Dana BOS Dicairkan Usai Dicopot, Mantan Kepsek SMA Negeri 30 Malteng Disorot

- Redaksi

Senin, 14 April 2025 - 20:53 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ambon, GardaMaluku.com— Dugaan penyalahgunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) kembali mencuat, kali ini terjadi di SMA Negeri 30 Maluku Tengah. Mantan Kepala Sekolah, Dayanti Sarpan, dilaporkan mencairkan dana BOS meski secara administratif telah tidak lagi menjabat.

Informasi yang diperoleh dari sumber terpercaya menyebutkan bahwa Surat Keputusan (SK) pergantian kepala sekolah diterbitkan pada 13 Februari 2025, diikuti dengan serah terima jabatan kepada kepala sekolah baru, Darmayanti Karmen, pada 14 Februari 2025.

Namun, data menunjukkan bahwa pencairan dana BOS masih dilakukan oleh Dayanti Sarpan baik sebelum maupun sesudah proses pergantian. Pada 30 Januari 2025, dana BOS sebesar Rp200 juta dicairkan saat ia masih menjabat.

Sementara pencairan kedua dilakukan pada 26 Februari 2025, sebesar Rp90 juta—terjadi 12 hari setelah ia tidak lagi memiliki kewenangan struktural sebagai kepala sekolah.

“Seluruh urusan administrasi dan keuangan semestinya telah menjadi tanggung jawab kepala sekolah yang baru. Namun faktanya, pencairan dana tetap dilakukan oleh pejabat lama,” ujar sumber yang enggan disebutkan namanya kepada redaksi.

Temuan ini memicu pertanyaan serius, mengingat saldo dana BOS di rekening sekolah dilaporkan hanya tersisa sekitar Rp400 ribu. Dugaan penyalahgunaan pun mengemuka.

Baca Juga :  61 Formasi Guru Menghilang, GMPI Maluku Desak Audit Seleksi PPPK Kota Ambon

Sumber tersebut mendesak aparat penegak hukum, dalam hal ini Polres Maluku Tengah dan Kejaksaan Negeri, untuk turun tangan menyelidiki dugaan pelanggaran yang terjadi.

“Ini bukan soal nominal semata, tetapi soal akuntabilitas dan integritas dalam mengelola dana publik di sektor pendidikan. Perlu ada evaluasi dan tindakan hukum jika ditemukan pelanggaran,” tegasnya.

Sebagai informasi, SMA Negeri 30 Maluku Tengah berlokasi di Desa Walang Spancibi, Kecamatan Kepulauan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. ***

Berita Terkait

Pertikaian Patahuwe-Lisabata Pecah Setelah Insiden Kebakaran Kebun, Polisi Siagakan Personel
Ujung Tombak Pembangunan, Walikota Minta Lurah Perhatikan Daerah Masing-Masing
224 Pejabat Administrator dan Pengawas Dilantik, Wali Kota Ambon Tekankan Kinerja Sesuai Tupoksi
Memperingati HUT Ke 37, SD Negeri 75 Passo Perkuat Kolaborasi
Masjid Al’Nurul Passo Jadi Lokasi Jumat Berkah Korem 151/Binaiya, TNI dan Warga Bergotong Royong
Masih Momentum Haornas, Kodam Pattimura-Korem Binaiya dan ORADO Perkuat Sinergi Olahraga di Ambon
Masyarakat Negeri Buano Tagi Janji Politik Gubernur Terkait Pembuatan Puskesmas Rawat Inap
Pangdam Tutup Dikmata TNI AD 2026, Danrem 151/Binaiya Ikut Saksikan Penyumpahan Prajurit Baru

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 00:23 WIT

Pertikaian Patahuwe-Lisabata Pecah Setelah Insiden Kebakaran Kebun, Polisi Siagakan Personel

Jumat, 11 September 2026 - 13:40 WIT

Ujung Tombak Pembangunan, Walikota Minta Lurah Perhatikan Daerah Masing-Masing

Jumat, 11 September 2026 - 13:09 WIT

224 Pejabat Administrator dan Pengawas Dilantik, Wali Kota Ambon Tekankan Kinerja Sesuai Tupoksi

Jumat, 11 September 2026 - 10:24 WIT

Memperingati HUT Ke 37, SD Negeri 75 Passo Perkuat Kolaborasi

Jumat, 11 September 2026 - 10:18 WIT

Masjid Al’Nurul Passo Jadi Lokasi Jumat Berkah Korem 151/Binaiya, TNI dan Warga Bergotong Royong

Berita Terbaru