Ambon Sinergi Menuju Kota Pangan Aman dan Sehat

- Redaksi

Rabu, 16 April 2025 - 19:18 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garda Maluku.Com : Ambon, 15 April 2025 – Pemerintah Kota Ambon secara resmi meluncurkan Program Nasional Ketahanan Pangan Terpadu tahun 2025 dalam sebuah acara yang berlangsung di Ruang Vlisingen, Balai Kota Ambon, pada pukul 08.30 WIT. Acara ini dihadiri oleh Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, bersama jajaran Camat, Kepala Desa/Lurah, Pimpinan OPD, Kepala Balai POM Ambon, dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bodewin Wattimena menegaskan bahwa ketahanan pangan bukan hanya tentang ketersediaan makanan, tetapi juga tentang keamanan, kualitas, dan gizi yang terkandung di dalamnya. Ia mengajak seluruh elemen untuk berkolaborasi aktif dalam menjadikan Ambon sebagai kota yang sadar pangan.

“Kehadiran Balai POM dalam program ini merupakan bentuk dukungan konkret terhadap upaya intervensi ketahanan pangan yang dimulai dari desa, sekolah, hingga pasar. Ini sejalan dengan Gerakan Masyarakat Sadar Pangan Aman (GMPA) dan visi nasional untuk menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak,” ujar Bodewin.

Ia juga menekankan pentingnya pengawasan yang ketat terhadap makanan yang dijual di restoran, usaha rumah tangga, dan jajanan pasar. Pembentukan tim terpadu untuk pengawasan makanan saat hari besar keagamaan juga diinisiasi guna mencegah risiko keracunan.

Kebersihan dan penyimpanan makanan disebut sebagai dua faktor utama dalam menjaga keamanan pangan. Dalam pandangan Wali Kota, ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha.

Sementara itu, Kepala Balai POM Ambon, Tamran Ismail, S.Si., MP, menyoroti pentingnya pengawasan, pembinaan, dan pendampingan yang harus dilakukan secara terintegrasi, mulai dari pemerintah pusat hingga desa. Ia menegaskan bahwa ketahanan pangan harus berbasis regulasi yang kuat, seperti yang tertuang dalam UU dan PP No. 86 Tahun 1999.

Baca Juga :  Kembali Penyidik Polda Maluku Dipraperadilankan, Terkait Kasus Stiker WA

Tamran juga memperkenalkan program Food Happy sebagai bagian dari upaya peningkatan keamanan pangan. Ia berharap seluruh instansi dapat saling mendukung dalam menjamin mutu pangan yang beredar, termasuk pangan impor, agar masyarakat terlindungi dari risiko kontaminasi atau keracunan.

Kerja sama lintas sektor, termasuk dengan sekolah dan pasar, telah ditandatangani sebagai bentuk komitmen bersama, bukan sekadar simbolik. Harapannya, Ambon dapat menjadi contoh kota dengan sistem ketahanan pangan yang kokoh, aman, dan berkelanjutan. (***/Oliv)

Berita Terkait

Terdakwa Meyzen Sahurilla Diputus Bebas 
Dikukuhkan sebagai Bunda Guru PGRI Kota Ambon, Lisa Wattimena Ajak Guru Jaga Integritas dan Wujudkan Generasi Emas
Setelah Dilantik Jadi Kepala Rutan, Meta Siap Lanjutkan Program Capaian
Yayasan Kesehatan GPM Perkuat Komitmen Pembenahan RS Sumber Hidup 
Jaga Kinerja Pemerintahan Tetap Optimal, Pemprov Maluku Proses Pengisian 79 Jabatan
BPS Catat Ekspor Maluku Naik 23,06 Persen, Kebijakan Gubernur Hendrik Berdampak
Ambon Car Free Night 2026 Resmi Dimulai, UMKM dan Seni Kreatif Jadi Magnet Wisata
Semarak Jelang HUT Proklamasi di Lapas Kelas II.A Ambon 

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:40 WIT

Terdakwa Meyzen Sahurilla Diputus Bebas 

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:41 WIT

Dikukuhkan sebagai Bunda Guru PGRI Kota Ambon, Lisa Wattimena Ajak Guru Jaga Integritas dan Wujudkan Generasi Emas

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:36 WIT

Setelah Dilantik Jadi Kepala Rutan, Meta Siap Lanjutkan Program Capaian

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:49 WIT

Yayasan Kesehatan GPM Perkuat Komitmen Pembenahan RS Sumber Hidup 

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:37 WIT

Jaga Kinerja Pemerintahan Tetap Optimal, Pemprov Maluku Proses Pengisian 79 Jabatan

Berita Terbaru