PLT Kepala SMKN 1 Kepulauan Tanimbar Diduga Langgar Aturan, Sejumlah Guru Minta Dinas Pendidikan Turun Tangan

- Redaksi

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:08 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

TANIMBAR UTARA, Garda-Maluku.com, – PLT Kepala SMK Negeri 1 Kepulauan Tanimbar, Sarlota Asnat Naressy, S.Pd., menjadi sorotan serius. Sejumlah guru dan pegawai menyampaikan keluhan terkait dugaan penyalahgunaan wewenang, perlakuan diskriminatif, serta pelanggaran tata kelola administrasi dan keuangan yang terjadi sejak yang bersangkutan menjabat pada Maret 2025.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini dari sumber internal yang meminta identitasnya dirahasiakan, terdapat sejumlah hal yang dinilai melanggar aturan dan merugikan pihak lain.

Beberapa guru honorer disebut diberhentikan secara sepihak, padahal mereka memiliki Surat Keputusan (SK) resmi dari Dinas Pendidikan Provinsi Maluku. Selain itu, berkas kenaikan pangkat dan kenaikan gaji berkala yang sudah diajukan sejumlah guru dikabarkan tidak kunjung ditandatangani, sehingga hak mereka tertahan tanpa kejelasan.

Para sumber juga menuding adanya perlakuan tidak adil. Ada guru yang sering tidak menjalankan tugas namun tidak dikenai sanksi, sementara guru lain yang melakukan pelanggaran ringan langsung diberi teguran atau surat peringatan.

Dalam pengelolaan keuangan, muncul dugaan ketidaksesuaian prosedur pada pencairan Dana BOS Pusat Tahap I Tahun 2026. Pencairan disebut dilakukan melalui bendahara yang belum memiliki dasar penugasan resmi, sedangkan bendahara sebelumnya yang masih memegang SK kolektif dari Gubernur Maluku justru tidak dilibatkan.

Selain itu, terdapat dugaan penggunaan dana tertentu tanpa penjelasan yang memadai – hal ini masih memerlukan klarifikasi dan verifikasi lebih lanjut.

Baca Juga :  Petrus Werembinan, "Pulau Kecil Tanimbar Menanggung Beban Lingkungan Terlalu Besar"

Tidak hanya itu, sejumlah guru mengaku sering ditegur secara terbuka dalam forum rapat, bahkan urusan pribadi ikut dibahas di hadapan rekan kerja maupun siswa.

Hal ini dinilai mempermalukan diri sendiri dan menciptakan suasana kerja yang tidak nyaman. Tugas juga sering diubah-ubah tanpa disertai Surat Keputusan resmi, sementara kebijakan yang diterapkan dinilai tidak konsisten.

Menyikapi hal tersebut, para guru meminta Dinas Pendidikan Provinsi Maluku dan instansi pengawas terkait segera melakukan pemeriksaan secara objektif, transparan, dan sesuai peraturan yang berlaku, guna mengungkap seluruh fakta yang sebenarnya.

Follow WhatsApp Channel gardamaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Usai Sebulan Digembleng di Bimbel, 70 Casis TNI AD Tanimbar Bertolak ke Ambon
PK dan ISKA Sepakat Bergandeng Tangan, Berkolaborasi Bersama Pemda Bangun Tanimbar Lebih Baik
Pertobatan Ekologis di Bumi Duan Lolat: LKLM, Pemuda Katolik, dan ISKA Tanimbar Tanam Harapan di Sumber Air Bomaki
Panas Terik dan Air Susah di Tanimbar, Jidon Kelmanutu: “Kita Mau Lari Kemana?”
Fraksi PDIP Dukung Aksi Save Hutan Yamdena, Jidon Kelmanutu, “Ini Gerakan Moral Anak Tanimbar”
Petrus Werembinan, “Pulau Kecil Tanimbar Menanggung Beban Lingkungan Terlalu Besar”
Ultrapetita dan Obscurum Libellum, Dua Asas yang Bikin Eksekusi Tanah Saumlaki Layak Ditangguhkan
FH UNLESA Kembali Luluskan Sarjana Hukum, Dekan Titip Pesan Integritas

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:25 WIT

Usai Sebulan Digembleng di Bimbel, 70 Casis TNI AD Tanimbar Bertolak ke Ambon

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:42 WIT

PK dan ISKA Sepakat Bergandeng Tangan, Berkolaborasi Bersama Pemda Bangun Tanimbar Lebih Baik

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:37 WIT

Pertobatan Ekologis di Bumi Duan Lolat: LKLM, Pemuda Katolik, dan ISKA Tanimbar Tanam Harapan di Sumber Air Bomaki

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:07 WIT

Panas Terik dan Air Susah di Tanimbar, Jidon Kelmanutu: “Kita Mau Lari Kemana?”

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:47 WIT

Fraksi PDIP Dukung Aksi Save Hutan Yamdena, Jidon Kelmanutu, “Ini Gerakan Moral Anak Tanimbar”

Berita Terbaru