Penertiban Tambang Cinnabar Iha Didorong Jadi Momentum Jaga Keamanan dan Ketertiban

- Redaksi

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:40 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Piru, Maluku– Penertiban sementara aktivitas Tambang Rakyat Cinnabar di wilayah Desa Iha, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), mendapat dukungan dari Raja Negeri Iha yang juga anggota DPRD Provinsi Maluku, Zain Syaiful Latukaisupy.

Latukaisupy menilai langkah Polda Maluku bersama Polres SBB dan Polsek Huamual untuk mengosongkan kawasan tambang merupakan upaya yang tepat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Menurutnya, penghentian sementara aktivitas di kawasan Gunung Cinnabar juga dapat menjadi momentum untuk menata kembali kondisi keamanan, terutama setelah terjadinya konflik antara warga Dusun Jakarta Baru, Desa Loki, dan warga Desa Luhu di kawasan tersebut.

“Menurut saya, langkah ini baik adanya. Paling tidak, kejadian-kejadian seperti konflik antar desa dan persoalan lainnya jangan sampai terulang kembali,” ujar Latukaisupy melalui sambungan telepon, Senin (24/8/2026).

Ia berharap pengosongan kawasan dapat memberikan ruang bagi aparat dan seluruh pihak terkait untuk memastikan situasi kembali kondusif sebelum aktivitas masyarakat di kawasan tersebut dilanjutkan.

Latukaisupy juga menekankan pentingnya menempatkan kepentingan masyarakat sebagai pertimbangan utama dalam setiap kebijakan terkait kawasan tambang.

Menurut dia, aktivitas ekonomi dan pemanfaatan sumber daya alam tetap perlu berjalan seiring dengan upaya menjaga keamanan, keselamatan, serta hubungan sosial antarmasyarakat.

Baca Juga :  Polisi Soroti Miras dan Narkoba di Tambang Sinabar Huamual

“Saya sangat mengapresiasi serta mendukung langkah bapak-bapak penegak hukum dari Polda Maluku dan Polres SBB beserta jajarannya dalam melakukan penertiban bagi para penambang dengan mengosongkan area tambang hingga memastikan Tambang Cinnabar ini benar-benar kosong,” tegasnya.

Ia berharap setelah situasi keamanan benar-benar kondusif, pemerintah bersama aparat penegak hukum dan masyarakat dapat mencari solusi terbaik terkait penataan aktivitas pertambangan di kawasan tersebut.

Bagi Latukaisupy, penertiban tidak semata-mata dimaknai sebagai penghentian aktivitas, tetapi juga sebagai langkah untuk menciptakan kondisi yang lebih aman sehingga kepentingan masyarakat dapat terlindungi.***

Berita Terkait

Pertikaian Patahuwe-Lisabata Pecah Setelah Insiden Kebakaran Kebun, Polisi Siagakan Personel
Ujung Tombak Pembangunan, Walikota Minta Lurah Perhatikan Daerah Masing-Masing
224 Pejabat Administrator dan Pengawas Dilantik, Wali Kota Ambon Tekankan Kinerja Sesuai Tupoksi
Memperingati HUT Ke 37, SD Negeri 75 Passo Perkuat Kolaborasi
Masjid Al’Nurul Passo Jadi Lokasi Jumat Berkah Korem 151/Binaiya, TNI dan Warga Bergotong Royong
Masih Momentum Haornas, Kodam Pattimura-Korem Binaiya dan ORADO Perkuat Sinergi Olahraga di Ambon
Masyarakat Negeri Buano Tagi Janji Politik Gubernur Terkait Pembuatan Puskesmas Rawat Inap
Pangdam Tutup Dikmata TNI AD 2026, Danrem 151/Binaiya Ikut Saksikan Penyumpahan Prajurit Baru

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 00:23 WIT

Pertikaian Patahuwe-Lisabata Pecah Setelah Insiden Kebakaran Kebun, Polisi Siagakan Personel

Jumat, 11 September 2026 - 13:40 WIT

Ujung Tombak Pembangunan, Walikota Minta Lurah Perhatikan Daerah Masing-Masing

Jumat, 11 September 2026 - 13:09 WIT

224 Pejabat Administrator dan Pengawas Dilantik, Wali Kota Ambon Tekankan Kinerja Sesuai Tupoksi

Jumat, 11 September 2026 - 10:24 WIT

Memperingati HUT Ke 37, SD Negeri 75 Passo Perkuat Kolaborasi

Jumat, 11 September 2026 - 10:18 WIT

Masjid Al’Nurul Passo Jadi Lokasi Jumat Berkah Korem 151/Binaiya, TNI dan Warga Bergotong Royong

Berita Terbaru