GardaMaluku.com, Ambon: Fakultas Ilmu Sosial Keagamaan (FISK) Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon menjadikan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 sebagai momentum untuk memperkuat pendidikan karakter, kreativitas, dan perlindungan anak melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Negeri Ema, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon, Sabtu (25/7/2026).
Kegiatan bertajuk “Sayangi Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” itu merupakan kolaborasi Tim Bastori Teologi FISK IAKN Ambon bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) IAKN Ambon yang tengah melaksanakan pengabdian di Negeri Ema.
Program tersebut melibatkan dosen dan mahasiswa dari lima program studi di lingkungan FISK IAKN Ambon, yakni Program Studi Teologi, Pariwisata Agama dan Budaya, Pastoral Konseling, Agama dan Budaya, serta Ilmu Komunikasi. Kegiatan juga diikuti anak-anak dan remaja Jemaat GPM Ema yang antusias mengikuti berbagai sesi edukatif dan permainan kreatif.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan dibuka oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial Keagamaan IAKN Ambon, Dr. B. Sipora Warella, M.Th., serta diawali dengan sambutan dan doa yang disampaikan Ketua Komisi Anak dan Remaja GPM Jemaat Ema Klasis Ambon Timur, A. Huwae-Soplanit.
Rangkaian kegiatan diisi dengan penyampaian materi bertema “Persoalan Anak dan Remaja untuk Jenjang SD dan SMP” oleh Melitsa Taihutu. Materi tersebut membahas berbagai tantangan yang dihadapi anak dan remaja saat ini sekaligus memberikan pemahaman mengenai pentingnya membangun karakter, kedisiplinan, dan tanggung jawab sejak usia dini.
Selain itu, peserta juga mengikuti berbagai permainan edukatif yang dipandu Selvone Pattiserlihun. Aktivitas tersebut dirancang untuk mengembangkan kreativitas, kemampuan bekerja sama, serta meningkatkan rasa percaya diri anak dan remaja.
Dekan FISK IAKN Ambon, Dr. B. Sipora Warella, M.Th., mengatakan peringatan Hari Anak Nasional tidak boleh dimaknai sekadar sebagai kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi momentum untuk menyiapkan generasi masa depan yang berkualitas.
Menurutnya, anak-anak merupakan aset bangsa yang harus mendapatkan perhatian, perlindungan, dan pendampingan yang memadai agar mampu berkembang secara optimal dan menjadi generasi penerus yang unggul.
“Anak-anak adalah generasi yang akan menentukan masa depan bangsa. Karena itu mereka perlu dibimbing, dibentuk, dilindungi, dan diberikan ruang yang aman untuk belajar serta mengembangkan potensinya. Dari anak-anak yang tumbuh dengan baik inilah akan lahir generasi emas Indonesia di masa depan,” ujar Warella.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga merupakan implementasi Tridharma Perguruan Tinggi sekaligus wujud komitmen IAKN Ambon untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program yang berdampak langsung bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Melalui kolaborasi antara kampus, gereja, dan masyarakat, FISK IAKN Ambon berharap upaya penguatan pendidikan karakter dan perlindungan anak dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga tercipta lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung tumbuh kembang anak di Negeri Ema.
Kegiatan ini sekaligus menjadi kontribusi nyata IAKN Ambon dalam mendukung terwujudnya generasi emas Indonesia yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.***


















