Sadam Bugis Minta Gubernur Maluku Tarik Ucapan Perihal Statement DOB

- Redaksi

Minggu, 27 April 2025 - 21:31 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ambon, GardaMaluku.com— Tokoh muda asal Maluku Tenggara, Sadam Bugis, memproteksi keras Gubernur Maluku terkait pernyataan kontroversial soal pemekaran wilayah. Sadam meminta gubernur segera menarik pernyataannya yang menyebut isu pemekaran Daerah Otonom Baru (DOB) sebagai hoaks.

Desakan ini dilontarkan setelah publikasi hasil Rapat Dengar Pendapat Komisi II DPR RI bersama Ditjen OTDA yang menyatakan bahwa moratorium pemekaran daerah resmi dibuka kembali, dengan syarat dan indikator yang lebih ketat serta berbasis regulasi.

“Ini bukti nyata. Bukan lagi wacana. Ketika pemerintah pusat membuka peluang, mengapa Gubernur Maluku justru menutup pintu aspirasi rakyatnya sendiri?” tegas Sadam, Minggu (27/04)

Menurutnya, sikap gubernur yang berlatar belakang hukum seharusnya menjadi pelindung aspirasi masyarakat, bukan malah menjadi tembok penghalang.

Sadam menyebut, pernyataan gubernur yang disampaikan pada 10 Maret 2025 di Magelang memperlihatkan minimnya empati terhadap perjuangan masyarakat Tenggara.

“Orang Tenggara ingin hidup lebih sejahtera, lebih layak, menikmati pelayanan publik yang setara. Pemekaran adalah jalan kami. Menghalangi berarti mematikan harapan kami,” tambahnya.

Sadam juga menyambut antusias dukungan dari tokoh nasional Maluku, Melkias Frans, yang dalam pidato yudisium UNPATTI menegaskan bahwa pemekaran menjadi jalan emas bagi generasi muda Maluku untuk menggapai masa depan lebih cerah.

Baca Juga :  Isu Musda IMM Seret Wattimena, DPD KNPI: Wali Kota Ambon Tokoh Netral - Dekat dengan Pemuda

“Gubernur seharusnya belajar dari sosok Melkias Frans — berani membela rakyat, bukan membungkam harapan,” sindir Sadam tajam.

Mengakhiri pernyataannya, Sadam mengirim ultimatum terbuka: Kami siap lahir batin memperjuangkan Maluku Tenggara Raya. Jangan pernah berpikir membendung ombak aspirasi rakyat. Jika gubernur tetap keras kepala, maka rakyatlah yang akan bertindak.***

Berita Terkait

Ujung Tombak Pembangunan, Walikota Minta Lurah Perhatikan Daerah Masing-Masing
224 Pejabat Administrator dan Pengawas Dilantik, Wali Kota Ambon Tekankan Kinerja Sesuai Tupoksi
Memperingati HUT Ke 37, SD Negeri 75 Passo Perkuat Kolaborasi
Masjid Al’Nurul Passo Jadi Lokasi Jumat Berkah Korem 151/Binaiya, TNI dan Warga Bergotong Royong
Masih Momentum Haornas, Kodam Pattimura-Korem Binaiya dan ORADO Perkuat Sinergi Olahraga di Ambon
Masyarakat Negeri Buano Tagi Janji Politik Gubernur Terkait Pembuatan Puskesmas Rawat Inap
Pangdam Tutup Dikmata TNI AD 2026, Danrem 151/Binaiya Ikut Saksikan Penyumpahan Prajurit Baru
Putuhena Dinilai Layak Pimpin Kemenag Seram Bagian Barat

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 13:40 WIT

Ujung Tombak Pembangunan, Walikota Minta Lurah Perhatikan Daerah Masing-Masing

Jumat, 11 September 2026 - 13:09 WIT

224 Pejabat Administrator dan Pengawas Dilantik, Wali Kota Ambon Tekankan Kinerja Sesuai Tupoksi

Jumat, 11 September 2026 - 10:24 WIT

Memperingati HUT Ke 37, SD Negeri 75 Passo Perkuat Kolaborasi

Jumat, 11 September 2026 - 10:18 WIT

Masjid Al’Nurul Passo Jadi Lokasi Jumat Berkah Korem 151/Binaiya, TNI dan Warga Bergotong Royong

Rabu, 9 September 2026 - 20:56 WIT

Masyarakat Negeri Buano Tagi Janji Politik Gubernur Terkait Pembuatan Puskesmas Rawat Inap

Berita Terbaru