bau, Tutup Lagi

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 21:18 WIT

Dari Instansi hingga Pelajar, Ratusan Peserta Meriahkan Tenis Meja Piala Panglima TNI di Ambon

Rabu, 23 September 2026 - 02:33 WIT

Danrem Raffles Dampingi Pangdam Petarung Buka Bazar Murah HUT ke-81 TNI di Ambon

Selasa, 22 September 2026 - 19:56 WIT

Mosi Tidak Percaya Mengguncang Musda IV Golkar MBD, Pimpinan Kecamatan dan Ormas Pendiri Minta DPD I Ambil Alih

Selasa, 22 September 2026 - 14:58 WIT

Tanjung Batu Merah Kembali Jadi Perhatian Pemerintah, Tamaela: Tutup Kembali

Selasa, 22 September 2026 - 14:53 WIT

240 CPNS Pemkot Diminta Memahami Teori Terapkan Nilai-Nilai Dasar Pelayanan Masyarakat

Berita Terbaru

AMBON

PENTAS Sasaran Sekolah di Pusat Kota Ambon

Jumat, 25 Sep 2026 - 11:08 WIT

KEPULAUAN TANIMBAR

FH UNLESA Kembali Luluskan Sarjana Hukum, Dekan Titip Pesan Integritas

Kamis, 24 Sep 2026 - 02:18 WIT

AMBON

Perpanjang kontrak PPPK Melalui Penilaian kinerja

Rabu, 23 Sep 2026 - 23:03 WIT