GAMKI Kritik Rotasi Pejabat di SBB, Ini Bukan Ajang Bagi-Bagi Loyalitas

- Redaksi

Jumat, 27 Juni 2025 - 22:07 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Piru, GardaMaluku.com– Praktik rotasi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) kembali menuai sorotan. Kali ini, Gerakan Angkata Muda Kristen Indonesia (GAMKI) SBB secara tegas menilai bahwa proses penempatan sejumlah pejabat belum mencerminkan prinsip meritokrasi dan justru sarat kepentingan non-struktural.

Ketua GAMKI Kabupaten SBB, Yabes Souhaly, menegaskan bahwa rotasi jabatan bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan bentuk tanggung jawab publik yang harus dijalankan secara profesional, transparan, dan berbasis pada kualifikasi aparatur.

“Jabatan itu bukan ajang uji coba atau tempat bagi-bagi loyalitas politik. Pemerintah harus berdiri di atas prinsip meritokrasi. Siapa pun yang ditempatkan, harus memenuhi syarat kompetensi, rekam jejak, dan integritas,” ujar Yabes saat dimintai keterangan, Jumat (27/6/2025).

GAMKI menyayangkan masih banyaknya jabatan strategis yang diisi oleh pelaksana tugas (Plt) tanpa pertimbangan hierarki dan kompetensi yang memadai.

Salah satu yang disorot adalah penunjukan Plt Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan, yang saat ini dijabat oleh ASN eselon III/b. Padahal, terdapat sejumlah ASN dengan jenjang eselon III/a dan telah mengikuti pelatihan kepemimpinan seperti Diklat PIM III atau PKA, yang dianggap lebih layak secara struktural.

“Ini bukan persoalan siapa dekat dengan siapa, tapi soal bagaimana kita membangun birokrasi yang kredibel. Penempatan pejabat yang tidak sesuai jenjang dan kompetensi justru melemahkan organisasi, memicu stagnasi, dan menurunkan moral ASN,” lanjut Yabes.

Baca Juga :  Risbani Silawane Dapat Dukungan AMPG Pimpin Golkar Maluku Tengah

Menurutnya, jika pola rotasi semacam ini terus dipertahankan, maka birokrasi daerah akan kehilangan daya saing dan kepercayaan publik.

Ia mendesak Bupati SBB sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian untuk melakukan evaluasi menyeluruh dan berani membenahi sistem rotasi jabatan secara objektif.

“Kalau ini dibiarkan, kita hanya sedang membangun birokrasi yang rapuh, tidak adaptif, dan jauh dari nilai profesionalisme. Harus ada keberanian politik untuk berubah,” pungkasnya.***

Berita Terkait

Serap Asmas Waiheru, Rahmi Ayu siap Realisasi
Saldi Matdoan: Instruksi Wali Kota Tual Jadi Teladan Kepemimpinan di Tengah Ancaman Karhutla
HIPPMAHB Maluku Gelar Training Leadership untuk Pelajar SMA-MA di Huamual
Tuhepaly Desak Pemprov Maluku Kebut Roadmap PT Maluku Energi Abadi, Benahi Manajemen Jemput PI 10 Persen Blok Masela
91 Tahun GPM, Pelayanan Diakonal Diperkuat Dukungan BTN dan Bank Maluku-Malut
Nusa Apono Road Race Championship 2026 Resmi Digelar, Wali Kota Ambon Dorong Talenta Muda Naik Kelas
Pendapatan UMKM DPRD Expo 2026 Tembus 320 Juta
Jumat Berkah Korem 151/Binaya Hadir di Almadinah, Danrem Raffles Turun Bersama Santri

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 19:14 WIT

Serap Asmas Waiheru, Rahmi Ayu siap Realisasi

Sabtu, 5 September 2026 - 19:04 WIT

Saldi Matdoan: Instruksi Wali Kota Tual Jadi Teladan Kepemimpinan di Tengah Ancaman Karhutla

Sabtu, 5 September 2026 - 18:53 WIT

HIPPMAHB Maluku Gelar Training Leadership untuk Pelajar SMA-MA di Huamual

Sabtu, 5 September 2026 - 13:56 WIT

Tuhepaly Desak Pemprov Maluku Kebut Roadmap PT Maluku Energi Abadi, Benahi Manajemen Jemput PI 10 Persen Blok Masela

Sabtu, 5 September 2026 - 13:09 WIT

91 Tahun GPM, Pelayanan Diakonal Diperkuat Dukungan BTN dan Bank Maluku-Malut

Berita Terbaru

AMBON

Serap Asmas Waiheru, Rahmi Ayu siap Realisasi

Sabtu, 5 Sep 2026 - 19:14 WIT