Semua Kasus Korupsi Ditangani Pidsus Kejati Tidak Diam Ditempat

- Redaksi

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:31 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

GardaMaluku.com : AMBON,- Kejaksaan Tinggi Maluku, mempertegas semua dugaan tindak pidana korupsi yang selama ini sementara ditangani oleh Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Maluku sementara berjalan dan mengalami perkembangan.

“Saat ini semua laporan dugaan korupsi masih secara intens ditangani Pidsus Kejati Maluku,” ungkap Kepala Seksie Penerangan Hukum (Kasiepenkum) Kejati Maluku, Ardin keada media ini, Rabu, (01/07/2026) di Ambon.

Kasiepenkum tegaskan saat ini beberapa kasus sudah ada peningkatan dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan, sementara ada beberapa kasus masih menunggu klarifikasi dari BPK.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi tidak benar kalau ada pihak yang mengatakan perkara korupsi hanya diam di tempat atau tidak mengalami perkembangan,” tegas Ardin.

Dirinya mencotohkan, seperti perkara dugaan korupsi proyek preservasi jalan lingkar Buru, Namlea – Samalagi- Air Biaya – Teluk Bara pada Satker SKPD- TP Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Maluku Tahun Anggaran 2023 telah dinaikan ke tahap penyidikan.

Kemudian perkara Lingkar Pulau Wokam Kabupaten Kepulauan Aru, Pidsus sementara meminta ahli teknik untuk menghitungnya. Tetapi disamping itu, Penyidik Pidsus juga telah memanggil beberapa pihak yang berkaitan dengan proyek tersebut, menunggu hasil pemeriksaan keluar kemudian diserahkan ke BPK untuk klarifikasi.

Sementara untuk, kasus air bersih Pulau Haruku, saat ini hasil audit BPK baru saja diterima penyidik, begitu juga dengan kasus BRI, dari pihak BPK sudah melakukan klarifikasi. Termasuk beberapa kasus lainnya juga sementara melalui proses.

Menurut Ardin, semua pihak juga sudah mengetahui untuk menentukan kerugian negara harus menunggu hasil audit dari BPK sesuai dengan Yuridis Formil Putusan Mahkamah Agung.

Dikatakan lanjut, proses penegakkan hukum tetap berjalan sesuai dengan mekanisme yang ada, untuk itu diharapkan semua pihak percayakan kepada Kejati Maluku.

“Penyidik sangat serius menuntaskan dugaan korupsi yang saat ini ditangani,” ucapnya. (Atick.T)

Follow WhatsApp Channel gardamaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Ilegal Oil di Mamua, Istri Tersangka Kecewa Dengan Pemberitaan Media 
Baru Lima Saksi Diperiksa, Pengacara Keluarga Fikram Heluth Minta Kapolda Maluku Pantau Kinerja Anggota
PN Ambon Eksekusi Lahan eks Hotel Anggrek, Latuponno : Jangan Takut Lawan Mafia Tanah 
Polisi Diminta Tak Terseret Dugaan Konspirasi Eksekusi Eks Hotel Anggrek
Keterlibatan 4 Anggota Polisi Dalam Jaringan Narkoba Internasional Terbongkar di Ruang Sidang
Imanuel Birahy Berhasil Diamankan Setelah Empat Hari Kabur Dari Lapas Ambon
Terdakwa Meyzen Sahurilla Diputus Bebas 
Tersangka Pembongkaran Rumah Dusun Lai Bebas Berkeliaran, Korban Minta Keadilan 

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:30 WIT

Kasus Ilegal Oil di Mamua, Istri Tersangka Kecewa Dengan Pemberitaan Media 

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:47 WIT

Baru Lima Saksi Diperiksa, Pengacara Keluarga Fikram Heluth Minta Kapolda Maluku Pantau Kinerja Anggota

Kamis, 17 September 2026 - 11:54 WIT

PN Ambon Eksekusi Lahan eks Hotel Anggrek, Latuponno : Jangan Takut Lawan Mafia Tanah 

Rabu, 16 September 2026 - 13:16 WIT

Polisi Diminta Tak Terseret Dugaan Konspirasi Eksekusi Eks Hotel Anggrek

Kamis, 10 September 2026 - 23:00 WIT

Keterlibatan 4 Anggota Polisi Dalam Jaringan Narkoba Internasional Terbongkar di Ruang Sidang

Berita Terbaru

AMBON

Pekan Pembayaran PBB Tanpa Denda Mulai Senin Mendatang

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:32 WIT