Rakerda HIPMI Maluku Resmi Digelar, Ketum Reza Tekan Peran Pengusaha Muda sebagai Penggerak Ekonomi Daerah

- Redaksi

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:05 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GardaMaluku.com, Ambon— Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Maluku menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran pengusaha muda sebagai motor penggerak ekonomi daerah melalui pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) BPD HIPMI Maluku yang digelar di Ambon, Selasa (12/5/2026).

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Ketua Umum BPP HIPMI yang diwakili Wasekjen Bidang III sekaligus Ketua Satgas Energi BPP HIPMI, Jay Singgih. Pembukaan ditandai dengan prosesi pemukulan tifa bersama Ketua Umum BPD HIPMI Maluku, Muhammad Reza Mony, Sekretaris Umum Gemelita Pattiradjawane, Bendahara Umum Didit Ibrahim Serang, serta Ketua Panitia Muhammad Fahrul Kaisuku.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut mantan Ketua Umum BPD HIPMI Maluku periode 2006-2009 Arifin Rumra, jajaran pengurus BPD HIPMI Maluku, para Ketua Umum BPC HIPMI kabupaten/kota se-Maluku, pengurus dan kader HIPMI, hingga mitra organisasi dari sektor perbankan seperti Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Ketua Umum BPD HIPMI Maluku, Muhammad Reza Mony, menegaskan bahwa Rakerda bukan sekadar agenda formal organisasi, melainkan ruang konsolidasi gagasan dan penyatuan arah perjuangan organisasi dalam menjawab tantangan pembangunan ekonomi daerah.

Baca Juga :  Gerakan “Bersih-Bersih” Didorong, KNPI SBB Minta Bupati Asri Tegas Soal Aset Daerah

Menurutnya, di tengah dinamika ekonomi global dan percepatan transformasi digital, HIPMI dituntut untuk tampil lebih progresif, adaptif, dan solutif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

“HIPMI tidak boleh hanya menjadi organisasi pengusaha muda biasa. HIPMI harus hadir sebagai motor penggerak ekonomi daerah yang mampu menjawab tantangan zaman dan kebutuhan masyarakat,” kata Reza.

Ia menekankan bahwa program kerja HIPMI ke depan harus benar-benar menyentuh kebutuhan anggota, memperkuat kapasitas pengusaha muda, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi Maluku.

Reza juga menyoroti besarnya potensi sumber daya yang dimiliki Maluku, mulai dari sektor kelautan dan perikanan, rempah-rempah, pariwisata, hingga energi dan sumber daya alam lainnya. Namun di sisi lain, Maluku masih menghadapi berbagai tantangan seperti persoalan konektivitas antarwilayah, distribusi logistik, keterbatasan akses pembiayaan, serta ketimpangan pembangunan di wilayah kepulauan.

Karena itu, ia menegaskan pengusaha muda Maluku tidak boleh hanya menjadi penonton di daerah sendiri.

“Pengusaha muda Maluku harus tampil sebagai pelaku utama pembangunan ekonomi daerah. HIPMI harus hadir sebagai bagian dari solusi atas berbagai tantangan pembangunan,” ujarnya.

Baca Juga :  Penyaluran Hewan Qurban di Hila, SOKSI dan Golkar Maluku Diterima Hangat Raja dan Masyarakat

Dalam forum tersebut, HIPMI Maluku juga menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, dunia perbankan, investor, serta seluruh pemangku kepentingan pembangunan.

Menurut Reza, kolaborasi menjadi kunci utama dalam mendorong kemajuan ekonomi daerah, khususnya dalam pengembangan sektor-sektor strategis seperti energi, pangan, dan hilirisasi sumber daya daerah.

Kehadiran BPP HIPMI melalui Wasekjen Bidang III sekaligus Ketua Satgas Energi BPP HIPMI disebut menjadi bentuk perhatian serius organisasi pusat terhadap pengembangan potensi ekonomi dan pengusaha muda di Maluku.

Melalui Rakerda tersebut, seluruh peserta diharapkan aktif memberikan gagasan, kritik, dan masukan konstruktif demi memperkuat organisasi dan melahirkan keputusan strategis bagi masa depan HIPMI Maluku.

Menutup sambutannya, Reza mengajak seluruh kader HIPMI menjaga soliditas organisasi dan semangat persaudaraan dalam membangun daerah.

“Kita ingin membuktikan bahwa dari Maluku akan lahir pengusaha-pengusaha muda yang kuat, mandiri, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” tandasnya.***

Berita Terkait

FKP 2026 BPBL Ambon Diharapkan Dapat Meningkatkan Kualitas Sektor Perikanan
Rencana Pengukuran Tanah di Passo Mendapat Perlawanan 
Wali Kota Soroti Akurasi Data Kemiskinan dan Digitalisasi Bansos Dinsos
Rahakbauw Ancam Pimpinan Kecamatan Golkar Kota Ambon, Alihkan Dukungan Kepada Toisuta
Dorong Kebijakan Afirmatif, Lekransy Usulkan Dana Khusus untuk Daerah Kepulauan
Urbanisasi Tinggi, Ambon Perlu Kebijakan Publik Berbasis Data dan Pengembangan Smart CityRail
Kepala Desa Luhu Tidak Bisa Diberhentikan Karena Tekanan Kepentingan Kelompok, Alvin: Harus Sesuai Aturan Hukum
Bupati Maluku Tenggara Hadiri Musda KNPI, Tegaskan Dukungan terhadap Persatuan dan Peran Pemuda

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:09 WIT

FKP 2026 BPBL Ambon Diharapkan Dapat Meningkatkan Kualitas Sektor Perikanan

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:29 WIT

Rencana Pengukuran Tanah di Passo Mendapat Perlawanan 

Senin, 22 Juni 2026 - 16:57 WIT

Wali Kota Soroti Akurasi Data Kemiskinan dan Digitalisasi Bansos Dinsos

Senin, 22 Juni 2026 - 14:19 WIT

Rahakbauw Ancam Pimpinan Kecamatan Golkar Kota Ambon, Alihkan Dukungan Kepada Toisuta

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:59 WIT

Dorong Kebijakan Afirmatif, Lekransy Usulkan Dana Khusus untuk Daerah Kepulauan

Berita Terbaru

AMBON

Rencana Pengukuran Tanah di Passo Mendapat Perlawanan 

Rabu, 24 Jun 2026 - 09:29 WIT