Perihal Dua Ekskavator PT SIM, KNPI SBB Sentil Kapolda Maluku dan Kapolres: Jangan Hanya Janji

- Redaksi

Kamis, 9 April 2026 - 15:23 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GardaMaluku.com, Piru; Ketua Karateker DPD KNPI Seram Bagian Barat (SBB), Muhammad Fahrul, melontarkan kritik keras kepada Kapolda Maluku dan Polres Seram Bagian Barat terkait mandeknya penanganan kasus pembakaran dua unit ekskavator milik PT Spice Islands Maluku (SIM), Kamis (09/04).

Fahrul menegaskan, DPD KNPI SBB tidak melihat adanya keseriusan aparat dalam menuntaskan kasus tersebut, meskipun berbagai janji telah disampaikan ke publik sejak awal kejadian.

“Sudah terlalu sering masyarakat disuguhi janji. Tapi realisasinya nihil. Penanganan kasus ini seperti dagelan serial film India—penuh drama, tapi tanpa ujung yang jelas,” tegas Fahrul.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, sikap lamban dan terkesan diam dari aparat penegak hukum justru memperburuk kepercayaan publik, sekaligus memberi sinyal negatif bagi dunia investasi di daerah.

“DPD KNPI melihat ini bukan sekadar kasus kriminal biasa. Ini menyangkut kepastian hukum dan rasa aman bagi investor di SBB dan Maluku. Kalau dibiarkan berlarut-larut, ini preseden buruk,” ujarnya.

Baca Juga :  Wamen Dorong Percepatan Pengembangan Kampus Universitas Muhammadiyah Maluku

Fahrul secara tegas meminta Kapolda Maluku untuk tidak tinggal diam dan segera mengambil langkah konkret terhadap kinerja jajarannya di kabupaten Bertajuk Sama Mese Nusa itu.

“Kami mendesak Kapolda Maluku untuk bersikap tegas terhadap Kapolres SBB. Harus ada evaluasi serius. Jangan sampai institusi kepolisian dipandang tidak mampu menuntaskan kasus yang sudah terang benderang ini,” katanya.

Ia juga menyoroti pernyataan Kapolres SBB, AKBP Andi Zulkifli, yang sebelumnya memastikan bahwa pelaku akan ditangkap.

Namun hingga kini, pernyataan tersebut dinilai hanya sebatas janji tanpa progres yang jelas.

“Kalau memang sudah ada dugaan dan pemeriksaan saksi dilakukan, seharusnya sudah ada arah penetapan tersangka. Jangan terus berlindung di balik alasan ‘masih lidik’,” tegas Fahrul.

Baca Juga :  Dialog Publik dan Rembuk Rasa PWPM Maluku, Stabilitas dan Ekonomi Maluku Butuh Kolaborasi Semua Pihak

Sebagaimana diketahui, insiden pembakaran dua unit ekskavator milik PT SIM terjadi pada Jumat (25/7/2025) sekitar pukul 03.40 WIT dan diduga dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK).

Saat itu, api pertama kali diketahui oleh petugas keamanan perusahaan yang tengah melakukan patroli di area lokasi.

Meski sejumlah saksi telah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian, hingga saat ini belum ada perkembangan signifikan terkait pengungkapan pelaku maupun dalang di balik kejadian tersebut.

Fahrul yang berlatar belakang dari gerbong Pemuda Negarawan itu menegaskan akan terus mengawal kasus ini dan tidak akan berhenti menyuarakan desakan hingga aparat penegak hukum benar-benar menunjukkan kinerja nyata.

“Ini soal wibawa hukum. Kami tidak ingin SBB dikenal sebagai daerah yang aparatnya hanya pandai berjanji. Kasus ini harus diungkap, dan pelaku harus ditangkap,” tutup Fahrul.***

Berita Terkait

Masih Momentum Haornas, Kodam Pattimura-Korem Binaiya dan ORADO Perkuat Sinergi Olahraga di Ambon
Masyarakat Negeri Buano Tagi Janji Politik Gubernur Terkait Pembuatan Puskesmas Rawat Inap
Pangdam Tutup Dikmata TNI AD 2026, Danrem 151/Binaiya Ikut Saksikan Penyumpahan Prajurit Baru
Putuhena Dinilai Layak Pimpin Kemenag Seram Bagian Barat
LPTQ Maluku Pastikan Kafilah Siap Hadapi MTQ Nasional 2026
Soal Sekolah Samasuru Efek Tapal Batas, Pemprov Maluku Tegaskan Bukan Keputusan Gubernur
Subur Perselingkuhan Berbuah Aduan ke Polresta Ambon, Brigpol AB Pemeran Utama
Kadishub Maluku Tekankan Penguatan Angkutan Penyeberangan untuk Percepat Pertumbuhan Wilayah

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:00 WIT

Masih Momentum Haornas, Kodam Pattimura-Korem Binaiya dan ORADO Perkuat Sinergi Olahraga di Ambon

Rabu, 9 September 2026 - 20:56 WIT

Masyarakat Negeri Buano Tagi Janji Politik Gubernur Terkait Pembuatan Puskesmas Rawat Inap

Rabu, 9 September 2026 - 19:40 WIT

Pangdam Tutup Dikmata TNI AD 2026, Danrem 151/Binaiya Ikut Saksikan Penyumpahan Prajurit Baru

Rabu, 9 September 2026 - 19:33 WIT

Putuhena Dinilai Layak Pimpin Kemenag Seram Bagian Barat

Rabu, 9 September 2026 - 11:45 WIT

LPTQ Maluku Pastikan Kafilah Siap Hadapi MTQ Nasional 2026

Berita Terbaru