Seram Bagian Barat, Gardamaluku.com— Tanpa mengenal lelah usai tiba di Bandara Pattimura, Gubernur Maluku bersama Bupati Seram Bagian Barat (SBB) langsung bergerak menuju lokasi terdampak bentrok di Desa Patahuwe dan Desa Lisabata, Kecamatan Taniwel, Kabupaten SBB, Senin (14/9).

Setibanya di lokasi, rombongan langsung menemui para pengungsi warga Patahuwe di Taniwel, meninjau langsung kondisi rumah-rumah warga serta bangunan pastori yang terdampak, sebelum akhirnya melanjutkan kunjungan untuk menemui warga Desa Lisabata.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Maluku menyerahkan berbagai bantuan darurat berupa seragam sekolah, kursi roda, makanan siap saji, paket sembako, serta sejumlah bantuan lainnya guna meringankan beban para pengungsi.
Sementara itu, Bupati SBB menyerahkan bantuan bahan bangunan untuk rehabilitasi tempat tinggal serta memastikan pemulihan dokumen administrasi kependudukan (adminduk) warga Patahuwe yang ludes terbakar. Penyerahan hari ini merupakan kelanjutan dari rangkaian penyaluran bantuan yang sebelumnya telah disalurkan melalui Dinas Sosial Provinsi Maluku dan Dinas Sosial Kabupaten SBB sejak Minggu (13/9).

Bentrok antarwarga yang terjadi pada Jumat (11/9) lalu sempat ditinggalkan oleh para pimpinan daerah yang sedang menjalankan tugas luar. Saat kejadian, Gubernur Maluku tengah berada di Semarang untuk mengantarkan kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Maluku. Di saat yang sama, Bupati SBB tengah mengikuti kegiatan Lemhanas di Jakarta yang bersifat wajib bagi seluruh kepala daerah sesuai jadwal gelombang penugasan, di mana Bupati SBB tergabung dalam batch 3, menyusul Wali Kota Ambon pada batch 1 dan Bupati Maluku Tengah pada batch 2.
Kendati para kepala daerah berada di luar daerah saat insiden pecah, jajaran forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) tingkat kabupaten bergerak cepat. Pada Jumat malam hari kejadian, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Dandim, Kapolres, hingga Danyon TP telah berada di lokasi untuk mengendalikan situasi dan mengamankan area konflik.
Dalam peninjauan lapangan ini, Gubernur Maluku didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi pratama dan tokoh masyarakat, di antaranya Kepala Biro Kesra, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Perkim, Plt Kadis PU, Rektor UIN, serta tokoh masyarakat SBB Nataniel Elake dan Irwan Patty.
Sedangkan Bupati SBB didampingi oleh Wakil Bupati, Kapolres, Dandim, Kajari, Sekda, Kalak BPBD, Kadis Pendidikan, Kadis Capil, Kadis Kominfo, Sekdis Perumahan, Staf Ahli Bupati, perwakilan Dinas Sosial, Kabag Protokol, Kabag Umum, serta Plt Kabag Hukum.
Pemerintah daerah mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap menjaga keamanan, menahan diri, dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah kerukunan. Semangat kekeluargaan dan persaudaraan terus digaungkan demi mewujudkan kedamaian yang berkelanjutan di bumi Maluku, sesuai prinsip lokal mari lain sayang lain.


















