GardaMaluku.com, Ambon— Momentum Milad ke-94 Pemuda Muhammadiyah Maluku menjadi ajang penguatan arah gerakan kader menuju kepemimpinan daerah dan pengabdian sosial. Dalam kegiatan semarak Milad yang digelar di Graha Ambon Ekspres, Minggu (3/5/2026), Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Maluku, Dr. Achmad Jais Ely, secara resmi meluncurkan tiga program strategis Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Maluku.
Tiga program tersebut yakni Madrasah Anti Korupsi, Sekolah Kader Negarawan, dan Pemuda Tani.
Peluncuran ditandai dengan pemukulan tifa bersama Sekretaris Wilayah Muhammadiyah Maluku, Abdullah Marasabessy, sebagai simbol dimulainya gerakan kaderisasi dan penguatan kontribusi sosial Pemuda Muhammadiyah di Maluku.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mengusung tema “Bertumbuh dan Mengakar untuk Indonesia Jaya”, kegiatan Milad berlangsung khidmat dan dihadiri berbagai unsur pemerintah, tokoh organisasi, hingga kader Pemuda Muhammadiyah lintas generasi.
Dalam sambutannya, Dr. Achmad Jais Ely menyampaikan apresiasi terhadap langkah progresif Pemuda Muhammadiyah Maluku yang dinilai mampu menghadirkan program-program strategis dan relevan dengan kebutuhan bangsa saat ini.
Menurut Ely yang juga merupakan
Ely yang Pembina LPCR-PM Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Maluku itu, bahwa ketiga program tersebut menunjukkan bahwa Pemuda Muhammadiyah tidak hanya hadir sebagai organisasi kepemudaan, tetapi juga sebagai ruang pembinaan karakter, kepemimpinan, dan pemberdayaan masyarakat.
“Madrasah Anti Korupsi menjadi langkah penting membangun integritas generasi muda. Sekolah Kader Negarawan akan melahirkan kader-kader visioner, sementara Pemuda Tani menjadi jawaban atas tantangan ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga berharap Pemuda Muhammadiyah terus menjaga semangat kolaborasi dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah.
“Pemuda Muhammadiyah harus terus tumbuh sebagai kekuatan moral dan intelektual yang mampu memberikan solusi bagi daerah dan bangsa,” katanya.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Maluku, Rimbo Bugis, menegaskan bahwa arah gerakan Pemuda Muhammadiyah ke depan tidak lagi sekadar berbicara mengenai perubahan cara pandang, tetapi harus berani mengambil peran strategis dalam kepemimpinan daerah.
“Pemuda Muhammadiyah bukan lagi sekadar bicara perubahan cara pandang, tetapi harus berani tampil dan merebut kepemimpinan di daerah,” tegas Rimbo.
Ia mendorong seluruh kader untuk memiliki keberanian, kapasitas, dan integritas dalam menghadapi kontestasi kepemimpinan demi membawa perubahan positif bagi Maluku.
“Seluruh kader harus berani bertarung dan berpolitik secara bijak agar melahirkan pemimpin yang benar-benar bermanfaat bagi daerah,” ujarnya.
Menurut Rimbo, peluncuran tiga program unggulan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar besar Pemuda Muhammadiyah dalam mencetak kader yang berintegritas, berdaya saing, dan siap menjadi pemimpin masa depan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Wilayah Muhammadiyah Maluku Abdullah Marasabessy, Ketua Bawaslu Maluku Dr. Subair, Ketua Komisi III DPRD Maluku Alhidayat Wadjo, Kanit I Krimsus Polda Maluku Idris Mukadar, Anggota DPRD Kabupaten Seram Bagian Barat Rahmat Basiha, jajaran Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Maluku, serta para mantan Ketua Wilayah Pemuda Muhammadiyah Maluku dari masa ke masa, yakni Isa Raharusun, Harun Wailissa, Reza Bahwerez, dan Muhammad Anshari.***


















