LPTQ Maluku Pastikan Kafilah Siap Hadapi MTQ Nasional 2026

- Redaksi

Rabu, 9 September 2026 - 11:45 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garda Maluku.com, Ambon: Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Maluku memastikan persiapan kafilah Maluku untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional 2026 di Semarang, Jawa Tengah, telah mencapai 90 persen.

Sebanyak 34 peserta disiapkan untuk mengikuti berbagai cabang perlombaan dalam ajang yang berlangsung pada 12–20 September 2026 tersebut. Secara keseluruhan, kontingen Maluku berjumlah 55 orang, terdiri atas peserta, dewan hakim, pelatih, pendamping, dan pengurus.

Ketua LPTQ Provinsi Maluku, Kasrul Selang, mengatakan seluruh kebutuhan kafilah, mulai dari kesiapan peserta hingga aspek teknis keberangkatan dan akomodasi, terus dimatangkan menjelang pelaksanaan MTQ Nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, persiapan kita sejauh ini sudah 90 persen,” kata Kasrul di Ambon, Rabu, 9 September 2026.

Kasrul merinci, dari 55 anggota kafilah tersebut terdapat 34 peserta yang akan berkompetisi pada berbagai mata lomba. Selain itu, terdapat delapan pelatih, delapan pendamping, empat pengurus LPTQ, serta satu dewan hakim nasional asal Maluku.

Untuk posisi dewan hakim nasional, Maluku hanya memiliki satu perwakilan, yakni Maryam Hakim. Menurut Kasrul, LPTQ Maluku telah berupaya menambah jumlah dewan hakim nasional dari Maluku, namun belum berhasil.

“Kita sudah berjuang untuk menambah jajaran dewan hakim dari Maluku, tetapi masih belum berhasil. Jadi, Maluku hanya satu dewan hakim nasional,” ujarnya.

Baca Juga :  SBB Darurat Kepastian Hukum, Kapolda Maluku Diminta Evaluasi Kinerja Kapolres

Dalam keberangkatan kali ini, Ketua MUI Provinsi Maluku, Profesor Doktor Abdullah Haji Abdullah, juga dijadwalkan bergabung bersama kafilah. Kasrul menilai kehadiran tokoh tersebut dapat memberikan dorongan moral sekaligus semangat bagi para peserta yang akan membawa nama Maluku di tingkat nasional.

Kafilah Maluku mulai dikonsolidasikan di Ambon pada 9 dan 10 September. Selanjutnya, rombongan dijadwalkan berangkat pada 11 September pagi menuju Semarang.

Peserta yang berangkat dari Ambon nantinya akan bergabung dengan anggota kafilah lainnya di Bandara Soekarno-Hatta sebelum bersama-sama melanjutkan perjalanan menuju Semarang.

Setibanya di Semarang, rangkaian kegiatan MTQ Nasional akan dimulai pada 12 September. Kafilah Maluku dijadwalkan mengikuti pawai ta’aruf pada pagi hari, kemudian menjalani proses pendaftaran dan pengambilan nomor tampil peserta.

Pada malam harinya, rangkaian pembukaan MTQ Nasional dijadwalkan berlangsung dan direncanakan dibuka oleh Presiden. Kompetisi berbagai cabang perlombaan kemudian mulai berlangsung pada 13 September dan berlanjut selama pelaksanaan MTQ Nasional.

Dari sisi dukungan operasional, Kasrul menyebut kebutuhan transportasi lokal dan konsumsi kafilah di Semarang juga telah dipersiapkan sekitar 90 persen. Panitia telah menyiapkan bus dan sejumlah kendaraan untuk menunjang mobilitas kontingen Maluku.

“Kami juga didampingi teman-teman Satpol PP Provinsi Jawa Tengah yang selama ini berkomunikasi dengan kita. Panitia menyiapkan bus dan mobil Innova, sehingga kami tidak terlalu repot lagi di sana,” katanya.

Baca Juga :  Sudah Teken MoU, SUPM Waiheru Minta Isi Tenaga Pengajar Umum Yang Kosong

LPTQ Maluku masih berencana menambah satu hingga dua kendaraan untuk memastikan mobilitas kafilah selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.

Kasrul juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Maluku, khususnya Gubernur Maluku beserta istri dan Wakil Gubernur Maluku beserta istri, yang memberikan dukungan moril maupun materiil terhadap persiapan kafilah.

Apresiasi juga disampaikan kepada para bupati dan wali kota beserta jajaran LPTQ kabupaten dan kota yang turut mendukung keberangkatan peserta.

Menurut Kasrul, dukungan juga datang dari sekolah dan sejumlah instansi yang memberikan izin kepada siswa maupun pegawainya untuk memperkuat kafilah Maluku.

Peserta yang mewakili Maluku berasal dari sejumlah daerah, antara lain Dobo, Tual, Buru, Maluku Tengah, Seram Bagian Barat, dan Ambon.

Sejumlah instansi juga memberikan izin bagi anggotanya untuk mengikuti kompetisi tersebut, salah satunya Polres Seram Bagian Timur.

“Kami berterima kasih kepada sekolah dan kantor-kantor yang sudah mengizinkan anggotanya menjadi peserta dan mewakili Maluku,” ujarnya.

Kasrul turut mengapresiasi dukungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku beserta jajaran Kantor Kementerian Agama kabupaten dan kota yang dinilai ikut menopang persiapan kafilah.***

Berita Terkait

Soal Sekolah Samasuru Efek Tapal Batas, Pemprov Maluku Tegaskan Bukan Keputusan Gubernur
Subur Perselingkuhan Berbuah Aduan ke Polresta Ambon, Brigpol AB Pemeran Utama
Kadishub Maluku Tekankan Penguatan Angkutan Penyeberangan untuk Percepat Pertumbuhan Wilayah
Danrem 151/Binaiya Meriahkan HUT ke-451 Kota Ambon dengan Nuansa Budaya Maluku
Didukung ORADO Maluku, Turnamen Gaplek HUT ke-91 GPM Bukit Zaitun Berlangsung Sukses
451 Kota Ambon, Michael Wattimena Ajak Masyarakat Menjaga Keharmonisan Untuk Kemajuan
MA Ar-Rahman Limboro Huamual SBB Kembali Antarkan Siswinya ke Parlemen Remaja 2026
Serap Asmas Waiheru, Rahmi Ayu siap Realisasi

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 11:45 WIT

LPTQ Maluku Pastikan Kafilah Siap Hadapi MTQ Nasional 2026

Selasa, 8 September 2026 - 22:48 WIT

Soal Sekolah Samasuru Efek Tapal Batas, Pemprov Maluku Tegaskan Bukan Keputusan Gubernur

Selasa, 8 September 2026 - 21:11 WIT

Subur Perselingkuhan Berbuah Aduan ke Polresta Ambon, Brigpol AB Pemeran Utama

Selasa, 8 September 2026 - 19:05 WIT

Kadishub Maluku Tekankan Penguatan Angkutan Penyeberangan untuk Percepat Pertumbuhan Wilayah

Selasa, 8 September 2026 - 01:12 WIT

Danrem 151/Binaiya Meriahkan HUT ke-451 Kota Ambon dengan Nuansa Budaya Maluku

Berita Terbaru