Mantan Napi Kasus PETI Masuk Proyek Unpatti, Soamole Sebut Integritas Kampus Dipertaruhkan

- Redaksi

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:57 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

GardaMaluku.com, Ambon – Kerja sama Universitas Pattimura (Unpatti) dengan PT Global Emas Bupolo dalam kegiatan normalisasi kawasan Kali Anahoni dan penataan Gunung Botak menuai sorotan dari Forum Kajian Pemuda Lintas Daerah (Forkapelinda).

Founder Forkapelinda, Suardi Soamole, mempertanyakan alasan kampus terbesar di Maluku yang dikenal sebagai Kampus Basudara menggandeng perusahaan yang dipimpin mantan narapidana kasus Pertambangan Tanpa Izin (PETI).

Menurut Soamole, keputusan tersebut memunculkan pertanyaan publik mengenai komitmen Unpatti dalam menjaga integritas akademik, etika kelembagaan, dan prinsip kehati-hatian dalam memilih mitra strategis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang menjadi pertanyaan kami, mengapa mantan narapidana kasus PETI justru diberi ruang menjadi mitra dalam proyek yang melibatkan institusi akademik sebesar Unpatti. Di sinilah integritas Kampus Basudara dipertaruhkan,” ujar Soamole.

Kerja sama tersebut melibatkan PT Global Emas Bupolo, yang sebelumnya bernama PT Sinergi Sahabat Setia (S3), dalam kegiatan pengelolaan tailing dan sosialisasi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) di Desa Kaiely, Kabupaten Buru.

Baca Juga :  Spekulasi Kehadiran JM di Sidang Paripurna HUT ke-450 Kota Ambon

Forkapelinda menyebut Direktur Utama PT Global Emas Bupolo, Mansur Lattaka, pernah diproses hukum dalam perkara Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pada 2023 saat menjabat Direktur Utama PT Tambang Batu Sulteng. Dalam perkara tersebut, yang bersangkutan kemudian dijatuhi pidana dan telah menjalani putusan pengadilan.

Selain itu, Forkapelinda juga menyoroti dugaan keterlibatan Mansur Lattaka dalam aktivitas pengolahan emas menggunakan bahan berbahaya seperti merkuri dan sianida di kawasan Kali Anahoni beberapa tahun silam. Organisasi tersebut juga menyebut Mansur pernah menginisiasi aksi massa di kawasan Kali Anahoni yang memicu ketegangan dengan masyarakat sebelum akhirnya diamankan aparat keamanan.

Atas dasar itu, Soamole meminta Universitas Pattimura memberikan penjelasan terbuka kepada publik mengenai pertimbangan yang melatarbelakangi penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan PT Global Emas Bupolo pada Agustus 2025.

Menurutnya, sebagai perguruan tinggi terbesar di Maluku, Unpatti memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan setiap kerja sama dibangun atas dasar rekam jejak yang baik, kredibilitas, serta kepatuhan terhadap hukum dan prinsip perlindungan lingkungan.

Baca Juga :  IAKN Ambon Bongkar Realitas Kekerasan Seksual Dunia Kampus Lewat Ngobrol Pintar

Forkapelinda juga mendesak Unpatti melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kerja sama tersebut. Apabila tidak ada langkah evaluasi, organisasi itu menyatakan akan menyampaikan surat resmi kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi guna meminta perhatian dan evaluasi terhadap kebijakan kampus.

Selain kepada Unpatti, Forkapelinda juga mendesak Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Maluku melakukan evaluasi terhadap keterlibatan PT Global Emas Bupolo dalam pengelolaan kawasan Gunung Botak. Organisasi tersebut meminta audit terhadap pola kemitraan dengan perusahaan swasta serta pengawasan yang lebih ketat terhadap pelaksanaan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR).

Soamole menegaskan, polemik tersebut tidak hanya menyangkut persoalan kerja sama, tetapi juga menyangkut kepercayaan publik terhadap marwah institusi pendidikan tinggi.

“Unpatti adalah Kampus Basudara yang menjadi kebanggaan masyarakat Maluku. Karena itu, setiap kebijakan yang diambil harus mencerminkan integritas, akuntabilitas, dan keberpihakan pada kepentingan publik serta kelestarian lingkungan,” tegasnya.***

Follow WhatsApp Channel gardamaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gotong Royong TNI dan Warga Percepat Pembangunan Jembatan Namlea Ilath
Karya Bakti di Panti Asuhan Santa Maria, Korem 151/Binaiya Hadirkan Semangat Jumat Berkah
Pemkot Ambon Dukung Transformasi Kesehatan Digital Berbasis AI Melalui Aiko Health
Kota Ambon Raih Terbaik I TPAKD Award 2026
Terkait nama Bansos, Upulatu Nikijuluw Pastikan Ambon 1 Sampai Letisel Tepat Sasaran
Kunjungan ke Kementrian PUPR Tahun Depan, Komisi III Upayakan Hak Warga Kota Ambon
RDP di Dinas PU Terkait Penuntasan Pekerjaan Fisik 2026, Komisi III : Tidak Boleh Ada Hutang Di Tahun Sebelumnya
Antusias Masyarakat Padati Pangan Murah Pemkot Ambon

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:00 WIT

Gotong Royong TNI dan Warga Percepat Pembangunan Jembatan Namlea Ilath

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:33 WIT

Karya Bakti di Panti Asuhan Santa Maria, Korem 151/Binaiya Hadirkan Semangat Jumat Berkah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:23 WIT

Pemkot Ambon Dukung Transformasi Kesehatan Digital Berbasis AI Melalui Aiko Health

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:01 WIT

Terkait nama Bansos, Upulatu Nikijuluw Pastikan Ambon 1 Sampai Letisel Tepat Sasaran

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:27 WIT

Kunjungan ke Kementrian PUPR Tahun Depan, Komisi III Upayakan Hak Warga Kota Ambon

Berita Terbaru