Ambon Terapkan Sistem Non-Tunai untuk BBM Armada Sampah demi Transparansi Subsidi

- Redaksi

Selasa, 25 November 2025 - 18:15 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GardaMaluku.com : AMBON, – Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) resmi menerapkan kebijakan pembayaran non-tunai untuk seluruh pengisian bahan bakar minyak (BBM) armada pengangkut sampah mulai 1 Oktober 2025. Kebijakan ini diumumkan langsung oleh Kepala DLHP Kota Ambon, Apries Gaspersz, dalam wawancara di kantornya, Selasa (25/11/2025).

Gaspersz menegaskan bahwa seluruh transaksi di SPBU bagi armada sampah kini wajib menggunakan metode pembayaran digital. “Hari ini, terhitung 1 Oktober, seluruh angkutan armada sampah di Kota Ambon itu isi bensin di pom bensin tidak lagi terima uang tunai,” ujarnya.

Penerapan sistem non-tunai tersebut bertujuan meningkatkan transparansi penggunaan anggaran, khususnya terkait BBM bersubsidi yang dialokasikan untuk operasional pengangkut sampah. Melalui transaksi digital, catatan konsumsi BBM dapat dipantau secara real time sekaligus meminimalisasi potensi penyalahgunaan subsidi.

Menurut Gaspersz, perubahan ini adalah langkah penting untuk memastikan bahwa subsidi yang diberikan pemerintah benar-benar digunakan sesuai peruntukan. “Ini bagian dari pertanggungjawaban pengelolaan anggaran. Mau tidak mau, suka tidak suka, aturan ini wajib dijalankan,” tegasnya.

Kebijakan mendadak ini diakui berpotensi menimbulkan penolakan dari sebagian pihak. Gaspersz bahkan meminta waktu satu bulan untuk sosialisasi guna meredam kemungkinan aksi protes. Meski demikian, ia memastikan aturan tetap diberlakukan dan meminta seluruh pihak menyesuaikan diri.

Baca Juga :  Dewan Kota Pertanyakan Penetapan Tersangka Pembakaran Rumah di Hunuth

Kebijakan ini turut terinspirasi dari konsultasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait pengelolaan sampah. Dalam pertemuan tersebut, Gubernur DKI Jakarta disebut menyatakan kesiapan membantu Kota Ambon dalam penguatan sistem pengelolaan sampah. Namun bantuan itu masih berada dalam perencanaan jangka panjang.

Sementara itu, penerapan sistem non-tunai BBM menjadi langkah awal yang dianggap paling realistis untuk memperbaiki tata kelola anggaran dan distribusi subsidi di sektor persampahan.

Dengan kebijakan ini, Pemerintah Kota Ambon menegaskan komitmennya menuju pengelolaan sampah yang lebih modern, transparan, dan akuntabel. (Oliv)

Berita Terkait

Kekerasan Berulang Jadi Alarm Bahaya, Pemuda Muhammadiyah Maluku Desak Negara Bertindak Tegas
Pemprov Maluku Sambung Hangat Grand Opening Zest Hotel
Green Mining Dialog 2025, KNPI Maluku Agendakan Dialog Isu Lingkungan dan Pertambangan
Pedagang Terminal Mardika Minta Kelonggaran Waktu Jualan Jelang Nataru
Komisi I Mediasi 11 Aset Pemkot Ambon di Atas Lahan Keluarga Alfons
Bulog Serahkan Bantuan Pangan di Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon 
JPU Limpahkan Berkas Tiga Teersangka Tambahan Kasus Korupsi DD dan ADD Negeri Tiouw  
Kesederhanaan Perayaan Natal Unit II Sektor Pison Jemaat GPM Negeri Lama

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 18:59 WIT

Kekerasan Berulang Jadi Alarm Bahaya, Pemuda Muhammadiyah Maluku Desak Negara Bertindak Tegas

Kamis, 11 Desember 2025 - 20:24 WIT

Pemprov Maluku Sambung Hangat Grand Opening Zest Hotel

Kamis, 11 Desember 2025 - 13:21 WIT

Green Mining Dialog 2025, KNPI Maluku Agendakan Dialog Isu Lingkungan dan Pertambangan

Rabu, 10 Desember 2025 - 20:54 WIT

Pedagang Terminal Mardika Minta Kelonggaran Waktu Jualan Jelang Nataru

Rabu, 10 Desember 2025 - 20:36 WIT

Komisi I Mediasi 11 Aset Pemkot Ambon di Atas Lahan Keluarga Alfons

Berita Terbaru

AMBON

Pemprov Maluku Sambung Hangat Grand Opening Zest Hotel

Kamis, 11 Des 2025 - 20:24 WIT