Sudah Teken MoU, SUPM Waiheru Minta Isi Tenaga Pengajar Umum Yang Kosong

- Redaksi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:21 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ambon, GardaMaluku.com : Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUMP) Waiheru Ambon, merupakan salah satu sekolah dari 7 (tujuh) SUPM se-Indonesia dibawah kewenangan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Namun tenaga pengajar di SUPM Ambon masih terbatas dari sekolah-sekolah yang lain. Hanya mata pelajaran tertentu yang ada.

Kepala SUPM Waiheru Ambon, Abdul Azis Usehamu mengatakan di sekolahnya ada 26 tenaga pengajar dan tersebar di 4 (empat) mata pelajaran yang tersedia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk guru-gurunya yang mengajar di SUPM Ambon ini semuanya merupakan guru-guru dari kementrian kelautan dan perikanan dan mengajarkan bidang kompetensi keahlian masing-masing,” jelas Usemahu kepada Media, Rabu (26/08/2026).

Baca Juga :  Pemuda Muhammadiyah: Pengelolaan Sampah Kota Ambon Buruk

Menurutnya 26 tenaga pengajar tersebut  hanya untuk mata pelajaran kejuruan sedangkan untuk mata pelajaran umum seperti Bahasa Indonesia, Matetatika, Agama belum ada.

“Bisa teman-teman mengajar tetapi lebih baiknya lagi kalau guru-guru sesuai bidangnya yang mengajar. Makanya itu kita kerjasama dengan Dinas Pendidikan untuk kolaborasi MoU minta guru-guru bantu kita dalam pelajaran di SUPM Waiheru Ambon,” pungkasnya.

Dilanjutkannya, sedangkan untuk menambahkan guru mata pelajaran umum harus mengikuti tes seleksi uji kompetensi pegawai negeri sipil (PNS).

“kita beberapa tahun ini tidak dikasih kuota dari kementrian untuk guru, tapi berikutnya dari kementrian membuka calon negeri sipil dan kita akan mengusulkan guru-guru yang mengajar di pelajaran umum tersebut,” katanya.

Baca Juga :  Tingkatkan Kualitas Demokrasi, Bawaslu Evaluasi Pengawasan Pemilu dan Pilkada di Maluku

Usemaku menyampaikan, dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) Kelautan dan Perikanan perlunya dukungan dari Kementrian Kelautan dan Perikanan serta  Pemerintah Provinsi.

“alhamdulillah sampai saat ini kita dukungan dari kementrian kelautan dan perikanan dan dinas pemerintah provinsi ini sangat mendukung dalam menyelenggarakan dalam bidang kelautan dan perikanan di tingkat sma/smk di Maluku. Tentunya semua itu kita berharap peserta didik bisa membangun SMD kelautan dan perikanan di Maluku, dalam membangun bidang kalautan dan perikanan dengan sangat baik,” harapnya.***

Berita Terkait

Ujung Tombak Pembangunan, Walikota Minta Lurah Perhatikan Daerah Masing-Masing
224 Pejabat Administrator dan Pengawas Dilantik, Wali Kota Ambon Tekankan Kinerja Sesuai Tupoksi
Memperingati HUT Ke 37, SD Negeri 75 Passo Perkuat Kolaborasi
Masjid Al’Nurul Passo Jadi Lokasi Jumat Berkah Korem 151/Binaiya, TNI dan Warga Bergotong Royong
Masih Momentum Haornas, Kodam Pattimura-Korem Binaiya dan ORADO Perkuat Sinergi Olahraga di Ambon
Masyarakat Negeri Buano Tagi Janji Politik Gubernur Terkait Pembuatan Puskesmas Rawat Inap
Pangdam Tutup Dikmata TNI AD 2026, Danrem 151/Binaiya Ikut Saksikan Penyumpahan Prajurit Baru
Putuhena Dinilai Layak Pimpin Kemenag Seram Bagian Barat

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 13:40 WIT

Ujung Tombak Pembangunan, Walikota Minta Lurah Perhatikan Daerah Masing-Masing

Jumat, 11 September 2026 - 13:09 WIT

224 Pejabat Administrator dan Pengawas Dilantik, Wali Kota Ambon Tekankan Kinerja Sesuai Tupoksi

Jumat, 11 September 2026 - 10:24 WIT

Memperingati HUT Ke 37, SD Negeri 75 Passo Perkuat Kolaborasi

Jumat, 11 September 2026 - 10:18 WIT

Masjid Al’Nurul Passo Jadi Lokasi Jumat Berkah Korem 151/Binaiya, TNI dan Warga Bergotong Royong

Kamis, 10 September 2026 - 16:00 WIT

Masih Momentum Haornas, Kodam Pattimura-Korem Binaiya dan ORADO Perkuat Sinergi Olahraga di Ambon

Berita Terbaru