UU Kepulauan Solusi Penanganan Konflik sosial Maluku – Malut

- Redaksi

Kamis, 7 Agustus 2025 - 13:28 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

GardaMaluku.com, – Ambon : Penyelesaian konflik sosial antara Maluku dan Maluku Utara yang cenderung terjadi belakang ini perlu ditangani secara komprehensif.

Salah satu adalah dengan disahkannya Rancangan Undang Undang Kepulauan yang sudah lama bergulir untuk dijadikan sebagai Undang Undang.

Hal ini disampaikan Asisten III Administrasi Umum Setda Provinsi Maluku Utara, Asrul Gailea, dalam kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintah Daerah Maluku dan Maluku Utara (Malut) yang berlangsung di SwissBell Hotel Ambon, Rabu (06/08/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Gailea, pentingnya dorongan legislatif terhadap pengesahan Undang-Undang Daerah Kepulauan, karena wilayah seperti Maluku dan Maluku Utara, yang terdiri dari gugusan pulau-pulau, membutuhkan payung hukum yang spesifik untuk menjamin keberlanjutan pembangunan dan pemerataan pelayanan publik.

“RUU Daerah Kepulauan sudah dibahas di DPD RI, tapi masih mentok di DPR RI. Ini yang perlu kita dorong bersama, khususnya dari para wakil rakyat asal Maluku dan Maluku Utara,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku dan Maluku Utara menyatakan komitmen kuat dalam memperkuat koordinasi lintas sektor untuk mengantisipasi dan menangani potensi konflik sosial yang mungkin terjadi di wilayah kepulauan tersebut.

Lewat Rakor yang berlangsung di bawa Tema Analisis Permasalahan dan Strategi Kontinjensi Penanganan Konflik Sosial menegaskan sebuah komitmen pentingnya semua pihak untuk menahan diri dan menjaga stabilitas sosial-politik yang ada di daerah. Himbauan agar para tokoh politik, akademisi, dan pengamat di Maluku Utara menerapkan pendekatan cooling down dalam menyikapi isu-isu sensitif demi mencegah potensi gesekan antar kelompok.

“Semua kita harus puasa bicara dulu. artinya kalau salah bicara bisa memunculkan konflik sosial. Ini soal menjaga Maluku Utara tetap kondusif,” ujar Asrul Gailea dalam wawancara

Terkait dengan aspek teknis penanganan konflik, Gailea menyebut bahwa sejumlah anggaran telah disiapkan dalam APBD. Upaya pengamanan dan koordinasi dengan unsur TNI juga telah dilakukan, termasuk kesiapan operasional berbasis SOP (Standar Operasional Prosedur) yang telah tertata.

“Kolaborasi kita dengan aparat keamanan, termasuk TNI, sangat solid. Semua sudah diantisipasi, baik sebelum maupun sesudah kejadian, dengan prosedur yang jelas,”ungkapnya

Dalam konteks sosial budaya, ia juga menyinggung pentingnya menjaga nilai-nilai persaudaraan yang telah lama hidup di tengah masyarakat Maluku dan Maluku Utara. Simbol-simbol adat dan kesultanan, menurutnya, berperan penting dalam memperkuat identitas dan keharmonisan masyarakat lintas etnis dan agama.

“Hubungan saudara masih kuat di sini. Kita harus rawat itu. Simbol-simbol kesultanan juga menjadi jembatan penting dalam menjaga persatuan,” ucap Gailea. (Tsy)

Follow WhatsApp Channel gardamaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HIPMI Kota Ambon Bidik Kolaborasi Strategis dengan Kemenkum Maluku Lindungi Produk UMKM
Terima Kasih Pangdam Pattimura, Warga Taniwel Timur Harap Bisa Hadir Resmikan Jembatan Wai Nawayaya
KNPI Maluku Apresiasi Sikap Kesatria Pangdam Pattimura Hentikan Sementara Pembangunan Waitomu
Feri Bermasalah, Wandri Desak Gubernur Evaluasi Kepala Dinas Perhubungan Maluku
Libatkan 64 Tim, Turnamen Domino ORADO MBD Semarakkan Sumpah Pemuda 2026
Gotong Royong TNI dan Warga Percepat Pembangunan Jembatan Namlea Ilath
Karya Bakti di Panti Asuhan Santa Maria, Korem 151/Binaiya Hadirkan Semangat Jumat Berkah
Cegah Paparan Paham Radikal pada Anak, FKPT Maluku Dorong Ketahanan Psikologis Keluarga

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 13:36 WIT

HIPMI Kota Ambon Bidik Kolaborasi Strategis dengan Kemenkum Maluku Lindungi Produk UMKM

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:37 WIT

Terima Kasih Pangdam Pattimura, Warga Taniwel Timur Harap Bisa Hadir Resmikan Jembatan Wai Nawayaya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:16 WIT

KNPI Maluku Apresiasi Sikap Kesatria Pangdam Pattimura Hentikan Sementara Pembangunan Waitomu

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:08 WIT

Feri Bermasalah, Wandri Desak Gubernur Evaluasi Kepala Dinas Perhubungan Maluku

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:56 WIT

Libatkan 64 Tim, Turnamen Domino ORADO MBD Semarakkan Sumpah Pemuda 2026

Berita Terbaru

AMBON

Pekan Pembayaran PBB Tanpa Denda Mulai Senin Mendatang

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:32 WIT